Wabup Batang Ingatkan Kades Tak Salah Langkah dalam Kolaborasi

Rabu, 04 Juni 2025 Jumadi Dibaca 867 kali Acara Pimpinan Daerah
Wabup Batang Ingatkan Kades Tak Salah Langkah dalam Kolaborasi
Batang - Para kepala desa se-Kabupaten Batang mendapat pesan moral yang dalam dari Wakil Bupati Batang Suyono, saat membuka kegiatan Workshop Sosialisasi Strategi Pencegahan Korupsi di Pendapa Kabupaten Batang, Rabu (4/6/2025).

Batang - Para kepala desa se-Kabupaten Batang mendapat pesan moral yang dalam dari Wakil Bupati Batang Suyono, saat membuka kegiatan Workshop Sosialisasi Strategi Pencegahan Korupsi di Pendapa Kabupaten Batang, Rabu (4/6/2025).

Dalam kesempatan itu, Suyono tidak hanya bicara teknis pemerintahan, tetapi juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan tanggung jawab moral dalam menjalankan roda desa.

“Disini ada Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi Republik Indonesia (GNPK-RI), sebuah lembaga non pemerintah yang konsent terhadap permasalahan korupsi. Nanti bisa minta sharing dan diskusi, jangan sampai justru kolaborasi yang tidak baik,” jelasnya.

Kegiatan ini digagas oleh GNPK-RI bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Batang. Workshop tersebut menjadi ruang belajar sekaligus pengingat bahwa anggaran yang dikelola kepala desa bukan sekadar angka, melainkan amanah dari rakyat.

Suyono menegaskan bahwa, pelaksanaan tugas kepala desa sudah diatur secara jelas dalam Undang-undang Nomor 3 Tahun 2024. Tugas pokok itu tercantum dalam Pasal 26 dan 27, termasuk kewajiban memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Pegang erat-erat tongkat jabatan sebagai kepala desa, jangan sampai terpeleset. Karena jika terpeleset tidak ada yang menolong. Yang menolong adalah pertanggungjawaban,” tegasnya.

Ia pun meminta para kepala desa benar-benar memahami aturan. Sebab, kesalahan bisa dimaafkan, namun undang-undang tetap mengatur dan menindak. Saya sampaikan pesan moral ini, kepada wakil-wakil yang terbaik, jangan sampai tidak berpegang teguh pada aturan yang ada.

Ketua Umum GNPK-RI, H.M. Basri Budi Utomo menyebut, kegiatan ini sebagai proyek percontohan nasional. Ia menjelaskan bahwa ini adalah pertama kalinya workshop strategi pencegahan korupsi digelar secara khusus di tingkat pemerintah desa oleh GNPK-RI.

“Mudah-mudahan kegiatan ini bisa berjalan dengan lancar sampai akhir. Kegiatan ini menjadi proyek percontohan nasional karena belum pernah diadakan di kabupaten atau kota manapun,” tuturnya.

Basri juga menyinggung regulasi yang menjadi dasar pentingnya kegiatan ini, yaitu Pasal 8 dan 9 dalam Undang-undang Nomor 28 Tahun 1999 serta Peraturan Pemerintah Nomor 68 Tahun 1999 yang menekankan pentingnya penyelenggara negara dari pusat hingga desa bersih dari praktik korupsi.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Kepala Desa Kabupaten Batang “Sang Pamomong” Ahmad Rozikin menyampaikan, apresiasi atas penyelenggaraan workshop ini. Ia mengakui beratnya tugas kepala desa yang harus mampu menjalankan tugas dari berbagai tingkatan pemerintahan.

“Dalam menjalankan tugas, sebanyak 30 persen merupakan tugas desa dan 70 persen tugas dari provinsi dan kabupaten,” katanya.

Menurut Rozikin, kepala desa dituntut untuk memahami banyak hal, bahkan di luar kapasitas formal mereka. Kades bukan orang hebat, tetapi dituntut harus paham dan tahu semua hal,” ujarnya sambil menambahkan pentingnya sinergi antar pihak.

