Perkuat Ekosistem Pengendalian Inflasi, Pemkab Batang Gelar HLM TPID

Kamis, 26 Oktober 2023 Jumadi Dibaca 997 kali Acara Pimpinan Daerah
Perkuat Ekosistem Pengendalian Inflasi, Pemkab Batang Gelar HLM TPID
Batang - Guna mengendalikan inflasi daerah di wilayah, Pemerintah Kabupaten Batang bersama Bank Indonesia menyelenggarakan, High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Dalam Rangka Pengendalian Inflasi Jelang Akhir Tahun 2023 di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Kamis (26/10/2023).

Batang - Guna mengendalikan inflasi daerah di wilayah, Pemerintah Kabupaten Batang bersama Bank Indonesia menyelenggarakan, High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Dalam Rangka Pengendalian Inflasi Jelang Akhir Tahun 2023 di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Kamis (26/10/2023).

Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki menyatakan, ironis jika Batang sebagai wilayah produksi telur ayam, harga telur lebih tinggi dari Kabupaten Kendal dan Pekalongan. Dan hal itu kerap terjadi, maka harus ada komunikasi yang baik dan harus segera carikan solsui apa penyebanya.

“Kita ini produsen telur, jangan sampai harga telur di Batang lebih tinggi dari daerah lain seperti Pekalongan dan Kendal, ini ironis sekali. Maka untuk antisipasinya harus ada komunikasi yang intens dan baik,” jelasnya.

Ia juga menyebutkan bahwa inflasi di Kabupaten Batang yang mengikuti penghitungan Kota Tegal, nilai inflasinya masih cukup tinggi yakni di angka 3,6 persen. Nilai inflasi itu, lebih tinggi dari Jawa Tengah sebesar 2,48 persen. Dan lebih tinggi juga dari inflasi nasional sebesar 2,28 persen.

“Batang memang tidak menginduk sendiri dalam penghitungan nilai inflasi, tapi mengikuti penghitungan di Kota Tegal. Ini yang menjadi pertanyaan kita,” tegasnya.

Ia juga menyatakan, bahwa berdasarkan hasil pantaun dari anggota TPID yang langsung turun ke sejumlah pasar - pasar tradisional di Batang, harga - harga bahan makanan pokok masih cukup stabil.

“Stabilnya itu normal, tidak ada kenaikan yang tinggi. Untuk harga beras premium rata - rata Rp13 ribu dibanding bulan - bulan sebelumnya sampai Rp14.500,00  harga gula, telur dan sebagainya juga sudah normal,” ungkapnya.

Ia berharap, angka nilai inflasi di Kabupaten Batang di bawah kota Tegal. Pihaknya pun tak mengetahui karena tidak melakukan penghitungan sendiri.

“Dengan kita tidak melakukan penghitungan, maka kita tidak bisa melakukan evaluasi inflasi di Batang itu bagaimana. Kita harus meminta masukan kepada anggota TPID. Seharusnya harga bahan makanan pokok di Kota Tegal disampaikan ke kita, kalau lebih rendah dari kota Batang kita bisa berasumsi nilai inflasi kita dibawah 3,6 persen,” tandasnya.

Jika harga bahan pokok di Batang lebih tinggi, lanjut dia, maka harus ada upaya melakukan stabilisasi harga, menurunkan harga, melakukan stok bahan makanan dan pendistribusian bahan makanan.

“Langkah itu yang harus kita lakukan jika memang harga bahan pokok kita lebih tinggi dari Kota Tegal. Saya juga minta Disperindagkop untuk melaporkan setiap hari jika ada kenaikan harga bahan pokok makanan,” ujar dia.

Misalnya, harga beras ada lonjakan harga, harus diketahui penyebabnya, mungkin stoknya kurang atau distribusinya dari Bulog ke pasar - pasar tidak lancar.

