Pengawasan Ketat TKA di KIT Batang, Disnaker Targetkan Retribusi Rp 1 Miliar

Jumat, 09 Agustus 2024 Jumadi Dibaca 8.222 kali Produksi dan Perkembangan Industri
Pengawasan Ketat TKA di KIT Batang, Disnaker Targetkan Retribusi Rp 1 Miliar
Batang - Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Batang terus menunjukkan komitmennya dalam mengawasi dan mendata Tenaga Kerja Asing (TKA) yang bekerja di berbagai perusahaan di wilayahnya. Dengan total 171 TKA yang tercatat dalam sistem TKA Online, upaya ini menjadi bagian dari langkah strategis untuk memastikan pemenuhan aturan dan keseimbangan dalam penggunaan tenaga kerja asing.

Batang - Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kabupaten Batang terus menunjukkan komitmennya dalam mengawasi dan mendata Tenaga Kerja Asing (TKA) yang bekerja di berbagai perusahaan di wilayahnya. Dengan total 171 TKA yang tercatat dalam sistem TKA Online, upaya ini menjadi bagian dari langkah strategis untuk memastikan pemenuhan aturan dan keseimbangan dalam penggunaan tenaga kerja asing.

Sejak diberlakukannya Peraturan Daerah (Perda) Retribusi pada Desember 2023, Disnaker Kabupaten Batang mendapat tugas penting untuk mengelola mekanisme pemungutan retribusi dari tenaga kerja asing.

“Setelah keluarnya Perda Retribusi, Disnaker Batang bekerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan untuk mengoptimalkan pengawasan dan pembayaran Dana Kompensasi Penggunaan Tenaga Kerja Asing (DKPTKA),” kata Kepala Bidang Pelatihan Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Disnaker Batang Septa Andi Wibowo saat ditemui di Kantornya, Jumat (9/8/2024).

Mekanisme pemungutan dilakukan secara online melalui Bank Jateng, dan langsung masuk ke rekening kas daerah. Namun, tidak semua TKA di Kabupaten Batang dapat dipungut retribusinya.

Septa menjelaskan bahwa, berdasarkan regulasi, retribusi hanya dikenakan pada TKA yang bekerja dengan masa kontrak enam bulan ke atas dan berada dalam wilayah kerja yang sesuai dengan kewenangan kabupaten.

“Ketika perusahaan beroperasi di beberapa kabupaten atau provinsi, pembayaran kompensasi dilakukan di tingkat provinsi atau pusat, bukan di kabupaten,” jelasnya.

Langkah-langkah strategis terus diambil oleh Disnaker Batang, termasuk sosialisasi kepada perusahaan-perusahaan yang mempekerjakan TKA dan verifikasi secara berkala.

“Kami melakukan verifikasi bulanan untuk memastikan apakah TKA masih aktif bekerja di Batang. Target retribusi tahun 2024 sebesar Rp1 miliar, dan saat ini sudah terkumpul sekitar Rp 200 juta dari total 51 TKA yang bisa dipungut retribusi sesuai regulasi,” ungkapnya.

Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) menjadi lokasi dengan konsentrasi TKA tertinggi. Septa menyebutkan bahwa banyak perusahaan di KITB yang mempekerjakan TKA untuk berbagai proyek, termasuk perusahaan seperti KCC dan Wasinda.

Septa juga menekankan, pentingnya evaluasi dan komunikasi berkelanjutan dengan perusahaan-perusahaan baru yang beroperasi di Batang. Kami terus memantau perkembangan tenaga kerja asing di Batang, terutama yang ada di proyek besar seperti PLTU yang melibatkan perusahaan internasional.

