Mbah Tumari, Si Pelestari Kembang Sesaji

Sabtu, 01 Juni 2024 Jumadi Dibaca 2.538 kali Seni dan Budaya
Mbah Tumari, Si Pelestari Kembang Sesaji
Batang - Semerbak harum bunga tujuh rupa, beserta juwadah pasar melingkupi area salah satu los di Pasar Batang. Dengan penuh ketelatenan tangan renta Mbah Tumari itu mulai sejumput demi sejumput menata kembang setaman lengkap dengan juwadah pasar sebagai ubo rampe dalam sebuah upacara adat Jawa, sesuai pesanan pembeli.

Batang - Semerbak harum bunga tujuh rupa, beserta juwadah pasar melingkupi area salah satu los di Pasar Batang. Dengan penuh ketelatenan tangan renta Mbah Tumari itu mulai sejumput demi sejumput menata kembang setaman lengkap dengan juwadah pasar sebagai ubo rampe dalam sebuah upacara adat Jawa, sesuai pesanan pembeli.

Ya puluhan tahun sudah Mbah Tumari bergelut dengan kesibukannya itu. Bukan hanya demi sesuap nasi, namun alasan terbesarnya menekuni profesi itu, karena ingin melestarikan tradisi leluhur sebagai pedagang kembang sesaji.

Tak hanya kembang tujuh rupa yang sering dipesan, namun juwadah pasar seperti kembang telon, kinang, kupat (ketupat), lepet, tak lupa ragam pisang seperti klutuk, raja, emas dan ampyang, adalah ubo rampe yang tidak boleh terlupakan sebagai syarat utama, apabila seseorang akan menggelar sebuah hajatan besar.

“Paling murah Rp10 ribu sampai Rp20 ribu, isinya pisang raja, klutuk, emas, ampyang, kinang, kupat sama rokok layar. Pernah juga melayani juwadah pasar termahal sampai Rp200 ribu, semua ubo rampenya lengkap dan ukuran besar, untuk hajatan pengantin,” katanya, saat ditemui sambil menata ubo rampe ke atas daun pisang sesuai takaran di Pasar Batang, Kabupaten Batang, Jumat (31/5/2024).

Pekerjaan sebagai pedagang juwadah pasar atau kembang sesaji, tak hanya dilakoninya sendiri. Namun ada rekan sebayanya yang juga tetap melestarikan adat budaya, sekaligus memenuhi kebutuhan bagi warga yang menganggap penting juwadah pasar sebagai syarat setiap kali menggelar hajatan besar.

“Ya kalau tidak disyarati (diberi sesaji), wah mesti ada bala' (kesulitan). Makanya biar acaranya lancar harus disyarati,” tuturnya.

Hal itu dibenarkan oleh Kunaenah, salah satu warga yang hampir setiap kali ada hajatan besar tak meninggalkan juwadah pasar beserta kembang tujuh rupa, sebagai ubo rampe wajib.

Ia mengaku telah dua kali membeli perlengkapan ubo rampe di los milik Mbah Tumari itu.

“Ya ini sudah dua kali beli di sini, tahun kemarin buat hajatan sunatan anak, sekarang untuk pernikahan anak. Ini bisa habis sampai Rp200 ribu untuk beli ubo rampe lengkap, yang mau ditaruh di tempat tertentu seperti kamar, waktu menggelar selamatan,” terangnya.

Ia meyakini jika syarat-syarat tidak terpenuhi, akan ada bala' yang muncul. Tradisi itu akan terus disampaikan ke anak cucunya, agar selain tradisi leluhur tetap lestari, tujuan utamanya adalah supaya acara yang digelar tetap terlaksana dengan lancar sampai usai.

“Itulah serba serbi adat Jawa yang masih tetap dilestarikan di tengah modernisasi. Para pelestari itu, tetap meyakini bahwa salah satu upaya agar hajatan yang mereka gelar dapat berjalan lancar, tanpa halangan apapun,” ungkapnya.

Bagaimana pun juga, modernisasi dan tradisi akan tetap berjalan pada relnya masing-masing. Tanpa saling mengganggu. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Strategi Disdikbud Batang Wujudkan TKA 2026 yang Jujur dan Menyenangkan Strategi Disdikbud Batang Wujudkan TKA 2026 yang Jujur dan Menyenangkan
Strategi Disdikbud Batang Wujudkan TKA 2026 yang Jujur dan Menyenangkan
Batang Suasana ruang kelas di berbagai SMP di Kabupaten Batang tampak berbeda pekan ini. Bukan sekadar rutinitas belajar biasa, para siswa kini tengah menempuh Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026.
09 Apr 2026 Jumadi 31
Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng
Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memberikan penghargaan kepada pelajar berprestasi dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang di Alun-Alun Batang, Kabupaten Batang, Kamis (842026).
09 Apr 2026 Jumadi 72
Jembatan Kalibelo Dibangun Kembali, Proyek Senilai Rp8,9 Miliar Masuk Tahap Tender Ulang Jembatan Kalibelo Dibangun Kembali, Proyek Senilai Rp8,9 Miliar Masuk Tahap Tender Ulang
Jembatan Kalibelo Dibangun Kembali, Proyek Senilai Rp8,9 Miliar Masuk Tahap Tender Ulang
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menargetkan pembangunan Jembatan Kalibelo dapat selesai pada 2026. Saat ini, proyek tersebut masih dalam proses tender ulang setelah lelang sebelumnya belum menghasilkan penyedia yang memenuhi syarat.
09 Apr 2026 Jumadi 405
HUT Ke-60 Batang, Bupati Paparkan Capaian Ekonomi hingga Penurunan Pengangguran HUT Ke-60 Batang, Bupati Paparkan Capaian Ekonomi hingga Penurunan Pengangguran
HUT Ke-60 Batang, Bupati Paparkan Capaian Ekonomi hingga Penurunan Pengangguran
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatat sejumlah capaian positif dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 tahun 2026. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat ditemui di Rumah Dinas Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (842026).
08 Apr 2026 Jumadi 62
Bupati Batang Prioritaskan Penanganan Banjir Rob di Pesisir Barat Bupati Batang Prioritaskan Penanganan Banjir Rob di Pesisir Barat
Bupati Batang Prioritaskan Penanganan Banjir Rob di Pesisir Barat
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memprioritaskan penanganan banjir rob di wilayah pesisir barat sebagai bagian dari upaya perlindungan kawasan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat ditemui di Rumah Dinas Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (842026).
08 Apr 2026 Jumadi 62
Upacara HUT Ke-60 Batang, Bupati Ajak Warga Perkuat Semangat Cinta Daerah Upacara HUT Ke-60 Batang, Bupati Ajak Warga Perkuat Semangat Cinta Daerah
Upacara HUT Ke-60 Batang, Bupati Ajak Warga Perkuat Semangat Cinta Daerah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar upacara peringatan Hari Jadi Ke-60 di Alun-Alun Batang, Kabupaten Batang, Rabu (842026).
08 Apr 2026 Jumadi 74