BPS Batang Gelar Workshop Statistik Sektoral Sekaligus Canangkan Desa Karanganom Sebagai Desa Cantik

Selasa, 27 Mei 2025 Jumadi Dibaca 1.158 kali Acara Pimpinan Daerah
BPS Batang Gelar Workshop Statistik Sektoral Sekaligus Canangkan Desa Karanganom Sebagai Desa Cantik
Batang - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang menggelar Workshop Pembinaan Statistik Sektoral dan Pencanangan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) tahun 2025. Kegiatan ini diikuti oleh para admin Satu Data masing-msing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Batang.

Batang - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Batang menggelar Workshop Pembinaan Statistik Sektoral dan Pencanangan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) tahun 2025. Kegiatan ini diikuti oleh para admin Satu Data masing-msing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Batang.

Wakil Bupati Btang Suyono menyampaikan, ini adalah momen penting bagi Kabupaten Batang dalam upaya kita bersama mewujudkan tata kelola pemerintahan yang berbasis data.

“Data adalah tulang punggung perencanaan pembangunan, dasar pengambilan keputusan, dan cermin keberhasilan suatu program. Tanpa data yang valid, kebijakan yang kita buat ibarat berjalan dalam kegelapan, meraba-raba tanpa arah yang jelas,” katanya saat ditemui I Hotel Sendang Sari Batang, Kabupaten Batang, Selasa (27/5/2025).

Workshop Pembinaan Statistik Sektoral dan Pencanangan Desa Cantik ini memiliki maksud dan tujuan yang sangat strategis. Pertama, kita ingin mewujudkan kegiatan statistik yang memenuhi prinsip Satu Data Indonesia.

“Ini berarti, data yang kita kumpulkan, kelola, dan sebarkan harus mengikuti kaidah-kaidah yang ditetapkan dalam kerangka Satu Data Indonesia. Mulai dari standarisasi format, penggunaan metadata yang seragam, hingga kemudahan akses dan berbagi data,” jelasnya.

Melalui workshop ini, kita akan membekali para peserta dengan pengetahuan dan keterampilan untuk menghasilkan data yang berkualitas tinggi, yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Suyono juga menyebutkan bahwa, Desa Cantik adalah sebuah konsep di mana desa secara mandiri mampu mengelola dan memanfaatkan data statistik untuk perencanaan, pelaksanaan, monitoring, dan evaluasi pembangunan desa.

“Desa Cantik bukan hanya tentang mengumpulkan data, tetapi juga tentang bagaimana data tersebut digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa,” ungkapnya.

Suyono berharap, bahwa Desa yang ditunjuk sebagai Desa Cantik yakni Desa Karanganom Kecamatan Kandeman, dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam pengelolaan dan pemanfaatan data statistik. Keberhasilan Desa Karanganom akan menjadi inspirasi, akan menunjukkan bahwa desa pun memiliki kapasitas untuk menjadi produsen dan pengguna data yang handal.

Sementara itu, Kepala BPS Batang Heni Djumadi menyampaikan apresiasi atas kehadiran dan peran aktif para admin dalam mendukung pelaksanaan Satu Data. Menurutnya, Workshop kali ini menjadi bagian penting dari pembinaan statistik sektoral yang berpengaruh langsung terhadap penilaian Indeks Pembangunan Statistik (IPS) Kabupaten Batang.

“Target Nilai IPS Kementrian/Lembaga/Pemda adalah minimum predikat BAIK (2,6), sebagaimana yang disebutkan dalam PermenPANRB No.3 Tahun 2023, nilai ini sudah tercapai di tahun 2024 dengan capaian IPS Kabupaten Batang sebesar 2,78. Kita upayakan peningkatan indikator yang masih lemah dan pertahankan indikator yang sudah bernilai baik,” tegasnya.

Djumadi juga menjelaskan bahwa, terdapat lima domain dalam pembinaan statistik sektoral, yaitu prinsip Satu Data Indonesia (meliputi standar, interoperabilitas, dan metadata), kualitas data, proses bisnis statistik, kelembagaan, serta sistem statistik nasional.

