Batang Siap Jadi Destinasi Wisata Andalan di Jawa Tengah

Selasa, 08 April 2025 Jumadi Dibaca 1.260 kali Acara Pimpinan Daerah
Batang Siap Jadi Destinasi Wisata Andalan di Jawa Tengah
Batang - Suasana libur Lebaran 2025 di Kabupaten Batang terasa begitu hidup. Sejak pagi hingga sore, riuh pengunjung terdengar di berbagai destinasi wisata favorit. Dari pesisir Pantai Sigandu hingga sejuknya kawasan Pegunungan Dieng via Batang, ribuan wisatawan memadati tempat-tempat tersebut. Batang seolah menjadi magnet bagi para pelancong yang ingin melepas penat dan menikmati liburan bersama keluarga.

Batang - Suasana libur Lebaran 2025 di Kabupaten Batang terasa begitu hidup. Sejak pagi hingga sore, riuh pengunjung terdengar di berbagai destinasi wisata favorit. Dari pesisir Pantai Sigandu hingga sejuknya kawasan Pegunungan Dieng via Batang, ribuan wisatawan memadati tempat-tempat tersebut. Batang seolah menjadi magnet bagi para pelancong yang ingin melepas penat dan menikmati liburan bersama keluarga.

Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, turut menyusuri geliat wisata di daerahnya saat libur Idulfitri. Ia tak sekadar memantau dari kejauhan, tetapi benar-benar turun langsung menyaksikan ramainya kunjungan ke berbagai lokasi wisata.

“Alhamdulillah, saya juga kemarin keliling objek-objek wisata di Kabupaten Batang. Antusiasme masyarakat sangat baik dalam mengunjungi objek wisata Batang, dan kunjungan cukup tinggi,” katanya saat ditemui usai Upacara Hari Jadi Kabupaten Batang Ke-59 di Alun-Alun Batang, Kabupaten Batang, Selasa (8/4/2025).

Menurutnya, setiap hari rata-rata ada 3.000 hingga 4.000 pengunjung di beberapa spot wisata unggulan. Lonjakan pengunjung ini tidak hanya berdampak pada sektor pariwisata, tetapi juga membawa berkah bagi pelaku UMKM lokal. Kunjungan UMKM juga cukup meningkat.

Meski puas dengan tingginya antusiasme wisatawan, Faiz tak menutup mata terhadap sejumlah persoalan yang masih mengganjal. Salah satunya adalah persoalan akses jalan dan kebersihan lingkungan di sekitar destinasi wisata.

“Memang harapannya ke depan, perlu kita perbaiki terkait infrastruktur menuju akses ke tempat-tempat wisata maupun kebersihan,” tegasnya.

Ia mencontohkan kondisi akses menuju Pantai Sigandu yang masih perlu dibenahi. “Contoh, kita mau masuk ke Pantai Sigandu, 500 meter sebelum lokasi, di kiri jalan ada tumpukan sampah. Nah, itu sedang kita perbaiki supaya tidak mengganggu keindahan,” ungkapnya.

Langkah-langkah perbaikan tersebut, menurut Faiz, sangat penting untuk menjaga citra dan daya tarik wisata Batang. Ia menyadari bahwa keindahan alam tak akan cukup jika tidak didukung dengan infrastruktur yang layak dan lingkungan yang bersih.

“Libur Lebaran ini seolah menjadi cerminan potensi besar sektor pariwisata di Batang. Dengan pengelolaan yang lebih matang dan berkelanjutan, Batang berpeluang menjadi salah satu destinasi andalan di Jawa Tengah,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Siska)

Berita Lainnya

Disdukcapil Batang Jemput Bola, Permudah Warga Urus Dokumen Kependudukan Disdukcapil Batang Jemput Bola, Permudah Warga Urus Dokumen Kependudukan
Disdukcapil Batang Jemput Bola, Permudah Warga Urus Dokumen Kependudukan
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) kembali menghadirkan layanan jemput bola administrasi kependudukan (adminduk) bagi Masyarakat, sebagai upaya mendekatkan akses layanan sekaligus memastikan seluruh warga dapat memperoleh dokumen kependudukan secara mudah, cepat, dan gratis. Kali ini pelayanan digelar di Kantor Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Rabu (1762026).
17 Jun 2026 Jumadi 15
Wacana Mubeng Benteng jadi Destinasi Wisata Kembali Mengemuka di Batang Wacana Mubeng Benteng jadi Destinasi Wisata Kembali Mengemuka di Batang
Wacana Mubeng Benteng jadi Destinasi Wisata Kembali Mengemuka di Batang
Batang - Tradisi "Mubeng Benteng" atau mengelilingi tembok luar area Kantor Bupati Batang kembali mengemuka, setelah beberapa tahun menggelar kirab Malam Satu Suro hanya di dalam komplek. Hal ini menjadi wacana dari keluarga besar ahli waris Kyai Tombak Abirawa, sebagai upaya mengembalikan tradisi leluhur sekaligus menjadikan ikon destinasi wisata budaya Kabupaten Batang.
17 Jun 2026 Jumadi 127
Pertamax Naik, Harga Buah Impor ikut Meroket Pertamax Naik, Harga Buah Impor ikut Meroket
Pertamax Naik, Harga Buah Impor ikut Meroket
Batang - Kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax pun ternyata berdampak terhadap harga buah impor. Terbukti dengan naiknya jenis buah-buahan impor yang turut mengalami kenaikan hingga lima persen. Kenaikan tersebut dikarenakan biaya angkut yang turut mengalami kenaikan, sehingga berdampak pada penurunan jumlah pembelian buah impor.
17 Jun 2026 Jumadi 23
Dies Natalis Ke-34, SMPN 2 Tersono Ajak Warga Sekolah Biasakan Olahraga Dies Natalis Ke-34, SMPN 2 Tersono Ajak Warga Sekolah Biasakan Olahraga
Dies Natalis Ke-34, SMPN 2 Tersono Ajak Warga Sekolah Biasakan Olahraga
Batang - SMPN 2 Tersono, mengadakan dies natalis yang Ke-34, dengan kegiatan fun run, sebagai motivasi warga sekolah untuk membiasakan diri berolahraga, agar tetap prima selama proses belajar mengajar. Kegiatan tersebut diikuti siswa-siswi SD dan MI sebagai ajang olahraga sekaligus sarana untuk menanamkan pola hidup sehat sejak dini.
17 Jun 2026 Jumadi 24
Disdukcapil Batang Jemput Warga Lewat Program "Bulan Lintang" Disdukcapil Batang Jemput Warga Lewat Program "Bulan Lintang"
Disdukcapil Batang Jemput Warga Lewat Program "Bulan Lintang"
Batang - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Batang kembali menggelar aksi jemput bola melalui inovasi "Bulan Lintang" (Bus Layanan Adminduk Keliling Batang). Kali ini, layanan keliling tersebut hadir di Kecamatan Bandar untuk mempermudah warga mengurus berbagai dokumen kependudukan secara cepat dan gratis.
17 Jun 2026 Jumadi 15
Ketan Budaya, Jurus Disdikbud Batang Lestarikan Budaya Lokal Dolanan Anak Ketan Budaya, Jurus Disdikbud Batang Lestarikan Budaya Lokal Dolanan Anak
Ketan Budaya, Jurus Disdikbud Batang Lestarikan Budaya Lokal Dolanan Anak
Batang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang, menggagas program inovatif berjudul KETAN BUDAYA (Kolaborasi Pelestarian Budaya) sebagai upaya mengintegrasikan budaya lokal ke dalam pembelajaran Sekolah Dasar (SD).
17 Jun 2026 Jumadi 26