Cetuskan Remaja Ber-GAYA, Kebaya Foundation Tunjukkan Keanggunan Wanita Indonesia

Minggu, 22 September 2024 Jumadi Dibaca 2.662 kali Seni dan Budaya
Cetuskan Remaja Ber-GAYA, Kebaya Foundation Tunjukkan Keanggunan Wanita Indonesia
Batang - Bagi kaum hawa kebaya bukanlah sekadar pakaian yang hanya dikenakan di saat momentum tertentu saja, namun memiliki makna keanggunan bagi wanita yang mengenakannya. Kepengurusan Kebaya Foundation Kabupaten yang baru saja dikukuhkan, dengan Sri Beny sebagai ketua, oleh Ketua Umum Kebaya Foundation Tuti Nusandari Roesdiono dipandang perlu merealisasikan Gerakan Anak Muda Berkebaya (GAYA).

Batang - Bagi kaum hawa kebaya bukanlah sekadar pakaian yang hanya dikenakan di saat momentum tertentu saja, namun memiliki makna keanggunan bagi wanita yang mengenakannya. Kepengurusan Kebaya Foundation Kabupaten yang baru saja dikukuhkan, dengan Sri Beny sebagai ketua, oleh Ketua Umum Kebaya Foundation Tuti Nusandari Roesdiono dipandang perlu merealisasikan Gerakan Anak Muda Berkebaya (GAYA).

“Tujuannya agar kebaya sebagai busana hasil akulturasi dari berbagai budaya makin dikenal dan mampu meningkatkan perekonomian Nusantara lewat UMKM,” kata Ketua Umum Kebaya Foundation Tuti Nusandari Roesdiono, usai melantik, di Aula Kantor Bupati Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (21/9/2024).

Secara nasional, respons positif ditunjukkan kaum muda, pasca dikukuhkannya Kebaya Foundation di berbagai daerah.

“Dengan dibentuknya Gerakan Anak Muda Berkebaya (GAYA), bisa jadi pemicu ketertarikan anak muda pada kebaya. Sama halnya di sini dalam waktu dekat juga akan dibentuk gerakan yang sama,” jelasnya.

Ketua Kebaya Foundation Batang Sri Beny mendukung, penuh gerakan tersebut dengan segera mempromosikan gerakan berkebaya pada anak muda Batang.

“Kami mulai dulu dengan menyosialisasikan ke sekolah-sekolah, untuk dijadikan pembiasaan lewat gerakan Selasa Berkebaya,” tegasnya.

Pembudayaan itu akan dilakukan mulai dari anak-anak hingga dewasa, agar terbiasa mengenakan kebaya.

Sementara itu, Wakil Ketua 1 Kebaya Foundation GRAy Febri Hapsari Dipokusumo menerangkan, apabila kebaya akan dikenakan saat upacara adat di keraton manapun, tentu memiliki pakem yang tidak dibolehkan dihilangkan.

“Motif batiknya tidak boleh Parang dan Lereng begitu masuk Keraton Surakarta maupun Yogyakarta, berkonde dengan model tertentu, kebaya tidak boleh bermotif lurik dan panjang. Setidaknya harus mengenakan kebaya Kartini sedikit bermotif Kutu Baru,” ungkap wanita yang juga istri dari KGPH. Dipokusumo, Pengageng Parentah Keraton Surakarta Hadiningrat.

Namun dikarenakan perkembangan zaman, dikembangkan pula motif baru, di antaranya Kutu Baru, Labuh dari Riau, Encim dan yang sedang digandrungi kebaya Gulon yang tertutup sebagai alternatif bagi yang berhijab.