Selain Workshop, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pencanangan Desa Cantik tahun 2025. Untuk tahun ini, Desa Karanganom Kecamatan Kandeman, ditetapkan sebagai Desa Cantik yang keempat di Kabupaten Batang sejak program ini digulirkan. (MC Batang, Jateng/Jumadi/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

Finish di Peringkat 30 Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Tetap Apresiasi Atlet Finish di Peringkat 30 Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Tetap Apresiasi Atlet
Finish di Peringkat 30 Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Tetap Apresiasi Atlet
Kontingen Kabupaten Batang menempati peringkat ke-30 pada Porprov XVII Jawa Tengah 2026 dengan raihan 4 medali emas, 13 perak, dan 14 perunggu, belum mencapai target 10 besar. Meski demikian, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan tetap memberikan apresiasi atas perjuangan atlet, pelatih, dan seluruh tim. Ke depan, KONI bersama pemerintah daerah akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pembinaan atlet dan fasilitas penunjang sebagai upaya meningkatkan prestasi olahraga Batang pada kompetisi berikutnya.
31 Okt 2026 Jumadi 87
Siswa SMK Bintara Batang Juara 1 Kejuaraan Boxing Gladiator Season 3 di Pekalongan Siswa SMK Bintara Batang Juara 1 Kejuaraan Boxing Gladiator Season 3 di Pekalongan
Siswa SMK Bintara Batang Juara 1 Kejuaraan Boxing Gladiator Season 3 di Pekalongan
Siswa kelas XII SMK Bintara Batang, Ivan Slamet Kurniawan, berhasil meraih juara pertama kategori boxing putra kelas 51 kilogram dalam Kejuaraan Pekalongan Gladiator Season 3. Prestasi tersebut menjadi hasil dari latihan dan persiapan fisik, sekaligus menambah pengalaman serta melatih mental untuk menghadapi kompetisi yang lebih besar.
31 Okt 2026 Jumadi 35
Reban Jadi Opsi, Pemkab Batang Rencanakan Pembangunan Rumah Sakit di Wilayah Selatan Reban Jadi Opsi, Pemkab Batang Rencanakan Pembangunan Rumah Sakit di Wilayah Selatan
Reban Jadi Opsi, Pemkab Batang Rencanakan Pembangunan Rumah Sakit di Wilayah Selatan
Pemkab Batang merencanakan pembangunan rumah sakit daerah di wilayah selatan dengan mempertimbangkan Kecamatan Bawang, Reban, dan Bandar untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Selain itu, Pemkab Batang menargetkan kembali mencapai status Universal Health Coverage (UHC) pada November 2026 dengan dukungan anggaran sekitar Rp90 miliar per tahun untuk menjamin masyarakat tetap mendapatkan layanan kesehatan.
30 Okt 2026 Jumadi 97
Langkah Tegas Bupati Batang Tekan Kebocoran PAD Dapat Acungan Jempol dari BI Langkah Tegas Bupati Batang Tekan Kebocoran PAD Dapat Acungan Jempol dari BI
Langkah Tegas Bupati Batang Tekan Kebocoran PAD Dapat Acungan Jempol dari BI
Bank Indonesia (BI) mengapresiasi langkah Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mendorong digitalisasi pembayaran retribusi parkir dan objek wisata melalui QRIS untuk menekan kebocoran PAD. BI menilai tantangan utama bukan pada penyediaan sarana, melainkan membangun kebiasaan transaksi non-tunai bagi petugas dan masyarakat. Pendapatan yang terkumpul secara transparan diharapkan dapat dikembalikan untuk meningkatkan fasilitas dan kualitas pelayanan wisata.
30 Okt 2026 Jumadi 169
Sambang Desa Candirejo, Bupati Batang Tampung Aspirasi Perbaikan Jalan dan RTLH Sambang Desa Candirejo, Bupati Batang Tampung Aspirasi Perbaikan Jalan dan RTLH
Sambang Desa Candirejo, Bupati Batang Tampung Aspirasi Perbaikan Jalan dan RTLH
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan bersama Wakil Bupati Suyono menyerap aspirasi warga Desa Candirejo terkait perbaikan jalan desa dan bantuan RTLH. Pemkab Batang akan mempertimbangkan usulan tersebut dalam perencanaan anggaran 2027, sekaligus menyiapkan pemasangan 9.100 titik lampu penerangan jalan mulai Desember 2026. Bupati juga mendorong pemerintah desa mengoptimalkan anggaran melalui gotong royong masyarakat agar pembangunan tetap berjalan meski anggaran desa terbatas.
30 Okt 2026 Jumadi 127
Nyadran Gunung Silurah Digelar Turun-temurun, Wujud Edukasi Anak Pelestarian Budaya Nyadran Gunung Silurah Digelar Turun-temurun, Wujud Edukasi Anak Pelestarian Budaya
Nyadran Gunung Silurah Digelar Turun-temurun, Wujud Edukasi Anak Pelestarian Budaya
Tradisi Nyadran Gunung Silurah di Desa Silurah, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, terus dilestarikan secara turun-temurun sebagai ungkapan rasa syukur, doa keselamatan, dan penghormatan terhadap leluhur. Selain mempertahankan prosesi adat, kegiatan ini menjadi sarana edukasi bagi anak-anak dan generasi muda agar mengenal, mencintai, serta menjaga warisan budaya lokal supaya tidak hilang ditelan zaman.
30 Okt 2026 Jumadi 5554