“Dengan berbagai tantangan yang dihadapi, Disnaker Batang tetap berkomitmen untuk memastikan bahwa penggunaan tenaga kerja asing sesuai dengan regulasi yang berlaku, demi kesejahteraan daerah dan kepentingan nasional,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Siska)

Berita Lainnya

Dorong Gen Z, Bupati Batang Motivasi Pelajar Baru di MPLS SMAN 2 Batang Dorong Gen Z, Bupati Batang Motivasi Pelajar Baru di MPLS SMAN 2 Batang
Dorong Gen Z, Bupati Batang Motivasi Pelajar Baru di MPLS SMAN 2 Batang
Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan memberikan motivasi kepada ratusan pelajar baru saat meninjau pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Negeri 2 Batang, Kabupaten Batang, Selasa (1472026). Kegiatan tersebut dimanfaatkan untuk membangkitkan semangat belajar sekaligus mendorong para pelajar memiliki arah dan cita-cita yang jelas dalam menyongsong masa depan.
14 Jul 2026 Jumadi 19
Upayakan MPLS Ramah, FKUB Batang Tanamkan Indahnya Keberagaman Upayakan MPLS Ramah, FKUB Batang Tanamkan Indahnya Keberagaman
Upayakan MPLS Ramah, FKUB Batang Tanamkan Indahnya Keberagaman
Batang - Hari pertama masuk sekolah ratusan siswa SMA Negeri 1 Batang mendapatkan materi yang cukup menarik, yakni memaknai keberagaman di lingkungan pendidikan dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB). Materi tersebut sangat relevan dengan topik utama agar terciptanya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah dan terhindar dari perilaku perundungan selama proses pengenalan berlangsung.
13 Jul 2026 Jumadi 98
Hari Pertama Sekolah, SMPN 2 Batang Terapkan MPLS Ramah Anak Hari Pertama Sekolah, SMPN 2 Batang Terapkan MPLS Ramah Anak
Hari Pertama Sekolah, SMPN 2 Batang Terapkan MPLS Ramah Anak
Batang - Antusiasme orang tua mengantar anak pada hari pertama sekolah mewarnai pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah di SMP Negeri 2 Batang, Kabupaten Batang, Senin (1372026).
13 Jul 2026 Jumadi 174
Kebutuhan Tenaga Las Berpotensi Tinggi di Batang Kebutuhan Tenaga Las Berpotensi Tinggi di Batang
Kebutuhan Tenaga Las Berpotensi Tinggi di Batang
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang terus menyesuaikan program pelatihan kerja dengan kebutuhan dunia industri. Salah satu kompetensi yang diproyeksikan akan memiliki permintaan tinggi dalam beberapa tahun ke depan adalah tenaga juru las atau welder, seiring berkembangnya kawasan industri di Kabupaten Batang.
13 Jul 2026 Jumadi 85
Orang Tua Sambut Antusias, Seragam Gratis di SMPN 2 Batang Siap 100 Persen Orang Tua Sambut Antusias, Seragam Gratis di SMPN 2 Batang Siap 100 Persen
Orang Tua Sambut Antusias, Seragam Gratis di SMPN 2 Batang Siap 100 Persen
Batang - Program seragam sekolah gratis dari Pemerintah Kabupaten Batang untuk peserta didik baru di SMP Negeri 2 Batang telah siap sepenuhnya. Sebanyak 192 siswa akan menerima seragam OSIS gratis setelah mekanisme pembagian ditetapkan oleh pemerintah daerah.
13 Jul 2026 Jumadi 101
Menjemput Impian Air Bersih dan Sanitasi Layak di Ujung Kampung Kabupaten Batang Menjemput Impian Air Bersih dan Sanitasi Layak di Ujung Kampung Kabupaten Batang
Menjemput Impian Air Bersih dan Sanitasi Layak di Ujung Kampung Kabupaten Batang
Batang Pembangunan tidak melulu soal megahnya gedung bertingkat atau mulusnya aspal jalan protokol. Bagi warga kurang mampu, kemerdekaan yang sesungguhnya terkadang sesederhana mengalir lancarnya air bersih di dapur mereka, atau tersedianya fasilitas Mandi, Cuci, dan Kakus (MCK) yang sehat dan layak di dalam rumah.
13 Jul 2026 Jumadi 219