Insentif Bakal Naik, BPD Diminta Bantu Peningkatan PAD

Rabu, 21 Mei 2025 Jumadi Dibaca 1.219 kali Acara Pimpinan Daerah
Insentif Bakal Naik, BPD Diminta Bantu Peningkatan PAD
Batang Pemerintah Kabupaten Batang mengupayakan peningkatan insentif bagi para anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), namun dengan tetap meningkatkan peran serta dalam pembangunan daerah. Peningkatan besaran insentif sebesar Rp50 ribu, yakni anggota dari Rp200 ribu menjadi Rp250 ribu serta ketua dari Rp250 ribu menjadi Rp300 ribu tiap bulannya.

Batang Pemerintah Kabupaten Batang mengupayakan peningkatan insentif bagi para anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), namun dengan tetap meningkatkan peran serta dalam pembangunan daerah. Peningkatan besaran insentif sebesar Rp50 ribu, yakni anggota dari Rp200 ribu menjadi Rp250 ribu serta ketua dari Rp250 ribu menjadi Rp300 ribu tiap bulannya.

Bupati Batang M Faiz Kurniawan mengatakan, peningkatan insentif ini hendaknya diimbangi dengan kontribusi peranan yang makin mendukung peningkatan pengawasan terhadap layanan publik.  Beberapa aspek yang menjadi perhatian di antara, BPD berfokus dalam membantu peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Kami akan mencarikan solusi yang paling proporsional untuk peningkatan insentif, tapi dengan tetap ada penambahan tugas untuk membantu peningkatan PAD,” katanya, usai menghadiri Silaturahmi BPD, di Pantai Merah Putih Sigandu Batang, Kabupaten Batang, Rabu (21/5/2025).

Faiz menerangkan, besaran insentif yang akan diberikan kepada anggota BPD mencapai Rp50 ribu dengan tetap memperhatikan kemampuan fiskal daerah.

“Tidak hanya peningkatan jumlah insentifnya saja, tapi juga diimbangi dengan peningkatan kualitas kinerjanya,” tegasnya.

Beberapa hal yang menjadi fokus tugas BPD, di antaranya meminimalisir terjadinya anak putus sekolah, mendampingi warga untuk memiliki semangat mengikuti berbagai pelatihan kerja. Serta mendukung pengelolaan sampah di tiap desa.

Menanggapi rencana peningkatan insentif, Ketua DPD Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Seluruh Indonesia (ABPEDSI) Agus Sumantoro mengapresiasi karena wewenang pengawasan yang cukup berat. Hampir di seluruh lingkup pemerintahan desa, termasuk pengawasan terhadap Dana Desa (DD), yang dirasa cukup berat.

“Alhamdulillah terima kasih dengan rencana peningkatan insentif tersebut, karena memang bisa dibilang besarannya saat ini sudah tidak layak, dengan tanggung jawab yang besar. Harapannya peningkatan itu bisa dilakukan tiap tahun, jadi sepadan dengan tanggung jawab pengawasan kami,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

