Nada Indah itu Kini Terdengar oleh Kayla

Kamis, 18 Juli 2024 Jumadi Dibaca 1.130 kali Acara Pimpinan Daerah
Nada Indah itu Kini Terdengar oleh Kayla
Batang - Delapan tahun sudah Kayla, gadis kecil berusia 12 tahun yang duduk di bangku kelas 4 SDN Karangasem Selatan menderita gangguan pendengaran. Akhirnya harapan untuk mendengar nada-nada indah dan kata yang dituturkan sang ibu dapat terwujud, usai mendapatkan alat bantu pendengaran.

Batang - Delapan tahun sudah Kayla, gadis kecil berusia 12 tahun yang duduk di bangku kelas 4 SDN Karangasem Selatan menderita gangguan pendengaran. Akhirnya harapan untuk mendengar nada-nada indah dan kata yang dituturkan sang ibu dapat terwujud, usai mendapatkan alat bantu pendengaran.

Jika melihat usianya, memang sedikit mengagetkan karena tak seharusnya gadis kecil yang bercita-cita menjadi dokter itu berada di kelas 4 SD. Bukan karena tak mampu secara akademis, namun keterbatasan fisiklah yang menghambat kemajuan dalam mengejar asa.

Berkat program pemeriksaan kesehatan massal, yang digagas Pemkab Batang, akhirnya anak berkebutuhan khusus seperti Kayla dapat tertangani dengan cepat.

Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki bersama segenap jajaran segera memberikan bantuan alat bantu dengar, agar memudahkan Kayla menjalani hari-harinya nanti.

“Alhamdulillah sudah ada alat bantu, untuk memperjelas pendengaran, walaupun dalam peremajaan alat, mengharuskan perbaikan langsung ke pabrik di Semarang. Tapi nanti pihak RSUD bersama Kecamatan memberikan pendampingan tiap enam bulan sekali, sambil diamati perkembangan pendengarannya,” katanya saat mengunjungi kediaman Kayla di Karangasem Selatan, Kabupaten Batang, Kamis (18/7/2024).

Melihat keterbatasan yang dialami, Lani menyarankan Kayla masuk ke lembaga pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus.

“Kalau Dek Kayla ini masuk ke SLB Negeri, nanti potensi terpendamnya bisa terasah karena dibimbing oleh guru yang tepat,” jelasnya.

Rona bahagia bercampur haru terpancar di wajah Lilis, ketika alat bantu itu telah terpasang di telinga mungil putrinya. Besar harapannya, pendengaran putri sulungnya itu kembali normal dan dapat meraih cita layaknya gadis sebayanya.

“Kalau keputusan sekolah ke SLB atau sekolah umum, harus dirundingkan dulu sama ayahnya. Tapi kalau anaknya tidak mempermasalahkan karena di mana pun berada, selalu mudah berkawan,” terangnya.

Usai alat bantu pendengaran terpasang, wajah sumringah nampak jelas diraut muka Kayla, seakan ada harapan baru untuk menjelajahi tiap kata yang terucap.

