Susun RKPD dan RPJMD, Bupati Batang Siapkan Program Prioritas Untuk Wujudkan “Batang Tumandang”

Selasa, 25 Maret 2025 Jumadi Dibaca 1.606 kali Acara Pimpinan Daerah
Susun RKPD dan RPJMD, Bupati Batang Siapkan Program Prioritas Untuk Wujudkan “Batang Tumandang”
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026 dan Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2025-2029 di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (25/3/2025).

Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026 dan Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2025-2029 di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Selasa (25/3/2025).

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan (Bapelitbang) Batang Ari Yudianto menyampaikan, bahwa forum ini menjadi wadah koordinasi antar pemangku kepentingan untuk menyampaikan aspirasi pembangunan serta memberikan masukan terhadap Rancangan RKPD 2026 dan rancangan awal RPJMD 2025-2029.

“Tujuan dari kegiatan ini adalah tersusunnya dokumen Rancangan Akhir RKPD 2026 dan RPJMD 2025-2029 yang sesuai dengan harapan dan kebutuhan pembangunan Kabupaten Batang,” jelasnya.

Ari menyebutkan, pentingnya sinkronisasi arah kebijakan pusat dan daerah untuk mendukung capaian pembangunan nasional, provinsi, maupun kabupaten dan kota.

Sementara itu, Bupati Batang M. Faiz Kurniawan mengatakan, komitmennya untuk mewujudkan Kabupaten Batang yang bersatu, mandiri, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.

“Dengan program prioritas yakni mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, menurunkan angka pengangguran, pembangunan infrastruktur untuk menunjang pertumbuhan ekonomi, kelestarian lingkungan dengan pengelolaan sampah yang baik, pengembangan pengalaman agama dan kelestarian budaya, serta menciptakan pemerintah yang bersih dan professional,” terangnya.

Apalagi kemarin Kabupaten Batang sudah ditetapkan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang yang diresmikan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Hal ini akan mendorong peningkatan investasi yang lebih besar. Makanya, perlu ada persiapan untuk menyiapkan SDM.

“Selain itu, perlunya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) agar bisa kemandirian daerah. Selama ini Kabupaten Batang masih bergantung kepada Pemerintah Pusat dalam pembangunan karena kapasitas anggaran daerah masih sangat kecil,” tegasnya.

Faiz Kurniawan menegaskan, ke depan untuk para restoran dan rumah makan yang belum mengurus pajak harus ditegur dengan tegas.

“Pajak yang masuk ini dapat meningkatkan PAD Kabupaten Batang yang manfaatnya nanti kembali ke masyarakat untuk pembangunan infrastruktur,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Roza/Siska)

 

Berita Lainnya

Disdukcapil Batang Jemput Bola, Permudah Warga Urus Dokumen Kependudukan Disdukcapil Batang Jemput Bola, Permudah Warga Urus Dokumen Kependudukan
Disdukcapil Batang Jemput Bola, Permudah Warga Urus Dokumen Kependudukan
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) kembali menghadirkan layanan jemput bola administrasi kependudukan (adminduk) bagi Masyarakat, sebagai upaya mendekatkan akses layanan sekaligus memastikan seluruh warga dapat memperoleh dokumen kependudukan secara mudah, cepat, dan gratis. Kali ini pelayanan digelar di Kantor Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Rabu (1762026).
17 Jun 2026 Jumadi 21
Wacana Mubeng Benteng jadi Destinasi Wisata Kembali Mengemuka di Batang Wacana Mubeng Benteng jadi Destinasi Wisata Kembali Mengemuka di Batang
Wacana Mubeng Benteng jadi Destinasi Wisata Kembali Mengemuka di Batang
Batang - Tradisi "Mubeng Benteng" atau mengelilingi tembok luar area Kantor Bupati Batang kembali mengemuka, setelah beberapa tahun menggelar kirab Malam Satu Suro hanya di dalam komplek. Hal ini menjadi wacana dari keluarga besar ahli waris Kyai Tombak Abirawa, sebagai upaya mengembalikan tradisi leluhur sekaligus menjadikan ikon destinasi wisata budaya Kabupaten Batang.
17 Jun 2026 Jumadi 150
Pertamax Naik, Harga Buah Impor ikut Meroket Pertamax Naik, Harga Buah Impor ikut Meroket
Pertamax Naik, Harga Buah Impor ikut Meroket
Batang - Kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax pun ternyata berdampak terhadap harga buah impor. Terbukti dengan naiknya jenis buah-buahan impor yang turut mengalami kenaikan hingga lima persen. Kenaikan tersebut dikarenakan biaya angkut yang turut mengalami kenaikan, sehingga berdampak pada penurunan jumlah pembelian buah impor.
17 Jun 2026 Jumadi 31
Dies Natalis Ke-34, SMPN 2 Tersono Ajak Warga Sekolah Biasakan Olahraga Dies Natalis Ke-34, SMPN 2 Tersono Ajak Warga Sekolah Biasakan Olahraga
Dies Natalis Ke-34, SMPN 2 Tersono Ajak Warga Sekolah Biasakan Olahraga
Batang - SMPN 2 Tersono, mengadakan dies natalis yang Ke-34, dengan kegiatan fun run, sebagai motivasi warga sekolah untuk membiasakan diri berolahraga, agar tetap prima selama proses belajar mengajar. Kegiatan tersebut diikuti siswa-siswi SD dan MI sebagai ajang olahraga sekaligus sarana untuk menanamkan pola hidup sehat sejak dini.
17 Jun 2026 Jumadi 29
Disdukcapil Batang Jemput Warga Lewat Program "Bulan Lintang" Disdukcapil Batang Jemput Warga Lewat Program "Bulan Lintang"
Disdukcapil Batang Jemput Warga Lewat Program "Bulan Lintang"
Batang - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Batang kembali menggelar aksi jemput bola melalui inovasi "Bulan Lintang" (Bus Layanan Adminduk Keliling Batang). Kali ini, layanan keliling tersebut hadir di Kecamatan Bandar untuk mempermudah warga mengurus berbagai dokumen kependudukan secara cepat dan gratis.
17 Jun 2026 Jumadi 20
Ketan Budaya, Jurus Disdikbud Batang Lestarikan Budaya Lokal Dolanan Anak Ketan Budaya, Jurus Disdikbud Batang Lestarikan Budaya Lokal Dolanan Anak
Ketan Budaya, Jurus Disdikbud Batang Lestarikan Budaya Lokal Dolanan Anak
Batang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang, menggagas program inovatif berjudul KETAN BUDAYA (Kolaborasi Pelestarian Budaya) sebagai upaya mengintegrasikan budaya lokal ke dalam pembelajaran Sekolah Dasar (SD).
17 Jun 2026 Jumadi 34