Adu Gagasan Kandidat, Warnai Pilketos Skansa

Kamis, 07 November 2024 Jumadi Dibaca 981 kali Aktivitas Pemuda Pramuka dan Organisasi Sosial
Adu Gagasan Kandidat, Warnai Pilketos Skansa
Batang - Suasana pesta demokrasi yang sedang berlangsung di Kabupaten Batang, ternyata turut dirasakan oleh ratusan pelajar SMKN 1 (Skansa) Batang, dalam gelaran Pemilihan Ketua OSIS (Pilketos). Menariknya, Pilketos yang digelar diwarnai adu gagasan para calon, layaknya debat dalam gelaran Pilkada.

Batang - Suasana pesta demokrasi yang sedang berlangsung di Kabupaten Batang, ternyata turut dirasakan oleh ratusan pelajar SMKN 1 (Skansa) Batang, dalam gelaran Pemilihan Ketua OSIS (Pilketos). Menariknya, Pilketos yang digelar diwarnai adu gagasan para calon, layaknya debat dalam gelaran Pilkada.

Waka Kesiswaan Skansa Amirul Mukminin mengatakan, Pilketos dibuat semirip mungkin dengan perhelatan Pilkada yang sedang berlangsung di Batang. Ketiga pelajar terbaik yakni Sabrina Kenita Sherly, Elika Maharrani dan Nadiva Aura Akhsani, siap berlaga dalam kontestasi Pilketos yang digelar sejak beberapa hari lalu.

“Ketiganya bersaing secara sehat dengan diberikan kesempatan yang sama untuk menyampaikan visi misinya, berdebat layaknya calon pemimpin secara sehat dan sebelumnya mereka juga berkesempatan untuk berkampanye di hadapan teman-teman yang akan memilihnya,” terangnya, saat ditemui di halaman SMKN 1 Batang, Kabupaten Batang, Kamis (7/11/2024).

Ia membenarkan, proses Pilketos di sekolah merupakan ajang bagi siswa untuk belajar berdemokrasi, layaknya Pilkada, namun dalam lingkup yang lebih kecil.

“Manfaatnya anak-anak kami bisa saling menghargai perbedaan pilihan dan belajar untuk menggunakan hak pilihnya sesuai hati nuraninya,” tegasnya.

Proses pencoblosan dilakukan secara digital, karena untuk memudahkan anak menggunakan hak pilihnya. Sekaligus bukti bahwa pemilih yang didominasi gen z ini mengikuti perkembangan teknologi informasi yang diterapkan dalam pencoblosan.

Salah satu siswi pemilih, Ayu mengharapkan, siapa pun yang terpilih sebagai ketua OSIS, nantinya bisa membawa SMK 1 Batang semakin aman dan tertib di segala segi.

“Tadi sudah mendengar visi misi dan sekarang masih debat. Isu yang diangkat persamaan gender, apalagi di sini banyak siswinya, jadi pinginnya ada kesamaan hak antara pelajar putri dan putra,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Skansa Muji Listyawati mendukung penuh proses yang sedang berlangsung. Ia tak mempermasalahkan perbedaan pilihan antar pelajar.

“Tidak apa-apa kalau sekarang beda pendapat dan pilihan, justru itu bagus. Yang penting setelah ada perbedaan pasti akan muncul kesepakatan yang lebih baik,” ujar dia.

Ia mengapresiasi seluruh calon karena pasti memiliki visi misi dan program yang baik. Meski ada sedikit perdebatan, namun tujuannya adalah demi kemajuan SMKN 1 Batang. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya 1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
Batang - Ribuan pelajar mempersembahkan tarian khas Kabupaten Batang Tari Babalu dalam rangka memecahkan rekor 1.000 penari Babalu di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026). Tari Babalu mampu memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), dengan menghadirkan ribuan pelajar yang telah berlatih sejak lama, sekaligus bukti kecintaan terhadap budaya khas Kabupaten Batang.
10 Apr 2026 Jumadi 68
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 120
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 120
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 70
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 32
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 37