Nada Indah itu Kini Terdengar oleh Kayla

Kamis, 18 Juli 2024 Jumadi Dibaca 1.104 kali Acara Pimpinan Daerah
Nada Indah itu Kini Terdengar oleh Kayla
Batang - Delapan tahun sudah Kayla, gadis kecil berusia 12 tahun yang duduk di bangku kelas 4 SDN Karangasem Selatan menderita gangguan pendengaran. Akhirnya harapan untuk mendengar nada-nada indah dan kata yang dituturkan sang ibu dapat terwujud, usai mendapatkan alat bantu pendengaran.

Batang - Delapan tahun sudah Kayla, gadis kecil berusia 12 tahun yang duduk di bangku kelas 4 SDN Karangasem Selatan menderita gangguan pendengaran. Akhirnya harapan untuk mendengar nada-nada indah dan kata yang dituturkan sang ibu dapat terwujud, usai mendapatkan alat bantu pendengaran.

Jika melihat usianya, memang sedikit mengagetkan karena tak seharusnya gadis kecil yang bercita-cita menjadi dokter itu berada di kelas 4 SD. Bukan karena tak mampu secara akademis, namun keterbatasan fisiklah yang menghambat kemajuan dalam mengejar asa.

Berkat program pemeriksaan kesehatan massal, yang digagas Pemkab Batang, akhirnya anak berkebutuhan khusus seperti Kayla dapat tertangani dengan cepat.

Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki bersama segenap jajaran segera memberikan bantuan alat bantu dengar, agar memudahkan Kayla menjalani hari-harinya nanti.

“Alhamdulillah sudah ada alat bantu, untuk memperjelas pendengaran, walaupun dalam peremajaan alat, mengharuskan perbaikan langsung ke pabrik di Semarang. Tapi nanti pihak RSUD bersama Kecamatan memberikan pendampingan tiap enam bulan sekali, sambil diamati perkembangan pendengarannya,” katanya saat mengunjungi kediaman Kayla di Karangasem Selatan, Kabupaten Batang, Kamis (18/7/2024).

Melihat keterbatasan yang dialami, Lani menyarankan Kayla masuk ke lembaga pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus.

“Kalau Dek Kayla ini masuk ke SLB Negeri, nanti potensi terpendamnya bisa terasah karena dibimbing oleh guru yang tepat,” jelasnya.

Rona bahagia bercampur haru terpancar di wajah Lilis, ketika alat bantu itu telah terpasang di telinga mungil putrinya. Besar harapannya, pendengaran putri sulungnya itu kembali normal dan dapat meraih cita layaknya gadis sebayanya.

“Kalau keputusan sekolah ke SLB atau sekolah umum, harus dirundingkan dulu sama ayahnya. Tapi kalau anaknya tidak mempermasalahkan karena di mana pun berada, selalu mudah berkawan,” terangnya.

Usai alat bantu pendengaran terpasang, wajah sumringah nampak jelas diraut muka Kayla, seakan ada harapan baru untuk menjelajahi tiap kata yang terucap.

“Senang bisa dengar lebih jelas, biar bisa sekolah dan ketemu teman-teman lagi,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

