Hasil Uji Laboratorium Kuliner Sentra Dracik Kampus Negatif, Aman dikonsumsi

Rabu, 08 Januari 2025 Jumadi Dibaca 1.071 kali Kesehatan
Hasil Uji Laboratorium Kuliner Sentra Dracik Kampus Negatif, Aman dikonsumsi
Batang - Dinas Kesehatan Batang secara resmi menyatakan bahwa makanan dan minuman di sentra kuliner Dracik, Kecamatan Batang, telah terbukti bebas dari zat berbahaya. Pernyataan ini didasarkan pada hasil uji laboratorium terbaru yang menunjukkan bahwa seluruh sampel dinyatakan negatif dari bahan-bahan berbahaya seperti formalin, natrium benzoat, dan bakteri.

Batang - Dinas Kesehatan Batang secara resmi menyatakan bahwa makanan dan minuman di sentra kuliner Dracik, Kecamatan Batang, telah terbukti bebas dari zat berbahaya. Pernyataan ini didasarkan pada hasil uji laboratorium terbaru yang menunjukkan bahwa seluruh sampel dinyatakan negatif dari bahan-bahan berbahaya seperti formalin, natrium benzoat, dan bakteri.

“Alhamdulillah, setelah kami melakukan pembinaan terhadap para pedagang, mulai dari cara pengolahan makanan hingga beberapa kali dilakukan uji laboratorium, hasilnya negatif dari bahan berbahaya,” kata Kepala Dinas Kesehatan Batang Didiet Wisnuhardanto saat ditemui di Kantornya, Rabu (8/1/2025).

Namun, sebelum mencapai hasil positif ini, ada temuan mengejutkan pada November 2024 lalu. Dalam pengawasan makanan dan minuman di sentra kuliner Dracik, pemeriksaan laboratorium mengungkap adanya kandungan zat berbahaya pada sejumlah sampel jajanan. Zat-zat tersebut mencakup formalin, natrium benzoat, serta bakteri yang berpotensi membahayakan kesehatan.

Dinas Kesehatan segera mengambil langkah dengan melakukan pembinaan intensif kepada para pedagang. Dari total 52 pedagang makanan dan minuman, semua telah menerima pelatihan terkait pengolahan makanan yang aman dan sehat.

“Kami mengapresiasi para pedagang kuliner Dracik yang telah mengikuti pembinaan dan kini lebih sadar dalam memilih bahan makanan yang aman untuk dijual,” jelasnya.

Didiet menjelaskan bahwa, konsumsi makanan yang mengandung zat berbahaya dapat menimbulkan risiko kesehatan yang serius. Dalam jangka pendek, konsumen bisa mengalami gejala seperti mual, muntah, diare, pusing, atau bahkan reaksi alergi.

“Sementara itu, dampak jangka panjangnya jauh lebih serius, termasuk risiko kanker, serta kerusakan pada ginjal dan hati. Kami tidak ingin ada yang dirugikan, baik konsumen maupun pedagang. Ini murni demi kesehatan bersama,” tegasnya.

Dinkes Batang berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap para pedagang. Selain itu, pihaknya juga akan menggandeng berbagai pemangku kepentingan (Stakeholder) untuk memastikan keberlanjutan usaha pedagang tanpa mengesampingkan aspek kesehatan.

“Pengawasan dan hasil uji laboratorium ini murni untuk kepentingan pembinaan, bukan untuk menjatuhkan sanksi atau menutup usaha pedagang. Jika ditemukan jajanan yang mengandung bahan berbahaya, kami akan mengarahkan pedagang agar tidak lagi menggunakannya,” terangnya.

