Kesakralan Nyadran Silurah Tak Boleh Luntur

Minggu, 30 Juli 2023 Jumadi Dibaca 2.178 kali Seni dan Budaya
Kesakralan Nyadran Silurah Tak Boleh Luntur
Batang - Nyadran Gunung Silurah telah menjadi tradisi adat di Desa Silurah Kecamatan Wonotunggal selama beratus-ratus tahun lamanya. Setiap hari dan bulan tertentu serangkaian ritual digelar oleh warga setempat yang dipimpin oleh seorang tokoh adat.

Batang - Nyadran Gunung Silurah telah menjadi tradisi adat di Desa Silurah Kecamatan Wonotunggal selama beratus-ratus tahun lamanya. Setiap hari dan bulan tertentu serangkaian ritual digelar oleh warga setempat yang dipimpin oleh seorang tokoh adat.

Ritual menjadi hal yang sangat sakral bagi warga karena di dalamnya mengandung berbagai makna dan filosofi, agar dapat dijadikan teladan sehingga mampu hidup selaras berdampingan dengan alam.

Ketua tim penggali Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Disdikbud Batang Mulyono Yahman menyampaikan, kehadiran pengunjung maupun wisatawan sebenarnya tidak menggangu, hanya saja menjadikan situasi tampak ramai.

“Ini hanya sebuah dampak yang timbul dari keramaian saja. Wisatanya tetap bisa aktif, tapi lokasi ritual tidak bisa dipindah karena sudah berjalan ratusan tahun, jadi kita tidak bisa diubah,” katanya, saat mendampingi tokoh masyarakat Waluyo melihat langsung lokasi Nyadran Gunung Silurah, di Gapuro Desa Silurah Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Sabtu (29/7/2023).

Sempat terbesit kekhawatiran dari para pemerhati budaya, tentang berkurangnya kesakralan tradisi Nyadran Gunung Silurah dengan banyaknya publik yang turut menyaksikan runtutan prosesi.

“Tapi tidak perlu takut karena kesakralan itu tidak bisa luntur begitu saja, sepanjang masyarakat mendukung dan setia dengan adat tradisi leluhurnya, serta menentukan area inilah yang harus dijaga kesakralannya,” jelasnya.

Salah satu tokoh masyarakat setempat Waluyo membenarkan, ada sedikit perbedaan suasana dalam perayaan nyadran, antara masa nenek moyang dengan beberapa tahun ini.

“Dulu memang hanya orang-orang tertentu saja yang menyaksikan prosesi Nyadran Gunung Silurah, tapi sejak beberapa tahun lalu suasana sedikit ramai. Tapi itu tidak menggangu kesakralan dan kekhusyu'an dalam prosesi adat,” terangnya.

Hanya saja wisatawan harus memahami bahwa ketika memasuki area Hutan Larangan harus mempu menjaga perilaku.

“Contohnya ketika berada di sini (Hutan Larangan), tidak boleh menebang atau mengambil segala sesuatu yang ada seperti menebang pohon bambu untuk kepentingan pribadi, termasuk perniagaan karena menurut mitos si penebang akan menerima karma atau bala, begitu juga sebaliknya,” ujar dia.

Dulu sempat ada orang dari luar daerah yang ingin memotong Watu Larangan (Batu Larangan), karena dirasa menghalangi jalan.

“Dia sudah kami ingatkan biar tidak melakukannya, tapi bersikeras akhirnya belum selesai memotong badan sudah panas dingin, sakit dan dua minggu kemudian meninggal dunia,” ungkapnya.

Tiap malam Jumat Kliwon di bulan Jumadil Awal seluruh warga menggelar tasyakuran sebagai wujud rasa syukur kepada Allah SWT dengan melakukan ritual ider desa atau keliling desa dan memotong kambing kendit, lalu kepala dan kaki ditanam di tempat tertentu.

“Termasuk prosesi meletakkan sejumlah sesaji beserta uborampenya di beberapa tempat,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Strategi Disdikbud Batang Wujudkan TKA 2026 yang Jujur dan Menyenangkan Strategi Disdikbud Batang Wujudkan TKA 2026 yang Jujur dan Menyenangkan
Strategi Disdikbud Batang Wujudkan TKA 2026 yang Jujur dan Menyenangkan
Batang Suasana ruang kelas di berbagai SMP di Kabupaten Batang tampak berbeda pekan ini. Bukan sekadar rutinitas belajar biasa, para siswa kini tengah menempuh Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2026.
09 Apr 2026 Jumadi 53
Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng
Kado Manis HUT Ke-60 Batang, Siswa SMK Sabet Juara 1 Karate FORDA Jateng
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memberikan penghargaan kepada pelajar berprestasi dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang di Alun-Alun Batang, Kabupaten Batang, Kamis (842026).
09 Apr 2026 Jumadi 81
Jembatan Kalibelo Dibangun Kembali, Proyek Senilai Rp8,9 Miliar Masuk Tahap Tender Ulang Jembatan Kalibelo Dibangun Kembali, Proyek Senilai Rp8,9 Miliar Masuk Tahap Tender Ulang
Jembatan Kalibelo Dibangun Kembali, Proyek Senilai Rp8,9 Miliar Masuk Tahap Tender Ulang
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menargetkan pembangunan Jembatan Kalibelo dapat selesai pada 2026. Saat ini, proyek tersebut masih dalam proses tender ulang setelah lelang sebelumnya belum menghasilkan penyedia yang memenuhi syarat.
09 Apr 2026 Jumadi 495
HUT Ke-60 Batang, Bupati Paparkan Capaian Ekonomi hingga Penurunan Pengangguran HUT Ke-60 Batang, Bupati Paparkan Capaian Ekonomi hingga Penurunan Pengangguran
HUT Ke-60 Batang, Bupati Paparkan Capaian Ekonomi hingga Penurunan Pengangguran
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatat sejumlah capaian positif dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 tahun 2026. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat ditemui di Rumah Dinas Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (842026).
08 Apr 2026 Jumadi 67
Bupati Batang Prioritaskan Penanganan Banjir Rob di Pesisir Barat Bupati Batang Prioritaskan Penanganan Banjir Rob di Pesisir Barat
Bupati Batang Prioritaskan Penanganan Banjir Rob di Pesisir Barat
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memprioritaskan penanganan banjir rob di wilayah pesisir barat sebagai bagian dari upaya perlindungan kawasan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut disampaikan Bupati Batang M. Faiz Kurniawan saat ditemui di Rumah Dinas Bupati Batang, Kabupaten Batang, Rabu (842026).
08 Apr 2026 Jumadi 69
Upacara HUT Ke-60 Batang, Bupati Ajak Warga Perkuat Semangat Cinta Daerah Upacara HUT Ke-60 Batang, Bupati Ajak Warga Perkuat Semangat Cinta Daerah
Upacara HUT Ke-60 Batang, Bupati Ajak Warga Perkuat Semangat Cinta Daerah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar upacara peringatan Hari Jadi Ke-60 di Alun-Alun Batang, Kabupaten Batang, Rabu (842026).
08 Apr 2026 Jumadi 81