Berdayakan Ekonomi Kerakyatan, Squad Nusantara Sinergikan Potensi Daerah

Minggu, 23 Februari 2025 Jumadi Dibaca 2.230 kali Aktivitas Pemuda Pramuka dan Organisasi Sosial
Berdayakan Ekonomi Kerakyatan, Squad Nusantara Sinergikan Potensi Daerah
Batang - Tak selamanya Organisasi Kemasyarakatan (Ormas), identik dengan huru hara, yang terkadang karena perilaku segelintir oknum, menciderai nama baik. Terbukti, Ormas Squad Nusantara yang menunjukkan perhatian dan kontribusinya dengan menciptakan lapangan kerja baru, lewat pemberdayaan ekonomi kerakyatan.

Batang - Tak selamanya Organisasi Kemasyarakatan (Ormas), identik dengan huru hara, yang terkadang karena perilaku segelintir oknum, menciderai nama baik. Terbukti, Ormas Squad Nusantara yang menunjukkan perhatian dan kontribusinya dengan menciptakan lapangan kerja baru, lewat pemberdayaan ekonomi kerakyatan.

Ketua DPW Squad Nusantara Didik Nalogo mengatakan, seluruh anggota memiliki visi misi sosial kemasyarakatan yang ingin membagikan pengalaman tentang metode berbisnis secara tepat. Ia mengharapkan, Ormasnya menjadi teladan bagi lainnya, agar keberadaan Ormas memberikan kemanfaatan bagi masyarakat.

“Contohnya, kemarin petani bebek petelur, yang kami dukung permodalannya, untuk dikembangkan. Hanya dengan modal Rp13 juta, yang tadinya 100 butir telur, mereka bisa untung sampai 10 persen,” katanya, saat ditemui usai mengukuhkan kepengurusan DPC Squad Nusantara, di Pendapa Kabupaten Batang, Sabtu (22/2/2025).

Hal ini dapat dijadikan teladan oleh masyarakat, sehingga meminimalisir munculnya pengangguran. “Ya mohon maaf, daripada jadi peminta-minta, akan lebih baik jika lewat Squad Nusantara, belajar berbisnis bersama,” tegasnya.

Peran serta Squad Nusantara, nantinya akan mengupayakan mensinergikan pelaku UMKM suatu daerah dalam satu komunitas ekonomi kerakyatan.

“Misalnya industri telur asin Brebes, penyuplainya dari Purworejo, atau Batang lewat potensinya bisa disinergikan dengan daerah lain,” jelasnya.

Teladan lain dari kebiasaan bersedekah, jika umumnya uang sedekah dibelikan makanan, lalu langsung dibagikan. Namun, anggota Squad Nusantara berupaya membiasakan uang sedekah dikelola untuk bisnis, sehingga nilai kemanfaatannya lebih besar bagi umat.

“Tidak selamanya sedekah itu membelikan makanan ke fakir miskin, tapi lewat sedekah bisa menciptakan lapangan pekerjaan bagi yang membutuhkan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum DPP Squad Nusantara RM Jalu Seno Aji sengaja menghadiri langsung dalam pengukuhan pengurus DPC Squad Nusantara Batang. Dirinya, sengaja menyempatkan waktu menghadiri pengukuhan tersebut, karena ada kesan tersendiri pada Kabupaten Batang.

“Sebetulnya, saya harus ke Jakarta, tapi ditunda karena ada dua sahabat spesial saya, Gus Hasan dan Mas Tantowi. Beliau berdua ini sahabat dekat sejak sebelum saya jadi pengusaha dan punya anggota di Batang,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Sri Rahayu)

Berita Lainnya

1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya 1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
Batang - Ribuan pelajar mempersembahkan tarian khas Kabupaten Batang Tari Babalu dalam rangka memecahkan rekor 1.000 penari Babalu di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026). Tari Babalu mampu memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), dengan menghadirkan ribuan pelajar yang telah berlatih sejak lama, sekaligus bukti kecintaan terhadap budaya khas Kabupaten Batang.
10 Apr 2026 Jumadi 53
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 107
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 110
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 61
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 24
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 25