“Agar remaja putri terbiasa mengenakan kebaya, tentu mulai dari ibunya juga harus membiasakan diri mengenakan kebaya. Ibu adalah contoh nyata, jadi mari para perempuan Indonesia, tidak hanya menonjolkan kepandaiannya, tapi yang terpenting membangun mental dan karakter ketimuran,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Berdayakan Ekonomi Warga Sembung, Dislutkan Batang Kenalkan Budidaya Lele dan Nila Berdayakan Ekonomi Warga Sembung, Dislutkan Batang Kenalkan Budidaya Lele dan Nila
Berdayakan Ekonomi Warga Sembung, Dislutkan Batang Kenalkan Budidaya Lele dan Nila
Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Kabupaten Batang memberikan penyuluhan budidaya ikan lele dan nila kepada masyarakat Desa Sembung melalui kegiatan nonfisik TMMD Reguler ke-130 Kodim 0736Batang. Edukasi ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga dalam mengembangkan usaha perikanan air tawar sebagai alternatif sumber penghasilan keluarga.
04 Nov 2026 Jumadi 158
Nyadran Gunung Silurah Bakal Disulap Jadi Festival Wisata Megah Nyadran Gunung Silurah Bakal Disulap Jadi Festival Wisata Megah
Nyadran Gunung Silurah Bakal Disulap Jadi Festival Wisata Megah
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan berencana mengembangkan tradisi Nyadran Gunung di Desa Silurah, Kecamatan Wonotunggal, menjadi festival budaya dan wisata berskala nasional mulai 2027. Untuk mendukung rencana tersebut, Pemkab Batang akan memprioritaskan pembenahan infrastruktur berupa pelebaran jalan sekitar 2 kilometer, pengaspalan jalan sekitar 500 meter, serta pemasangan penerangan jalan umum (PJU).
04 Nov 2026 Jumadi 102
Bupati Batang Pastikan Rekrutmen Sekolah Rakyat Berbasis Fakta Lapangan Bupati Batang Pastikan Rekrutmen Sekolah Rakyat Berbasis Fakta Lapangan
Bupati Batang Pastikan Rekrutmen Sekolah Rakyat Berbasis Fakta Lapangan
Pemerintah Kabupaten Batang menerapkan sistem jemput bola dalam rekrutmen calon peserta didik Sekolah Rakyat tanpa membuka pendaftaran umum. Calon siswa dijaring berdasarkan hasil temuan langsung di lapangan serta usulan masyarakat, tokoh lokal, dan kepala desa.
04 Nov 2026 Jumadi 102
Jabat Kepala Kantor Kemenag, Munif Diwejangi Wabup Batang Jaga Amanah Umat Jabat Kepala Kantor Kemenag, Munif Diwejangi Wabup Batang Jaga Amanah Umat
Jabat Kepala Kantor Kemenag, Munif Diwejangi Wabup Batang Jaga Amanah Umat
Wakil Bupati Batang Suyono berpesan kepada Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Batang definitif, Munif, agar menjalankan amanah kepemimpinan dengan menjunjung tinggi integritas, keteladanan, dan pelayanan prima kepada masyarakat. Kemenag diharapkan menjadi garda terdepan dalam menjaga kerukunan umat beragama serta memperkuat toleransi di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Batang.
04 Nov 2026 Jumadi 87
Jelang Nataru 2027, Perbaikan Jalan Pantura Batang-Pekalongan Dikebut Jelang Nataru 2027, Perbaikan Jalan Pantura Batang-Pekalongan Dikebut
Jelang Nataru 2027, Perbaikan Jalan Pantura Batang-Pekalongan Dikebut
BBPJN Jawa Tengah-DIY mempercepat preservasi jalan nasional di jalur Pantura Batang-Pekalongan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2027. Hingga 3 November 2026, realisasi perkerasan beton (rigid pavement) mencapai 7.151 meter, dengan tambahan penanganan 1,4 kilometer serta rencana leveling aspal sepanjang 3.898 meter. Percepatan ini dilakukan untuk meningkatkan kemantapan jalan, kenyamanan, dan keselamatan pengguna jalan sekaligus mendukung kelancaran arus kendaraan dan distribusi logistik selama libur Nataru.
03 Nov 2026 Jumadi 385
Sambang Desa Silurah, Bupati Batang Siapkan Pelebaran Jalan dan Pengembangan Wisata Sambang Desa Silurah, Bupati Batang Siapkan Pelebaran Jalan dan Pengembangan Wisata
Sambang Desa Silurah, Bupati Batang Siapkan Pelebaran Jalan dan Pengembangan Wisata
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan berkomitmen mengembangkan Desa Silurah sebagai destinasi wisata prioritas melalui peningkatan infrastruktur, termasuk rencana pelebaran jalan sepanjang dua kilometer, pengaspalan jalan baru sekitar 500 meter, serta pembenahan fasilitas pendukung wisata. Pembangunan tersebut diupayakan masuk perubahan APBD 2027 atau direalisasikan pada 2028. Pengembangan ini juga diarahkan untuk mengangkat potensi budaya lokal, khususnya tradisi Nyadran Gunung, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
03 Nov 2026 Jumadi 190