Rozikin juga menyinggung masa jabatan kepala desa yang tersisa dua tahun. Ia berharap kegiatan seperti ini memberi semangat dan pengetahuan untuk menjalani tugas hingga akhir masa jabatan.

“Saat ini menjadi bulan-bulan kritis setelah pencairan dana desa, karena kita dimonitor pertanggungjawaban baik dalam pelaksanaan pekerjaan maupun anggarannya,” ujar dia.

Wabup Suyono mengajak semua pihak untuk membangun Batang dengan cara yang jujur dan bersama-sama. Ia menegaskan bahwa integritas bukan sekadar slogan, tetapi harus dijalankan dengan mengikuti hati nurani yang bersih.

“Mari kita guyub rukun membangun Batang, demi kesejahteraan masyarakat. Mudah-mudahan dengan bekerja sesuai aturan dan hati nurani, kita akan selamat dunia akhirat,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

Batang Coffee Gelar Manual Brew Competition, Dorong Kebangkitan Tren Kopi Seduh Manual Batang Coffee Gelar Manual Brew Competition, Dorong Kebangkitan Tren Kopi Seduh Manual
Batang Coffee Gelar Manual Brew Competition, Dorong Kebangkitan Tren Kopi Seduh Manual
Batang - Komunitas Batang Coffee menggelar Manual Brew Competition di kafe Hingga, Limpung, Kabupaten Batang, Minggu (1462026). Kompetisi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat edukasi kopi sekaligus membangkitkan kembali minat terhadap metode seduh manual (manual brew) di kalangan penggiat kopi.
14 Jun 2026 Jumadi 41
Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang
Naik Kelas ke Peringkat 10 Porprov 2026, KONI Jateng Bocorkan Syarat Mutlak untuk Batang
Batang Langkah Kabupaten Batang untuk menembus jajaran 10 besar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 di Semarang Raya dipastikan tidak akan mudah. Lompatan jauh dari peringkat ke-19 pada Porprov 2023 lalu menuju sepuluh besar diprediksi bakal menemui jalan berliku dan penuh tantangan berat. Tantangan nyata ini diulas secara mendalam dalam Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (1362026).
13 Jun 2026 Jumadi 107
Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan
Intensifkan Sosialisasi, SMA Wonotunggal Pastikan SPMB sesuai Aturan
Batang - SMA Negeri 1 Wonotunggal terus berupaya menyosialisasikan proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 20262027, agar sesuai dengan prinsip yang dianut, No Titip, No Jastip. Pihak sekolah bersama komite dan perwakilan desa, telah menggelar sosialisasi agar masyarakat memiliki pemahaman yang tepat.
13 Jun 2026 Jumadi 67
Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026 Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026
Pemkab Batang Racik Strategi Fisik, Psikolog, hingga Bonus Atlet dan Pelatih Porprov 2026
Batang Pemerintah Kabupaten Batang memasang target ambisius dalam gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII 2026 di Semarang Raya. Tidak main-main, kontingen Batang dibidik untuk menembus jajaran 10 besar. Demi membakar semangat para pejuang olahraga tersebut, suntikan motivasi berupa bonus bagi atlet dan pelatih kini tengah dimatangkan.
13 Jun 2026 Jumadi 88
DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib
DPRD Batang Tegaskan Bonus Atlet dan Pelatih Hukumnya Wajib
Batang Badai efisiensi anggaran yang sedang melanda keuangan daerah dipastikan tidak akan menjadi penghalang bagi apresiasi para pahlawan olahraga Kabupaten Batang. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang memasang badan dan menegaskan bahwa bonus bagi atlet serta pelatih yang sukses menyumbang medali pada Porprov 2026 Semarang Raya adalah hal yang tidak bisa ditawar lagi.
13 Jun 2026 Jumadi 101
Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional
Bukan Sekadar Angka, Strategi Ekonomi 'Lompatan Besar' Bupati Batang Diakui di Tingkat Nasional
Batang - Bagi Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, sekadar tumbuh saja tidak pernah cukup. Di tengah ketatnya persaingan antar daerah di Jawa Tengah, ia menyadari bahwa Kabupaten Batang harus berani mengambil langkah ekstrem.
12 Jun 2026 Jumadi 133