Didiet berharap, langkah ini mampu menjaga kepercayaan konsumen terhadap kuliner di sentra Dracik sekaligus meningkatkan kesadaran pedagang akan pentingnya menjajakan makanan yang sehat dan aman. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Sigap Tangani Bencana, BPBD Jateng Bekali Lembaga Pendidikan Sigap Tangani Bencana, BPBD Jateng Bekali Lembaga Pendidikan
Sigap Tangani Bencana, BPBD Jateng Bekali Lembaga Pendidikan
Batang - Melihat kerawanan bencana yang muncul, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jateng bekerja sama dengan Disdikbud Batang menggelar Bimtek bagi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB). Sebanyak 50 lembaga pendidikan dari jenjang SD hingga SMA sederajat yang rawan terdampak bencana langsung mendapat pembekalan, agar warga sekolah tetap aman dan memiliki kesiapan dalam menghadapi peristiwa kebencanaan.
28 Jul 2026 Jumadi 47
DP3AP2KB Batang Berikan Bimbingan Konseling Pasangan Pra Nikah DP3AP2KB Batang Berikan Bimbingan Konseling Pasangan Pra Nikah
DP3AP2KB Batang Berikan Bimbingan Konseling Pasangan Pra Nikah
Batang - Praktik pernikahan usia dini di Kabupaten Batang masih dibayang-bayangi angka yang cukup tinggi. Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang mencatat, sebanyak 61 pasangan anak di bawah umur mengajukan dispensasi kawin sepanjang Januari hingga Juli 2026.
28 Jul 2026 Jumadi 37
Beban Mental Pengobatan Seumur Hidup, Pejuang Talasemia Batang Dapat Pendampingan Psikologis Beban Mental Pengobatan Seumur Hidup, Pejuang Talasemia Batang Dapat Pendampingan Psikologis
Beban Mental Pengobatan Seumur Hidup, Pejuang Talasemia Batang Dapat Pendampingan Psikologis
Batang - Beban berat pengobatan seumur hidup dan rentannya kelelahan mental (caregiver burnout) mendorong Perhimpunan Orang Tua Penderita Talasemia Indonesia (POPTI) Cabang Batang menggandeng Rizal Bawazier Center (RB Center) untuk menggelar konseling psikologis gratis. Agenda bertajuk Temu Tumbuh Talasemia tersebut berlangsung di RB Center, Jalan Pemuda Pasekaran, Kabupaten Batang, Selasa (2872026).
28 Jul 2026 Jumadi 55
Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Batang Tingkatkan Kapasitas SDM Statistik Sektoral dan Geospasial Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Batang Tingkatkan Kapasitas SDM Statistik Sektoral dan Geospasial
Perkuat Tata Kelola Data, Diskominfo Batang Tingkatkan Kapasitas SDM Statistik Sektoral dan Geospasial
Batang Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Batang menggelar Sosialisasi Penguatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Pengelola Data Statistik Sektoral dan Geospasial Tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan kualitas tata kelola data pemerintah daerah yang akurat, terpadu, dan dapat dipertanggungjawabkan.
28 Jul 2026 Jumadi 43
Pemkab Batang Berikan SP I PKL Jalan Pattimura, Relokasi Dilakukan Secara Persuasif Pemkab Batang Berikan SP I PKL Jalan Pattimura, Relokasi Dilakukan Secara Persuasif
Pemkab Batang Berikan SP I PKL Jalan Pattimura, Relokasi Dilakukan Secara Persuasif
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mulai memberikan Surat Peringatan Pertama (SP I) kepada Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di bahu Jalan Pattimura. Langkah tersebut merupakan bagian dari tahapan penataan kawasan yang akan dilanjutkan dengan relokasi pedagang ke Pasar Batang dan Pasar Sambong.
28 Jul 2026 Jumadi 70
DP3AP2KB Batang Kawal Distribusi MBG untuk Ibu Hamil hingga Balita Non-PAUD DP3AP2KB Batang Kawal Distribusi MBG untuk Ibu Hamil hingga Balita Non-PAUD
DP3AP2KB Batang Kawal Distribusi MBG untuk Ibu Hamil hingga Balita Non-PAUD
Batang - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Batang mengawal ketat pendistribusian dan edukasi program Makanan Bergizi Gratis (MBG) bagi kelompok sasaran 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD.
27 Jul 2026 Jumadi 109