Waspada Tergilas Modernasi, SMP 7 Gagas Sekolah Budaya

Sabtu, 26 Agustus 2023 Jumadi Dibaca 1.952 kali Seni dan Budaya
Waspada Tergilas Modernasi, SMP 7 Gagas Sekolah Budaya
Batang - Budaya Jawa yang sarat dengan adat tradisi adiluhung (bernilai tinggi), mulai ditinggalkan generasi Z, seiring berdatangannya budaya-budaya mancanegara yang kurang sesuai dengan kearifan lokal. Kekhawatiran itu, menginisiasi para pendidik dan wali murid menggagas Sekolah Budaya.

Batang - Budaya Jawa yang sarat dengan adat tradisi adiluhung (bernilai tinggi), mulai ditinggalkan generasi Z, seiring berdatangannya budaya-budaya mancanegara yang kurang sesuai dengan kearifan lokal. Kekhawatiran itu, menginisiasi para pendidik dan wali murid menggagas Sekolah Budaya.

Hal itu sesuai arahan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Batang, agar tiap institusi pendidikan memiliki karakteristik yang dapat diunggulkan, seperti Sekolah Adiwiyata, Ramah Anak dan lainnya.

Kepala SMPN 7 Batang Muhammad Santoso mengatakan, Sekolah Budaya dipilih supaya budaya Jawa kembali tumbuh di tiap pribadi anak didik dan warga sekolah.

“Rencana jangka panjangnya sekolah kami diupayakan untuk jadi miniatur peradaban Jawa dan menerapkan budaya andap asor (rendah hati) seperti pembiasaan tutur kata yang santun Sugeng Enjang (selamat pagi), Sopan dan Sumeh (murah senyum) atau 3S,” katanya, saat ditemui di halaman SMPN 7 Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (26/8/2023).

Sekolah Budaya diluncurkan bersamaan dengan peringatan hari lahir ke-29 SMPN 7 Batang, dengan harapan seluruh warga sekolah memiliki karakter Jawa yang kuat.

“Selogan yang kami usung, "Siswa Sejati, Siswaning Pribadhi atau siswa yang sejati selalu belajar pada diri sendiri, untuk menjadi insan yang bermanfaat bagi lingkungannya,” jelasnya.

Untuk memperkuat karakter Jawa, ada pembiasaan yang mengarah agar anak didik memiliki adab.

“Tiap hari Kamis percakapan antara siswa dengan guru menggunakan bahasa krama (bahasa Jawa yang lebih halus), pergantian jam pelajaran menggunakan gending Jawa, pemutaran tembang Jawa tiap jam istirahat dan dipasangnya selogan berfalsafah Jawa di tiap kelas, seperti becik ketitik ala ketara atau tindakan baik akan kelihatan, tindakan buruk juga akan kelihatan dan lainnya,” tegasnya.

Berbagai permainan tradisional yang hampir punah juga ditampilkan anak didik, untuk memeriahkan hari jadi SMPN 7 Batang. Hal itu perlu dibiasakan untuk mengenalkan anak, bahwa sejak zaman dahulu, telah banyak permainan edukatif yang diciptakan nenek moyang.