Finish di Peringkat 30 Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Tetap Apresiasi Atlet Finish di Peringkat 30 Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Tetap Apresiasi Atlet
Finish di Peringkat 30 Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Tetap Apresiasi Atlet
Kontingen Kabupaten Batang menempati peringkat ke-30 pada Porprov XVII Jawa Tengah 2026 dengan raihan 4 medali emas, 13 perak, dan 14 perunggu, belum mencapai target 10 besar. Meski demikian, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan tetap memberikan apresiasi atas perjuangan atlet, pelatih, dan seluruh tim. Ke depan, KONI bersama pemerintah daerah akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pembinaan atlet dan fasilitas penunjang sebagai upaya meningkatkan prestasi olahraga Batang pada kompetisi berikutnya.
31 Okt 2026 Jumadi 143
Siswa SMK Bintara Batang Juara 1 Kejuaraan Boxing Gladiator Season 3 di Pekalongan Siswa SMK Bintara Batang Juara 1 Kejuaraan Boxing Gladiator Season 3 di Pekalongan
Siswa SMK Bintara Batang Juara 1 Kejuaraan Boxing Gladiator Season 3 di Pekalongan
Siswa kelas XII SMK Bintara Batang, Ivan Slamet Kurniawan, berhasil meraih juara pertama kategori boxing putra kelas 51 kilogram dalam Kejuaraan Pekalongan Gladiator Season 3. Prestasi tersebut menjadi hasil dari latihan dan persiapan fisik, sekaligus menambah pengalaman serta melatih mental untuk menghadapi kompetisi yang lebih besar.
31 Okt 2026 Jumadi 52
Reban Jadi Opsi, Pemkab Batang Rencanakan Pembangunan Rumah Sakit di Wilayah Selatan Reban Jadi Opsi, Pemkab Batang Rencanakan Pembangunan Rumah Sakit di Wilayah Selatan
Reban Jadi Opsi, Pemkab Batang Rencanakan Pembangunan Rumah Sakit di Wilayah Selatan
Pemkab Batang merencanakan pembangunan rumah sakit daerah di wilayah selatan dengan mempertimbangkan Kecamatan Bawang, Reban, dan Bandar untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Selain itu, Pemkab Batang menargetkan kembali mencapai status Universal Health Coverage (UHC) pada November 2026 dengan dukungan anggaran sekitar Rp90 miliar per tahun untuk menjamin masyarakat tetap mendapatkan layanan kesehatan.
30 Okt 2026 Jumadi 101
Langkah Tegas Bupati Batang Tekan Kebocoran PAD Dapat Acungan Jempol dari BI Langkah Tegas Bupati Batang Tekan Kebocoran PAD Dapat Acungan Jempol dari BI
Langkah Tegas Bupati Batang Tekan Kebocoran PAD Dapat Acungan Jempol dari BI
Bank Indonesia (BI) mengapresiasi langkah Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mendorong digitalisasi pembayaran retribusi parkir dan objek wisata melalui QRIS untuk menekan kebocoran PAD. BI menilai tantangan utama bukan pada penyediaan sarana, melainkan membangun kebiasaan transaksi non-tunai bagi petugas dan masyarakat. Pendapatan yang terkumpul secara transparan diharapkan dapat dikembalikan untuk meningkatkan fasilitas dan kualitas pelayanan wisata.
30 Okt 2026 Jumadi 177
Sambang Desa Candirejo, Bupati Batang Tampung Aspirasi Perbaikan Jalan dan RTLH Sambang Desa Candirejo, Bupati Batang Tampung Aspirasi Perbaikan Jalan dan RTLH
Sambang Desa Candirejo, Bupati Batang Tampung Aspirasi Perbaikan Jalan dan RTLH
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan bersama Wakil Bupati Suyono menyerap aspirasi warga Desa Candirejo terkait perbaikan jalan desa dan bantuan RTLH. Pemkab Batang akan mempertimbangkan usulan tersebut dalam perencanaan anggaran 2027, sekaligus menyiapkan pemasangan 9.100 titik lampu penerangan jalan mulai Desember 2026. Bupati juga mendorong pemerintah desa mengoptimalkan anggaran melalui gotong royong masyarakat agar pembangunan tetap berjalan meski anggaran desa terbatas.
30 Okt 2026 Jumadi 133
Nyadran Gunung Silurah Digelar Turun-temurun, Wujud Edukasi Anak Pelestarian Budaya Nyadran Gunung Silurah Digelar Turun-temurun, Wujud Edukasi Anak Pelestarian Budaya
Nyadran Gunung Silurah Digelar Turun-temurun, Wujud Edukasi Anak Pelestarian Budaya
Tradisi Nyadran Gunung Silurah di Desa Silurah, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, terus dilestarikan secara turun-temurun sebagai ungkapan rasa syukur, doa keselamatan, dan penghormatan terhadap leluhur. Selain mempertahankan prosesi adat, kegiatan ini menjadi sarana edukasi bagi anak-anak dan generasi muda agar mengenal, mencintai, serta menjaga warisan budaya lokal supaya tidak hilang ditelan zaman.
30 Okt 2026 Jumadi 6911