Cepatnya Tingkat Abrasi, Pemkab Batang Menggalakkan Rehabilitasi Pesisir Dengan Tanam Mangrove

Kamis, 05 Juni 2025 Jumadi Dibaca 1.498 kali Acara Pimpinan Daerah
Cepatnya Tingkat Abrasi, Pemkab Batang Menggalakkan Rehabilitasi Pesisir Dengan Tanam Mangrove
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggalakkan penanaman mangrove dan rehabilitasi pesisir Pantai Sigandu melalui program Mageri Segoro dari Pemrpov Jateng. Program "Mageri Segoro" ditujukan untuk mengembalikan daya dukung ekosistem pesisir, serta merehabilitasi mangrove dan hutan pantai.

Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggalakkan penanaman mangrove dan rehabilitasi pesisir Pantai Sigandu melalui program Mageri Segoro dari Pemrpov Jateng. Program "Mageri Segoro" ditujukan untuk mengembalikan daya dukung ekosistem pesisir, serta merehabilitasi mangrove dan hutan pantai.

“Bahwa pesisir pantai Kabupaten Batang dengan total garis pantai 52 km sebagai upaya mencegah abrasi laut dan menyerap emisi gas rumah kaca,” kata Wakil Bupati Batang Suyono saat ditemui usai Penanaman Mangrove di Pantai Sigandu Batang, Kabupaten Batang, Kamis (5/6/2025).

Pemkab Batang melakukan penanaman mangrove sebanyak 1.200 pohon di sekitar wilayah Pantai Sigandu yang merupakan keseriusan kita dalam pemulihan kawasan pesisir.

“Menanam mangrove bertujuan untuk menjaga ekosistem darat dan laut agar biota laut juga akan selamat. Dengan bantuan semua Stakeholder mulai dari perusahaan hingga aktivis lingkungan hidup bersama-sama berkontribusi dan bertanggung jawab merawat tanaman mangrove ini,” jelasnya.

Sementara itu. Ketua PKK Batang Faelasufa Faiz menyampaikan, penanaman mangrove ini sangat penting melihat abrasi laut di Kabupaten Batang setiap tahunnya 5 cm hingga 10 cm.

“Makanya, perlu perhatian khusus dengan menanam mangrove agar dapat menekan laju abrasi dan juga menyerap emisi gas rumah kaca yang sangat tinggi setiap tahunnya,” terangnya.

Apalagi di dekat sini kan ada PLTU Batang, jadi salah satu aksi mitigasi yang dilakukan adalah dengan menanam mangrove, karena mangrove ini menyerap karbon emissions, menyerap emisi gas rumah kaca.

Faelasufa jug menyebutkan bahwa, mangrove ini adalah salah satu pohon yang penyerapan emisi gas rumah kacanya itu paling besar. Tidak semua pohon itu bisa menyerap karbon emissions atau emisi gas rumah kaca yang besar. Mangrove ini termasuk yang besar sekali penyerapannya.

“Untuk itu Pemkab Batang menargetkan penanaman sebanyak 100 pohon mangrove dalam waktu 5 tahun ini,” pungkasnya.

Ia berharap, nantinya ada wisata mangrove di Kabupaten Batang yang ada dinikmati masyarakat. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Batang - Pesta Rakyat Batang Bahagia dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang berlangsung meriah dengan penampilan NDX AKA di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026) malam.
10 Apr 2026 Jumadi 110
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 141
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 154
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 95
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 58
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 78