Pemkab Batang Gencarkan Budaya Pilah Sampah dari Rumah

Kamis, 15 Mei 2025 Jumadi Dibaca 914 kali Acara Pimpinan Daerah
Pemkab Batang Gencarkan Budaya Pilah Sampah dari Rumah
Batang - “Siapa yang membuang sampah, dialah yang harus membayar.” Ungkapan tegas itu disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat membahas pentingnya membangun budaya kelola sampah di masyarakat. Menurutnya, penanganan sampah bukan semata urusan pemerintah, tetapi harus berangkat dari kesadaran kolektif warga, dimulai dari rumah tangga masing-masing.

Batang - “Siapa yang membuang sampah, dialah yang harus membayar.” Ungkapan tegas itu disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat membahas pentingnya membangun budaya kelola sampah di masyarakat. Menurutnya, penanganan sampah bukan semata urusan pemerintah, tetapi harus berangkat dari kesadaran kolektif warga, dimulai dari rumah tangga masing-masing.

Pemerintah Kabupaten Batang pun membuka lebar peluang bagi pihak swasta yang ingin berinvestasi dalam pengelolaan sampah. Namun, investasi tanpa kesadaran masyarakat hanya akan menjadi proyek jangka pendek.

“Kami menyambut pihak swasta yang mau berinvestasi dalam pengelolaan sampah di Batang, karena siapa yang membuang sampah itulah yang membayar,” katanya saat ditemui di Kantor Bupati Batang, Kabupaten Batang, Kamis (15/5/2025).

Ia menilai, inisiatif harus muncul dari masyarakat. Salah satunya dengan membiasakan memilah sampah dari rumah. Sampah organik dan non-organik harus dipisahkan agar mudah diolah, bukan dicampur dan dibuang sembarangan.

“Kalau dari awal sampah plastik dicampur dengan sampah organik, lalu dibuang sembarangan di pinggir jalan, bahkan sambil naik motor itu menyulitkan proses pengelolaan,” tuturnya.

Faiz menyoroti banyaknya kasus di mana sampah yang sudah dipisahkan justru kembali bercampur saat sampai di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Di TPA Randukuning misalnya, sampah yang datang sudah bercampur sehingga menyulitkan pemrosesan menjadi kompos atau energi alternatif. Padahal, menurutnya, jika dipilah dengan baik, sampah organik bisa menjadi pupuk, sedangkan plastik bisa didaur ulang.

“Untuk itu, Pemkab Batang mendorong setiap desa membangun Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST). Keberadaan TPST di tingkat desa diyakini bisa menghentikan aliran sampah ke TPA, sekaligus mempercepat proses pemilahan dan pengolahan,” jelasnya.

Kita galakkan supaya setiap desa membuat TPST. Harus ada kontrol yang menjalankan dengan baik, sehingga sampah berhenti di desa. Namun, ia menekankan, secanggih apa pun fasilitas pengelolaan sampah, tidak akan berhasil bila tidak dibarengi dengan budaya bersih dari masyarakat.

“Tempat pengelolaan sampah tidak akan pernah bisa berjalan dengan baik kalau budaya masyarakat tidak mendukung. Sungai sudah dibersihkan, eh sampah rumah dibuang ke sungai lagi,” tegasnya.

Senada dengan itu, saat ini Pemkab Batang juga sedang memperjuangkan pembangunan TPST berskala besar di Desa Sentul, Kecamatan Gringsing, dengan kapasitas hingga 120 ton per hari. Proyek ini mendapat dukungan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Insyaallah dokumennya sudah lengkap, tinggal menunggu Detail Engineering Design (DED). Kita berharap tahun depan TPST di Gringsing sudah mulai dibangun,” ungkapnya.

Fasilitas tersebut nantinya dilengkapi teknologi pengolahan seperti pemilahan berbasis maggot dan sistem Refused Derived Fuel (RDF), sehingga pemilahan sampah yang dilakukan masyarakat akan benar-benar bermanfaat dan menghasilkan nilai ekonomi.