“Permainan yang coba dihidupkan lagi, ada lempar bola tampah, membawa tampah dan bola di atas kepala dan lainnya. Manfaatnya untuk kebersamaan, meningkatkan kecerdasan dalam mengambil keputusan dan melestarikan tradisi budaya leluhur,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Usung Semangat Patriotisme, LCC 4 Pilar Siapkan Orator Ulung Usung Semangat Patriotisme, LCC 4 Pilar Siapkan Orator Ulung
Usung Semangat Patriotisme, LCC 4 Pilar Siapkan Orator Ulung
MGMP Pendidikan Pancasila Kabupaten Batang menggelar LCC 4 Pilar Kebangsaan dan Orasi Kebangsaan dengan melibatkan 64 sekolah SMP. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman empat konsensus kebangsaan, menumbuhkan patriotisme, membentuk karakter pelajar, serta melatih keberanian dan kemampuan berorasi. Panitia juga menargetkan kegiatan tersebut dapat berkembang hingga tingkat Provinsi Jawa Tengah pada 2027.
07 Nov 2026 Jumadi 106
Tanamkan Nilai Kebangsaan, MGMP Pendidikan Pancasila Batang Gelar LCC 4 Pilar dan Lomba Orasi Tanamkan Nilai Kebangsaan, MGMP Pendidikan Pancasila Batang Gelar LCC 4 Pilar dan Lomba Orasi
Tanamkan Nilai Kebangsaan, MGMP Pendidikan Pancasila Batang Gelar LCC 4 Pilar dan Lomba Orasi
MGMP Pendidikan Pancasila jenjang SMP Kabupaten Batang menggelar Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar Kebangsaan dan Lomba Orasi sebagai upaya memperkuat wawasan kebangsaan, menanamkan nilai-nilai Pancasila, serta membentuk generasi muda yang berkarakter, kritis, percaya diri, toleran, dan cinta tanah air.
07 Nov 2026 Jumadi 77
Respon Keluhan Akses Pekerja KITB, Bupati Batang Dorong Trans Jateng dan Feeder Masuk 2028 Respon Keluhan Akses Pekerja KITB, Bupati Batang Dorong Trans Jateng dan Feeder Masuk 2028
Respon Keluhan Akses Pekerja KITB, Bupati Batang Dorong Trans Jateng dan Feeder Masuk 2028
Pemkab Batang mendorong penyediaan transportasi publik berupa Trans Jateng dan feeder yang ditargetkan beroperasi pada 2028 untuk mengatasi persoalan mobilitas ribuan pekerja KITB. Sembari menunggu realisasi layanan tersebut, pemerintah terus memperbaiki infrastruktur jalan dan mengimbau pekerja memanfaatkan akses jalan pelabuhan sebagai jalur alternatif yang lebih aman dan nyaman.
06 Nov 2026 Jumadi 101
Bukan Sekadar Kain, Jiwa Spiritual Batik Rifaiyah Batang Kini Hiasi Etalase Jakarta Bukan Sekadar Kain, Jiwa Spiritual Batik Rifaiyah Batang Kini Hiasi Etalase Jakarta
Bukan Sekadar Kain, Jiwa Spiritual Batik Rifaiyah Batang Kini Hiasi Etalase Jakarta
Batik Rifaiyah asal Kabupaten Batang berhasil menembus pasar premium dengan dipasarkan di Mal Sarinah, Jakarta. Keunikan batik yang proses pembuatannya diiringi lantunan syair-syair Islami warisan pengikut KH Ahmad Rifa'i menjadi daya tarik tersendiri untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan spiritual Batang kepada konsumen kelas menengah atas serta wisatawan mancanegara.
06 Nov 2026 Jumadi 103
Batik Rifaiyah Batang, Kini Hadir di Sarinah Batik Rifaiyah Batang, Kini Hadir di Sarinah
Batik Rifaiyah Batang, Kini Hadir di Sarinah
Batik Rifaiyah Kabupaten Batang berhasil menembus pasar premium nasional dengan hadir di Mal Sarinah Jakarta setelah melewati proses kurasi dan seleksi ketat. Kehadiran ini menjadi peluang memperluas pemasaran produk kerajinan Batang sekaligus mendorong UMKM lokal meningkatkan mutu dan kualitas agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
06 Nov 2026 Jumadi 105
Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027 Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027
Tingkatkan Kunjungan Wisata, Bupati Batang Siapkan 7 Event Wisata Berskala Nasional 2027
Pemkab Batang menyiapkan tujuh agenda event wisata berskala nasional pada 2027 untuk meningkatkan kunjungan wisatawan dan menggerakkan perekonomian masyarakat. Tujuh destinasi yang menjadi prioritas pengembangan meliputi Silurah, Sempang, Puncak Tombo, Curug Ginting, Pantai Jodo, Pantai Sigandu, dan Gombong. Pengembangan dilakukan melalui pembenahan infrastruktur, peningkatan aksesibilitas, pemberdayaan masyarakat lokal, serta penguatan UMKM di kawasan wisata.
05 Nov 2026 Jumadi 141