PMB Sarankan Industrialisasi Batang Teladani Era Kalingga

Minggu, 11 Mei 2025 Jumadi Dibaca 1.652 kali Acara Pimpinan Daerah
PMB Sarankan Industrialisasi Batang Teladani Era Kalingga
Batang - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Batang yang mulai dilirik para investor, justru menimbulkan kekhawatiran para putra daerah, yang tergabung dalam Perkumpulan Masyarakat Batang (PMB). Para sesepuh mengibaratkan kecepatan industrialisasi saat ini, sama halnya, ketika zaman Kalingga yang patut diteladani generasi Z, dalam mengawal kemajuan Batang.

Batang - Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Batang yang mulai dilirik para investor, justru menimbulkan kekhawatiran para putra daerah, yang tergabung dalam Perkumpulan Masyarakat Batang (PMB). Para sesepuh mengibaratkan kecepatan industrialisasi saat ini, sama halnya, ketika zaman Kalingga yang patut diteladani generasi Z, dalam mengawal kemajuan Batang.

Pasalnya, para sesepuh mempertanyakan, tentang kepastian keterlibatan warga lokal di tiap perkembangan Batang menjadi kota industri.

Ketua Umum PMB Heppy Trenggono mengatakan, potensi Batang yang luar biasa, jika dikelola secara tepat, akan mampu menyamai era kejayaan Kerajaan Kalingga.

“Itu semua sudah pernah terjadi di zaman Kalingga dulu, leluhur kita memang jauh lebih cerdas, terbukti rakyatnya sejahtera. Nah tokoh-tokoh Batang khawatir, akankah industrialisasi ini melibatkan warga lokal atau sebaliknya,” katanya, saat peluncuran film dokumenter sejarah Batang, di Aula Kantor Bupati Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (10/5/2025).

Ia mengharapkan, pembangunan yang sedang berlangsung ini dilakukan untuk kemajuan Kabupaten Batang, bukan malah sebaliknya. Jangan sampai yang tejadi bukan pembangunan Batang, tapi pembangunan di Batang, sehingga terpisah.

“PMB mengharapkan, semua potensi yang dimiliki Batang, berorientasi pada satu kesatuan ekosistem ekonomi. Artinya, kalau ada pabrik di situ memberi dampak positif bagi warga setempat, contohnya nyari karyawan ya orang kita,” ungkapnya.

Hal tersebut disambut baik oleh Bupati Batang M Faiz Kurniawan yang memiliki rencana sejalan untuk mengoptimalkan potensi daerah. “Masukan yang diberikan sangat bagus, maka setelah ini saya akan tata ulang di bagian yang memang diperlukan,” jelasnya.