Faiz kembali mengingatkan bahwa, keberhasilan pengelolaan sampah tidak hanya ditentukan oleh kebijakan dan teknologi, tapi justru dimulai dari hal paling sederhana: kesadaran individu untuk membuang sampah pada tempatnya dan memilah dari rumah. (MC Batang, Jateng/Edo/Siska)

 

Berita Lainnya

ETK Singgah di Batang, Wabup Dorong Pramuka Jadi Wadah Pengabdian Generasi Muda ETK Singgah di Batang, Wabup Dorong Pramuka Jadi Wadah Pengabdian Generasi Muda
ETK Singgah di Batang, Wabup Dorong Pramuka Jadi Wadah Pengabdian Generasi Muda
Batang - Wakil Bupati Batang Suyono memimpin prosesi penerimaan Estafet Tunas Kelapa (ETK) dari Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Kendal di SMP Negeri 2 Bawang, Kabupaten Batang, Sabtu (592026). Setelah diterima di Batang, ETK akan kembali dilanjutkan menuju Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Pekalongan pada Minggu (692026).
05 Sep 2026 Jumadi 102
Diundang ke Darwin Australia, Perajin Batang Pamerkan Batik Rifaiyah Diundang ke Darwin Australia, Perajin Batang Pamerkan Batik Rifaiyah
Diundang ke Darwin Australia, Perajin Batang Pamerkan Batik Rifaiyah
Australia - Warisan budaya Batik Rifaiyah dari Kabupaten Batang, kembali melangkah ke panggung internasional. Dua perempuan pegiat dan perajin Batik Rifaiyah, Tri Handayani Mulyati dan Nandiroh, mendapat kehormatan memenuhi undangan untuk memperkenalkan, memamerkan, sekaligus berbagi pengetahuan tentang Batik Rifaiyah melalui kegiatan pameran dan workshop di Darwin, Australia, 1628 Agustus 2026.
05 Sep 2026 Jumadi 452
Dukung Pengembangan Wisata, Satpol PP Batang Bersih-Bersih Kawasan Hutan Tombo Dukung Pengembangan Wisata, Satpol PP Batang Bersih-Bersih Kawasan Hutan Tombo
Dukung Pengembangan Wisata, Satpol PP Batang Bersih-Bersih Kawasan Hutan Tombo
Batang - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Batang menggelar aksi bersih-bersih di kawasan Wisata Sidawung, Desa Tombo, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Sabtu (592026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Program Indonesia Asri yang dilaksanakan sebagai tindak lanjut surat dari Kementerian Dalam Negeri, khususnya Direktorat Jenderal Bina Wilayah. Program tersebut sekaligus diarahkan untuk mendorong terwujudnya Satpol PP yang lebih humanis dan dekat dengan masyarakat.
05 Sep 2026 Jumadi 114
Peringati HPN 2026, BPJS Ketenagakerjaan Tingkatkan Komitmen Berikan Pelayanan Terbaik Peringati HPN 2026, BPJS Ketenagakerjaan Tingkatkan Komitmen Berikan Pelayanan Terbaik
Peringati HPN 2026, BPJS Ketenagakerjaan Tingkatkan Komitmen Berikan Pelayanan Terbaik
Batang Memperingati Hari Pelanggan Nasional (HPN) yang jatuh pada 4 September 2026, BPJS Ketenagakerjaan menggelar kegiatan khusus sebagai bentuk apresiasi sekaligus upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada para peserta.
04 Sep 2026 Jumadi 172
Bakal Ada Food Court di Sisi Timur Alun-Alun Batang, Fasad Aspol Bangunan Lama Dipastikan Tetap Utuh Bakal Ada Food Court di Sisi Timur Alun-Alun Batang, Fasad Aspol Bangunan Lama Dipastikan Tetap Utuh
Bakal Ada Food Court di Sisi Timur Alun-Alun Batang, Fasad Aspol Bangunan Lama Dipastikan Tetap Utuh
Batang - Wajah kawasan Alun-Alun Batang sisi timur bakal makin cantik. Program penataan kota yang digagas Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, terus bergulir dengan rencana penyulapan area bekas Asrama Polisi (Aspol) di Jalan Diponegoro menjadi pusat jajanan modern (food court).
04 Sep 2026 Jumadi 139
Bupati Batang Targetkan UHC Pulih Oktober 2026, Warga Bisa Berobat Gratis Lagi Pakai KTP Bupati Batang Targetkan UHC Pulih Oktober 2026, Warga Bisa Berobat Gratis Lagi Pakai KTP
Bupati Batang Targetkan UHC Pulih Oktober 2026, Warga Bisa Berobat Gratis Lagi Pakai KTP
Batang - Kabar segar menghampiri warga Kabupaten Batang. Pemerintah daerah setempat tengah bersiap memulihkan program Universal Health Coverage (UHC) pada penghujung tahun ini, sehingga masyarakat bisa kembali mengandalkan kartu identitas untuk mengakses layanan kesehatan gratis.
04 Sep 2026 Jumadi 119