Batang - Dewan Kesenian Daerah (DKD) Batang berupaya memperkuat fondasi kemitraan bersama Pemerintah Kabupaten Batang, dengan bersilaturahmi ke Bupati Batang M. Faiz Kurniawan. Dalam silaturahmi tersebut Ketua DKD Ahmad Suroso, menyiapkan sejumlah even untuk menghidupkan nuansa kebudayaan di Taman Budaya Silurah.
Batang - Dewan Kesenian Daerah (DKD) Batang berupaya memperkuat fondasi kemitraan bersama Pemerintah Kabupaten Batang, dengan bersilaturahmi ke Bupati Batang M. Faiz Kurniawan. Dalam silaturahmi tersebut Ketua DKD Ahmad Suroso, menyiapkan sejumlah even untuk menghidupkan nuansa kebudayaan di Taman Budaya Silurah.
Ahmad
Suroso mengatakan, beberapa titik yang berpotensi untuk dikembangkan akan
menjadi salah satu fokus DKD bersama Pemda melalui pagelaran seni budaya. Salah
satu yang dilirik yakni keberadaan Taman Budaya Silurah, untuk dioptimalkan
dengan beragam pagelaran seni dan budaya.
“Taman
Silurah memang memiliki magnet kebudayaan tersendiri yang harus diangkat ke
ranah nasional. Dengan menggelar even-even bertaraf nasional,†tegasnya, usai
audiensi di Kantor Bupati Batang, Kabupaten Batang, Kamis (22/5/2025).
Suroso
memastikan, meskipun Taman Silurah akan dioptimalkan untuk pagelaran, namun
even ikonik Terasvara, akan tetap memiliki daya pikat bagi penikmatnya.
“Sendratari
dan kebudayaan tradisional lainnya bisa ditampilkan di Silurah, tapi untuk
Terasvara dengan citra pengenalan edutainmennya tetap disuguhkan di Batang,†jelasnya.
Menyikapi
semangat para pelaku seni Batang, Bupati Batang Faiz mendukung penuh dengan
rencana membuka akses pergelaran seni bertaraf nasional seluas mungkin.
Sejumlah even rencananya akan digelar di Taman Budaya Silurah, karena akan
dijadikan salah satu daerah kunjungan wisata prioritas di Batang.
“Nuansa
kebudayaan akan lebih terasa, jika setiap pagelaran disuguhkan di tempat yang
kental akan narasi sejarah kebudayaan. Tapi di era digital seperti sekarang di
mana pun tempatnya suatu pagelaran dengan penataan yang berestetika akan tetap
menarik penikmatnya,†terangnya.
Sebagai
langkah persiapan, infrastruktur penunjang seperti jalan dan lampu penerangan
akan diperbaiki secara bertahap, karena pergelaran seni cenderung di malam
hari.
“Rencananya awal tahun 2026 even Nyadran Silurah akan jadi puncak agenda kebudayaan DKD,†ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Sri Rahayu)