“Inilah yang perlu kita tangani secara bersama. Tapi alhamdulillah sampai dengan saat ini stok bahan makanan khususnya di Bulog aman. Oleh karena itu, harus ada koordinasi yang efektif agar semua bisa terkendali dengan baik,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Usung Semangat Patriotisme, LCC 4 Pilar Siapkan Orator Ulung Usung Semangat Patriotisme, LCC 4 Pilar Siapkan Orator Ulung
Usung Semangat Patriotisme, LCC 4 Pilar Siapkan Orator Ulung
MGMP Pendidikan Pancasila Kabupaten Batang menggelar LCC 4 Pilar Kebangsaan dan Orasi Kebangsaan dengan melibatkan 64 sekolah SMP. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman empat konsensus kebangsaan, menumbuhkan patriotisme, membentuk karakter pelajar, serta melatih keberanian dan kemampuan berorasi. Panitia juga menargetkan kegiatan tersebut dapat berkembang hingga tingkat Provinsi Jawa Tengah pada 2027.
07 Nov 2026 Jumadi 73
Tanamkan Nilai Kebangsaan, MGMP Pendidikan Pancasila Batang Gelar LCC 4 Pilar dan Lomba Orasi Tanamkan Nilai Kebangsaan, MGMP Pendidikan Pancasila Batang Gelar LCC 4 Pilar dan Lomba Orasi
Tanamkan Nilai Kebangsaan, MGMP Pendidikan Pancasila Batang Gelar LCC 4 Pilar dan Lomba Orasi
MGMP Pendidikan Pancasila jenjang SMP Kabupaten Batang menggelar Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar Kebangsaan dan Lomba Orasi sebagai upaya memperkuat wawasan kebangsaan, menanamkan nilai-nilai Pancasila, serta membentuk generasi muda yang berkarakter, kritis, percaya diri, toleran, dan cinta tanah air.
07 Nov 2026 Jumadi 62
Respon Keluhan Akses Pekerja KITB, Bupati Batang Dorong Trans Jateng dan Feeder Masuk 2028 Respon Keluhan Akses Pekerja KITB, Bupati Batang Dorong Trans Jateng dan Feeder Masuk 2028
Respon Keluhan Akses Pekerja KITB, Bupati Batang Dorong Trans Jateng dan Feeder Masuk 2028
Pemkab Batang mendorong penyediaan transportasi publik berupa Trans Jateng dan feeder yang ditargetkan beroperasi pada 2028 untuk mengatasi persoalan mobilitas ribuan pekerja KITB. Sembari menunggu realisasi layanan tersebut, pemerintah terus memperbaiki infrastruktur jalan dan mengimbau pekerja memanfaatkan akses jalan pelabuhan sebagai jalur alternatif yang lebih aman dan nyaman.
06 Nov 2026 Jumadi 88
Bukan Sekadar Kain, Jiwa Spiritual Batik Rifaiyah Batang Kini Hiasi Etalase Jakarta Bukan Sekadar Kain, Jiwa Spiritual Batik Rifaiyah Batang Kini Hiasi Etalase Jakarta
Bukan Sekadar Kain, Jiwa Spiritual Batik Rifaiyah Batang Kini Hiasi Etalase Jakarta
Batik Rifaiyah asal Kabupaten Batang berhasil menembus pasar premium dengan dipasarkan di Mal Sarinah, Jakarta. Keunikan batik yang proses pembuatannya diiringi lantunan syair-syair Islami warisan pengikut KH Ahmad Rifa'i menjadi daya tarik tersendiri untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan spiritual Batang kepada konsumen kelas menengah atas serta wisatawan mancanegara.
06 Nov 2026 Jumadi 86
Batik Rifaiyah Batang, Kini Hadir di Sarinah Batik Rifaiyah Batang, Kini Hadir di Sarinah
Batik Rifaiyah Batang, Kini Hadir di Sarinah
Batik Rifaiyah Kabupaten Batang berhasil menembus pasar premium nasional dengan hadir di Mal Sarinah Jakarta setelah melewati proses kurasi dan seleksi ketat. Kehadiran ini menjadi peluang memperluas pemasaran produk kerajinan Batang sekaligus mendorong UMKM lokal meningkatkan mutu dan kualitas agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
06 Nov 2026 Jumadi 93
Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027 Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027
Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027
Pemkab Batang menyiapkan tujuh agenda event wisata berskala nasional pada 2027 untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dan menggerakkan perekonomian masyarakat. Tujuh destinasi yang menjadi prioritas pengembangan meliputi Silurah, Sempang, Puncak Tombo, Curug Ginting, Pantai Jodo, Pantai Sigandu, dan Gombong. Pengembangan dilakukan melalui pembenahan infrastruktur, peningkatan aksesibilitas, pemberdayaan masyarakat lokal, serta penguatan UMKM di kawasan wisata.
05 Nov 2026 Jumadi 134