Ingin Tata Kota Bagus, Bupati Batang Bangun Trotoar Sistem Pengaturan Kabel Bawah Tanah

Sabtu, 10 Mei 2025 Jumadi Dibaca 1.419 kali Acara Pimpinan Daerah
Ingin Tata Kota Bagus, Bupati Batang Bangun Trotoar Sistem Pengaturan Kabel Bawah Tanah
Batang - Penataan kota menjadi perhatian khusus Bupati Batang M. Faiz Kurniawan. Dengan nilai kontrak sebesar Rp797.021.000,00 waktu pelaksanaan selama 90 hari dari mulai 16 April hingga 14 Juli 2025.

Batang - Penataan kota menjadi perhatian khusus Bupati Batang M. Faiz Kurniawan. Dengan nilai kontrak sebesar Rp797.021.000,00 waktu pelaksanaan selama 90 hari dari mulai 16 April hingga 14 Juli 2025.

Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mengapresiasi progres pekerjaan, namun tetap memberikan catatan penting terutama soal keberpihakan terhadap kelompok rentan seperti penyandang disabilitas dan lansia.

“Pembangunan infrastruktur seharusnya dilakukan secara menyeluruh dan terencana sejak awal dengan hasil maksimal,” katanya saat ditemui usai monitoring di Jalan Ahmad Yani Kauman Kabupaten Batang, Jumat (9/5/2025).

Pentingnya integrasi pembangunan trotoar dengan sistem drainase dan pengaturan kabel bawah tanah agar ke depan tidak terjadi pembongkaran ulang yang mengakibatkan pemborosan anggaran.

“Memang sejak awal saran saya, kalau bangun itu komprehensif. Kalau kita bangun trotoar, sekaligus bikin drainasenya. Ini drainasenya sudah ada, tapi belum ada pelat untuk kabel. Cuman posisinya DED sudah jadi, dianggarkan dan lagi dilaksanakan,” jelasnya.

Mudah-mudahan ke depannya perencanaan pembangunan dilengkapi dengan manhole ruang bawah tanah, untuk akses kabel yang memudahkan pekerjaan teknis tanpa harus merusak struktur yang sudah jadi.

“Minimal, nggak boleh ketika nanti kita mau rapikan kabel itu, bongkar semuanya lagi. Karena itu biayanya akan menjadi dobel. Saya mau nanti kalau kita akan merapikan kabel, ada satu manhole untuk kita melakukan drafting di bawahnya dan menurunkan kabel tanpa perlu membongkar. Sehingga semuanya tetap rapi dan kita nggak dobel biaya,” tegasnya.

Tata kota yang sedang diperbaiki ini, bagian upaya menciptakan lingkungan yang tertata dan nyaman untuk semua.

“Makanya, jika nanti trotoar sudah jadi, Pedagang Kaki Lima (PKL) tidak boleh berjualan disitu, karena kita bicara tentang kelancaran lalu lintas, kenyamanan masyarakat yang tinggal di sekitar, dan kenyamanan masyarakat

Ia juga mengingatkan bahwa, fungsi trotoar adalah untuk pejalan kaki, bukan untuk tempat berdagang. Sosialisasi kepada para PKL pun mulai dilakukan agar mereka memahami pentingnya menjaga fungsi pedestrian sebagai bagian dari wajah kota.

“Kami mulai sosialisasikan, dan kami mohon PKL juga mulai memahami bahwa pedestrian tidak boleh dipakai untuk jualan. Ini menyangkut kenyamanan tata kota dan kenyamanan masyarakat secara luas,” pungkasnya.

Dengan penataan trotoar yang terintegrasi dan inklusif, Pemkab Batang berharap dapat menciptakan ruang publik yang aman, ramah, dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Batang - Pesta Rakyat Batang Bahagia dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang berlangsung meriah dengan penampilan NDX AKA di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026) malam.
10 Apr 2026 Jumadi 126
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 150
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 160
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 104
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 68
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 88