“Senang bisa dengar lebih jelas, biar bisa sekolah dan ketemu teman-teman lagi,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Berdayakan Ekonomi Warga Sembung, Dislutkan Batang Kenalkan Budidaya Lele dan Nila Berdayakan Ekonomi Warga Sembung, Dislutkan Batang Kenalkan Budidaya Lele dan Nila
Berdayakan Ekonomi Warga Sembung, Dislutkan Batang Kenalkan Budidaya Lele dan Nila
Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Kabupaten Batang memberikan penyuluhan budidaya ikan lele dan nila kepada masyarakat Desa Sembung melalui kegiatan nonfisik TMMD Reguler ke-130 Kodim 0736Batang. Edukasi ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga dalam mengembangkan usaha perikanan air tawar sebagai alternatif sumber penghasilan keluarga.
04 Nov 2026 Jumadi 173
Nyadran Gunung Silurah Bakal Disulap Jadi Festival Wisata Megah Nyadran Gunung Silurah Bakal Disulap Jadi Festival Wisata Megah
Nyadran Gunung Silurah Bakal Disulap Jadi Festival Wisata Megah
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan berencana mengembangkan tradisi Nyadran Gunung di Desa Silurah, Kecamatan Wonotunggal, menjadi festival budaya dan wisata berskala nasional mulai 2027. Untuk mendukung rencana tersebut, Pemkab Batang akan memprioritaskan pembenahan infrastruktur berupa pelebaran jalan sekitar 2 kilometer, pengaspalan jalan sekitar 500 meter, serta pemasangan penerangan jalan umum (PJU).
04 Nov 2026 Jumadi 129
Bupati Batang Pastikan Rekrutmen Sekolah Rakyat Berbasis Fakta Lapangan Bupati Batang Pastikan Rekrutmen Sekolah Rakyat Berbasis Fakta Lapangan
Bupati Batang Pastikan Rekrutmen Sekolah Rakyat Berbasis Fakta Lapangan
Pemerintah Kabupaten Batang menerapkan sistem jemput bola dalam rekrutmen calon peserta didik Sekolah Rakyat tanpa membuka pendaftaran umum. Calon siswa dijaring berdasarkan hasil temuan langsung di lapangan serta usulan masyarakat, tokoh lokal, dan kepala desa.
04 Nov 2026 Jumadi 116
Jabat Kepala Kantor Kemenag, Munif Diwejangi Wabup Batang Jaga Amanah Umat Jabat Kepala Kantor Kemenag, Munif Diwejangi Wabup Batang Jaga Amanah Umat
Jabat Kepala Kantor Kemenag, Munif Diwejangi Wabup Batang Jaga Amanah Umat
Wakil Bupati Batang Suyono berpesan kepada Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Batang definitif, Munif, agar menjalankan amanah kepemimpinan dengan menjunjung tinggi integritas, keteladanan, dan pelayanan prima kepada masyarakat. Kemenag diharapkan menjadi garda terdepan dalam menjaga kerukunan umat beragama serta memperkuat toleransi di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Batang.
04 Nov 2026 Jumadi 99
Jelang Nataru 2027, Perbaikan Jalan Pantura Batang-Pekalongan Dikebut Jelang Nataru 2027, Perbaikan Jalan Pantura Batang-Pekalongan Dikebut
Jelang Nataru 2027, Perbaikan Jalan Pantura Batang-Pekalongan Dikebut
BBPJN Jawa Tengah-DIY mempercepat preservasi jalan nasional di jalur Pantura Batang-Pekalongan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2027. Hingga 3 November 2026, realisasi perkerasan beton (rigid pavement) mencapai 7.151 meter, dengan tambahan penanganan 1,4 kilometer serta rencana leveling aspal sepanjang 3.898 meter. Percepatan ini dilakukan untuk meningkatkan kemantapan jalan, kenyamanan, dan keselamatan pengguna jalan sekaligus mendukung kelancaran arus kendaraan dan distribusi logistik selama libur Nataru.
03 Nov 2026 Jumadi 403
Sambang Desa Silurah, Bupati Batang Siapkan Pelebaran Jalan dan Pengembangan Wisata Sambang Desa Silurah, Bupati Batang Siapkan Pelebaran Jalan dan Pengembangan Wisata
Sambang Desa Silurah, Bupati Batang Siapkan Pelebaran Jalan dan Pengembangan Wisata
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan berkomitmen mengembangkan Desa Silurah sebagai destinasi wisata prioritas melalui peningkatan infrastruktur, termasuk rencana pelebaran jalan sepanjang dua kilometer, pengaspalan jalan baru sekitar 500 meter, serta pembenahan fasilitas pendukung wisata. Pembangunan tersebut diupayakan masuk perubahan APBD 2027 atau direalisasikan pada 2028. Pengembangan ini juga diarahkan untuk mengangkat potensi budaya lokal, khususnya tradisi Nyadran Gunung, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
03 Nov 2026 Jumadi 247