BKPSDM Batang Sebut Metode Non-Klasikal Batang Corpu Bisa Hemat Anggaran Hingga 4 Kali Lipat BKPSDM Batang Sebut Metode Non-Klasikal Batang Corpu Bisa Hemat Anggaran Hingga 4 Kali Lipat
BKPSDM Batang Sebut Metode Non-Klasikal Batang Corpu Bisa Hemat Anggaran Hingga 4 Kali Lipat
Batang - Penerapan metode non-klasikal dalam program Batang Corporate University (Batang Corpu) diklaim mampu memangkas anggaran pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang hingga empat kali lipat dibandingkan metode konvensional. Langkah ini diambil sebagai solusi atas terbatasnya anggaran daerah yang selama ini membuat mayoritas ASN belum mendapatkan hak pengembangan kompetensi mereka secara maksimal.
19 Jun 2026 Jumadi 35
5.000 Rumah di Kawasan Penyangga KITB Bakal Nikmati Air Bersih pada 2028 5.000 Rumah di Kawasan Penyangga KITB Bakal Nikmati Air Bersih pada 2028
5.000 Rumah di Kawasan Penyangga KITB Bakal Nikmati Air Bersih pada 2028
Batang - Perumda Air Minum Sendang Kamulyan Kabupaten Batang tengah bersiap mengambil peran besar dalam mendukung operasional Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB). Melalui usulan panjang yang akhirnya diakomodasi oleh pemerintah pusat, pasokan air bersih bagi masyarakat di wilayah penyangga kawasan industri tersebut kini mulai menemui titik terang.
19 Jun 2026 Jumadi 42
Langkah Batang Menuju Pasar Global, Ketika Produk Lokal Dilirik UKM IKM Nusantara Langkah Batang Menuju Pasar Global, Ketika Produk Lokal Dilirik UKM IKM Nusantara
Langkah Batang Menuju Pasar Global, Ketika Produk Lokal Dilirik UKM IKM Nusantara
Batang - Potensi ekonomi Kabupaten Batang tampaknya kian seksi di mata para pelaku usaha nasional. Deretan produk unggulan, pesona wisata yang apik, hingga grafik pertumbuhan ekonomi yang terus mendaki, sukses mencuri perhatian organisasi UKM IKM Nusantara. Mereka kini bersiap pasang badan untuk menjembatani produk-produk asli Batang agar bisa melenggang ke pasar yang jauh lebih luas.
18 Jun 2026 Jumadi 112
Bupati Batang: Ruang Publik untuk Masyarakat, Bukan Tempat Berjualan Bupati Batang: Ruang Publik untuk Masyarakat, Bukan Tempat Berjualan
Bupati Batang: Ruang Publik untuk Masyarakat, Bukan Tempat Berjualan
Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menegaskan bahwa seluruh ruang terbuka publik, fasilitas umum (fasum), dan fasilitas sosial (fasos) di Kabupaten Batang tidak boleh digunakan sebagai lokasi berjualan maupun diperjualbelikan sebagai lapak usaha. Penegasan tersebut disampaikan usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) pembangunan trotoar dan penataan kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Alun-Alun Bandar, Kabupaten Batang, Kamis (1862026).
18 Jun 2026 Jumadi 81
Pemkab Batang Salurkan BLT DBHCHT 2026, Bantu Ringankan Beban Masyarakat Pemkab Batang Salurkan BLT DBHCHT 2026, Bantu Ringankan Beban Masyarakat
Pemkab Batang Salurkan BLT DBHCHT 2026, Bantu Ringankan Beban Masyarakat
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Sosial (Dinsos), mulai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2026 kepada masyarakat penerima manfaat di sejumlah kecamatan. Penyaluran bantuan secara simbolis dilakukan di Aula Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, Kamis (1862026).
18 Jun 2026 Jumadi 112
Pantau Kemanfaatan MBG, BPJS Kesehatan Cek Kesehatan Pelajar Batang Pantau Kemanfaatan MBG, BPJS Kesehatan Cek Kesehatan Pelajar Batang
Pantau Kemanfaatan MBG, BPJS Kesehatan Cek Kesehatan Pelajar Batang
Batang - BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan bekerja sama dengan Puskesmas Batang 3 menggelar cek kesehatan gratis sekaligus pemantauan gizi bagi penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG), di SMA Negeri 2 Batang, Kabupaten Batang, Kamis (1862026). Pantauan dilakukan untuk mengetahui sejauh mana nilai kemanfaatan program tersebut bagi penerima, dengan memperhatikan Indeks Masa Tubuh (IMT).
18 Jun 2026 Jumadi 133