Di sisi lain, Faiz mengapresiasi film dokumenter sejarah Batang karena memiliki potensi yang dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata budaya. “Termasuk ekskavasi Candi Bata di Gringsing akan kami lanjutkan,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Finish di Peringkat 30 Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Tetap Apresiasi Atlet Finish di Peringkat 30 Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Tetap Apresiasi Atlet
Finish di Peringkat 30 Porprov Jateng 2026, Bupati Batang Tetap Apresiasi Atlet
Kontingen Kabupaten Batang menempati peringkat ke-30 pada Porprov XVII Jawa Tengah 2026 dengan raihan 4 medali emas, 13 perak, dan 14 perunggu, belum mencapai target 10 besar. Meski demikian, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan tetap memberikan apresiasi atas perjuangan atlet, pelatih, dan seluruh tim. Ke depan, KONI bersama pemerintah daerah akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pembinaan atlet dan fasilitas penunjang sebagai upaya meningkatkan prestasi olahraga Batang pada kompetisi berikutnya.
31 Okt 2026 Jumadi 191
Siswa SMK Bintara Batang Juara 1 Kejuaraan Boxing Gladiator Season 3 di Pekalongan Siswa SMK Bintara Batang Juara 1 Kejuaraan Boxing Gladiator Season 3 di Pekalongan
Siswa SMK Bintara Batang Juara 1 Kejuaraan Boxing Gladiator Season 3 di Pekalongan
Siswa kelas XII SMK Bintara Batang, Ivan Slamet Kurniawan, berhasil meraih juara pertama kategori boxing putra kelas 51 kilogram dalam Kejuaraan Pekalongan Gladiator Season 3. Prestasi tersebut menjadi hasil dari latihan dan persiapan fisik, sekaligus menambah pengalaman serta melatih mental untuk menghadapi kompetisi yang lebih besar.
31 Okt 2026 Jumadi 66
Reban Jadi Opsi, Pemkab Batang Rencanakan Pembangunan Rumah Sakit di Wilayah Selatan Reban Jadi Opsi, Pemkab Batang Rencanakan Pembangunan Rumah Sakit di Wilayah Selatan
Reban Jadi Opsi, Pemkab Batang Rencanakan Pembangunan Rumah Sakit di Wilayah Selatan
Pemkab Batang merencanakan pembangunan rumah sakit daerah di wilayah selatan dengan mempertimbangkan Kecamatan Bawang, Reban, dan Bandar untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Selain itu, Pemkab Batang menargetkan kembali mencapai status Universal Health Coverage (UHC) pada November 2026 dengan dukungan anggaran sekitar Rp90 miliar per tahun untuk menjamin masyarakat tetap mendapatkan layanan kesehatan.
30 Okt 2026 Jumadi 103
Langkah Tegas Bupati Batang Tekan Kebocoran PAD Dapat Acungan Jempol dari BI Langkah Tegas Bupati Batang Tekan Kebocoran PAD Dapat Acungan Jempol dari BI
Langkah Tegas Bupati Batang Tekan Kebocoran PAD Dapat Acungan Jempol dari BI
Bank Indonesia (BI) mengapresiasi langkah Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mendorong digitalisasi pembayaran retribusi parkir dan objek wisata melalui QRIS untuk menekan kebocoran PAD. BI menilai tantangan utama bukan pada penyediaan sarana, melainkan membangun kebiasaan transaksi non-tunai bagi petugas dan masyarakat. Pendapatan yang terkumpul secara transparan diharapkan dapat dikembalikan untuk meningkatkan fasilitas dan kualitas pelayanan wisata.
30 Okt 2026 Jumadi 180
Sambang Desa Candirejo, Bupati Batang Tampung Aspirasi Perbaikan Jalan dan RTLH Sambang Desa Candirejo, Bupati Batang Tampung Aspirasi Perbaikan Jalan dan RTLH
Sambang Desa Candirejo, Bupati Batang Tampung Aspirasi Perbaikan Jalan dan RTLH
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan bersama Wakil Bupati Suyono menyerap aspirasi warga Desa Candirejo terkait perbaikan jalan desa dan bantuan RTLH. Pemkab Batang akan mempertimbangkan usulan tersebut dalam perencanaan anggaran 2027, sekaligus menyiapkan pemasangan 9.100 titik lampu penerangan jalan mulai Desember 2026. Bupati juga mendorong pemerintah desa mengoptimalkan anggaran melalui gotong royong masyarakat agar pembangunan tetap berjalan meski anggaran desa terbatas.
30 Okt 2026 Jumadi 136
Nyadran Gunung Silurah Digelar Turun-temurun, Wujud Edukasi Anak Pelestarian Budaya Nyadran Gunung Silurah Digelar Turun-temurun, Wujud Edukasi Anak Pelestarian Budaya
Nyadran Gunung Silurah Digelar Turun-temurun, Wujud Edukasi Anak Pelestarian Budaya
Tradisi Nyadran Gunung Silurah di Desa Silurah, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, terus dilestarikan secara turun-temurun sebagai ungkapan rasa syukur, doa keselamatan, dan penghormatan terhadap leluhur. Selain mempertahankan prosesi adat, kegiatan ini menjadi sarana edukasi bagi anak-anak dan generasi muda agar mengenal, mencintai, serta menjaga warisan budaya lokal supaya tidak hilang ditelan zaman.
30 Okt 2026 Jumadi 7922