Nada Indah itu Kini Terdengar oleh Kayla

Kamis, 18 Juli 2024 Jumadi Dibaca 1.115 kali Acara Pimpinan Daerah
Nada Indah itu Kini Terdengar oleh Kayla
Batang - Delapan tahun sudah Kayla, gadis kecil berusia 12 tahun yang duduk di bangku kelas 4 SDN Karangasem Selatan menderita gangguan pendengaran. Akhirnya harapan untuk mendengar nada-nada indah dan kata yang dituturkan sang ibu dapat terwujud, usai mendapatkan alat bantu pendengaran.

Batang - Delapan tahun sudah Kayla, gadis kecil berusia 12 tahun yang duduk di bangku kelas 4 SDN Karangasem Selatan menderita gangguan pendengaran. Akhirnya harapan untuk mendengar nada-nada indah dan kata yang dituturkan sang ibu dapat terwujud, usai mendapatkan alat bantu pendengaran.

Jika melihat usianya, memang sedikit mengagetkan karena tak seharusnya gadis kecil yang bercita-cita menjadi dokter itu berada di kelas 4 SD. Bukan karena tak mampu secara akademis, namun keterbatasan fisiklah yang menghambat kemajuan dalam mengejar asa.

Berkat program pemeriksaan kesehatan massal, yang digagas Pemkab Batang, akhirnya anak berkebutuhan khusus seperti Kayla dapat tertangani dengan cepat.

Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki bersama segenap jajaran segera memberikan bantuan alat bantu dengar, agar memudahkan Kayla menjalani hari-harinya nanti.

“Alhamdulillah sudah ada alat bantu, untuk memperjelas pendengaran, walaupun dalam peremajaan alat, mengharuskan perbaikan langsung ke pabrik di Semarang. Tapi nanti pihak RSUD bersama Kecamatan memberikan pendampingan tiap enam bulan sekali, sambil diamati perkembangan pendengarannya,” katanya saat mengunjungi kediaman Kayla di Karangasem Selatan, Kabupaten Batang, Kamis (18/7/2024).

Melihat keterbatasan yang dialami, Lani menyarankan Kayla masuk ke lembaga pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus.

“Kalau Dek Kayla ini masuk ke SLB Negeri, nanti potensi terpendamnya bisa terasah karena dibimbing oleh guru yang tepat,” jelasnya.

Rona bahagia bercampur haru terpancar di wajah Lilis, ketika alat bantu itu telah terpasang di telinga mungil putrinya. Besar harapannya, pendengaran putri sulungnya itu kembali normal dan dapat meraih cita layaknya gadis sebayanya.

“Kalau keputusan sekolah ke SLB atau sekolah umum, harus dirundingkan dulu sama ayahnya. Tapi kalau anaknya tidak mempermasalahkan karena di mana pun berada, selalu mudah berkawan,” terangnya.

Usai alat bantu pendengaran terpasang, wajah sumringah nampak jelas diraut muka Kayla, seakan ada harapan baru untuk menjelajahi tiap kata yang terucap.

“Senang bisa dengar lebih jelas, biar bisa sekolah dan ketemu teman-teman lagi,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Nusantara Basketball Competition 2026, Sedot 32 Tim Pelajar se-Karesidenan Pekalongan Nusantara Basketball Competition 2026, Sedot 32 Tim Pelajar se-Karesidenan Pekalongan
Nusantara Basketball Competition 2026, Sedot 32 Tim Pelajar se-Karesidenan Pekalongan
Batang - Atmosfer persaingan sengit begitu terasa dalam gelaran Nusantara Basketball Competition 2026 Season 2, sebuah ajang bergengsi yang menyedot perhatian para pecinta bola basket se-Karesidenan Pekalongan. Siapa sangka, kompetisi yang kini menyajikan laga skala regional tersebut berawal dari ide sederhana yang dicetuskan secara tidak sengaja.
10 Sep 2026 Jumadi 40
Dinsos Batang Jemput Bola Layani Warga, Pemulihan Bansos Terindikasi Judol Dinsos Batang Jemput Bola Layani Warga, Pemulihan Bansos Terindikasi Judol
Dinsos Batang Jemput Bola Layani Warga, Pemulihan Bansos Terindikasi Judol
Batang - Masa sanggahan bagi ribuan penerima bantuan sosial (bansos) yang terblokir akibat indikasi judi online (judol) di Kabupaten Batang kini menjadi tumpuan harapan warga. Langkah ini diambil Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Batang untuk memverifikasi ulang data, mengingat sedikitnya 7.586 penerima bansos di wilayah tersebut terkena penangguhan dengan 5.322 kasus di antaranya merupakan temuan baru pada 2026.
10 Sep 2026 Jumadi 88
Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Batang 2026 Nomor 3 se-Indonesia dan Masuk Top Jawa Tengah Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Batang 2026 Nomor 3 se-Indonesia dan Masuk Top Jawa Tengah
Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Batang 2026 Nomor 3 se-Indonesia dan Masuk Top Jawa Tengah
Batang - Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Batang pada Triwulan II Tahun 2026 mencatatkan rekor positif dengan mencapai 8,38 persen. Angka ini tidak hanya melampaui target daerah yang ditetapkan pada kisaran 6,35 hingga 6,50 persen, tetapi juga berada jauh di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi Provinsi Jawa Tengah yang tercatat sebesar 5,65 persen.
10 Sep 2026 Jumadi 130
75 SMP di Batang Bersiap Hadapi Digitalisasi Pembelajaran 2027 75 SMP di Batang Bersiap Hadapi Digitalisasi Pembelajaran 2027
75 SMP di Batang Bersiap Hadapi Digitalisasi Pembelajaran 2027
Batang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang menyiapkan satuan pendidikan jenjang SMP menghadapi penguatan digitalisasi pembelajaran pada 2027. Sebanyak 75 kepala sekolah SMP negeri dan swasta se-Kabupaten Batang mendapatkan pembekalan di Aula Agrowisata Pagilaran, Kabupaten Batang, Kamis (1092026).
10 Sep 2026 Jumadi 58
Bupati Batang Minta, OPD Percepat Belanja dan Tertibkan Pemanfaatan Aset Daerah Bupati Batang Minta, OPD Percepat Belanja dan Tertibkan Pemanfaatan Aset Daerah
Bupati Batang Minta, OPD Percepat Belanja dan Tertibkan Pemanfaatan Aset Daerah
Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mempercepat realisasi belanja dalam pelaksanaan APBD 2026. Hal itu disampaikan saat memimpin Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pelaksanaan APBD 2026 di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Kamis (1092026).
10 Sep 2026 Jumadi 69
Tumbuhnya 8,83 Persen Ekonomi, Pemkab Batang Masuk 14 Besar Nasional ProSN Semester II 2026 Tumbuhnya 8,83 Persen Ekonomi, Pemkab Batang Masuk 14 Besar Nasional ProSN Semester II 2026
Tumbuhnya 8,83 Persen Ekonomi, Pemkab Batang Masuk 14 Besar Nasional ProSN Semester II 2026
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang berhasil masuk 14 besar tingkat nasional dalam pelaksanaan Program Strategis Nasional (ProSN) Semester II Tahun 2026. Batang memperoleh nilai 90,83, hanya terpaut 1,11 poin dari Kabupaten Nganjuk yang meraih skor tertinggi nasional sebesar 91,94. Capaian tersebut menempatkan Kabupaten Batang dalam kategori Tinggi dalam pelaksanaan ProSN.
10 Sep 2026 Jumadi 72