Uji Ketahanan Fisik, WBP Ikuti Lomba Tarik Ambulans

Sabtu, 22 Juli 2023 Jumadi Dibaca 15.015 kali Hankam
Uji Ketahanan Fisik, WBP Ikuti Lomba Tarik Ambulans
Batang - Lapas Kelas IIB Batang menggelar lomba tarik mobil ambulans, yang diikuti oleh belasan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), untuk menguji ketahanan fisik serta memeriahkan Hari Kemenkumham Ke-78.

Batang - Lapas Kelas IIB Batang menggelar lomba tarik mobil ambulans, yang diikuti oleh belasan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), untuk menguji ketahanan fisik serta memeriahkan Hari Kemenkumham Ke-78. 

Ambulans dipilih sebagai media, secara bobot dirasa tepat untuk mengetahui sejauh mana ketahanan fisik WBP.

Lomba diawali dengan WBP menarik ambulans seberat 2,3 ton menggunakan tambang dalam waktu sesingkat mungkin.

Kepala Lapas Kelas IIB Batang Rindra Wardhana menyampaikan, lomba ini sebagai bagian dari tanggung jawab pihak Lapas untuk memastikan kondisi fisik WBP selama di dalam tetap sehat.

“Kami mengkreasikan permainan dengan semenarik mungkin, dengan tujuan mengukur ketahanan fisik WBP. Saya pun tadi sempat ikut mencoba, rasanya memang berat di awal, semuanya untuk melatih kecepatan, ketahanan dan kekuatan,” katanya, usai berpartisipasi dalam lomba tarik ambulans, di Aula Lapas Kelas IIB Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (22/7/2023).

Peserta yang berpartisipasi dalam lomba tersebut ada 16 WBP untuk memperebutkan hadiah dari panitia. Tak hanya itu, ragam lomba lain pun digelar, seperti pidato bagi santri Darut Taubah dan lainnya.

“Ke depan semoga dari Disparpora bisa mengagendakan lomba sejenis untuk memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Batang, mengusung tema "Strong Man",” harapnya.

Sementara itu, Pemenang lomba tarik ambulans, Muhammad Rizal (41) mengungkapkan, sebelum mengikuti perlombaan berupaya melakukan sejumlah latihan fisik, seperti rutin pemanasan.

“Saya lakukan pemanasan dulu biar badan lebih siap. Dan ternyata memang berat sekali, terutama saat tarikan pertama sangat sulit,” ujar dia.

Ia juga mengaku baru pertama kali mengikuti lomba tersebut.

“Walaupun sulit, tapi alhamdulilah bisa jadi yang tercepat,  menempuh waktu hanya 24,02 detik,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Bupati Batang Resmikan Mesin Pirolisis UNDIP, Sampah Plastik Bisa Diolah Jadi Bahan Bakar Bupati Batang Resmikan Mesin Pirolisis UNDIP, Sampah Plastik Bisa Diolah Jadi Bahan Bakar
Bupati Batang Resmikan Mesin Pirolisis UNDIP, Sampah Plastik Bisa Diolah Jadi Bahan Bakar
Pemkab Batang bersama UNDIP mengembangkan teknologi pirolisis untuk mengolah sampah plastik menjadi bahan bakar sebagai alternatif solusi penanganan sampah, mengurangi ketergantungan pada TPA, serta mendorong pengelolaan sampah yang berkelanjutan dengan tetap memperhatikan keselamatan dan dampak lingkungan.
26 Okt 2026 Jumadi 79
Perkuat Ekonomi Daerah, Pemkab Batang Prioritaskan Kontraktor Lokal untuk Proyek di Bawah Rp2 Miliar Perkuat Ekonomi Daerah, Pemkab Batang Prioritaskan Kontraktor Lokal untuk Proyek di Bawah Rp2 Miliar
Perkuat Ekonomi Daerah, Pemkab Batang Prioritaskan Kontraktor Lokal untuk Proyek di Bawah Rp2 Miliar
Pemkab Batang melalui DPUPR memprioritaskan kontraktor lokal berdomisili di Batang untuk proyek pemerintah daerah dengan nilai di bawah Rp2 miliar. Kebijakan ini bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, membuka lapangan kerja bagi warga setempat, serta memberdayakan pemasok material lokal. DPUPR juga berencana mempercepat pengadaan proyek melalui lelang dini untuk tahun anggaran 2027.
26 Okt 2026 Jumadi 64
Aksi Solidaritas Kontingen Batang, Kirim Doa dan Pita Hitam untuk Atlet Selam Aksi Solidaritas Kontingen Batang, Kirim Doa dan Pita Hitam untuk Atlet Selam
Aksi Solidaritas Kontingen Batang, Kirim Doa dan Pita Hitam untuk Atlet Selam
Kontingen Kabupaten Batang menunjukkan solidaritas dan belasungkawa atas meninggalnya atlet selam asal Jepara, Syabilla Rizkia Putri Raharja, dalam Porprov XVII Jawa Tengah 2026 melalui pemakaian pita hitam dan pembentangan spanduk. Kontingen Batang juga memperketat pengawasan kesehatan atlet dengan menyiagakan ambulans dan tenaga medis, sekaligus terus berjuang meraih prestasi di ajang Porprov.
26 Okt 2026 Jumadi 158
Pulihkan Ekosistem Laut, BPI bersama UNDIP Luncurkan AFA dan APR Sebagai Produk Hilirisasi Pulihkan Ekosistem Laut, BPI bersama UNDIP Luncurkan AFA dan APR Sebagai Produk Hilirisasi
Pulihkan Ekosistem Laut, BPI bersama UNDIP Luncurkan AFA dan APR Sebagai Produk Hilirisasi
Pemkab Batang, UNDIP, dan PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) memperkuat kolaborasi pemulihan ekosistem laut melalui pengembangan Artificial Fish Apartment (AFA) dan Artificial Patch Reef (APR) berbahan Fly Ash and Bottom Ash (FABA). Program ini diharapkan menjadi habitat biota laut, mendukung pelestarian keanekaragaman hayati, serta dikembangkan sebagai destinasi edukasi wisata pesisir. Kolaborasi tersebut juga disertai pemberdayaan nelayan dan pemantauan lingkungan secara berkelanjutan.
26 Okt 2026 Jumadi 51
Dipantau Tim Wasgiat, Jalan Tembus ke KITB Capai 50 Persen Dipantau Tim Wasgiat, Jalan Tembus ke KITB Capai 50 Persen
Dipantau Tim Wasgiat, Jalan Tembus ke KITB Capai 50 Persen
Pembangunan jalan tembus dari Desa Sembung menuju Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) melalui program TMMD Reguler ke-130 Kodim 0736Batang telah mencapai progres lebih dari 50 persen, dengan target penyelesaian pada 5 November 2026. Jalan sepanjang 1.400 meter ini diharapkan mempermudah akses pekerja menuju kawasan industri, memperlancar pengangkutan hasil pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
26 Okt 2026 Jumadi 78
Kejar Target Infrastruktur, Jalan Tembus KITB Bakal Selesai Awal November Kejar Target Infrastruktur, Jalan Tembus KITB Bakal Selesai Awal November
Kejar Target Infrastruktur, Jalan Tembus KITB Bakal Selesai Awal November
Pembangunan jalan penghubung Desa Sembung menuju Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) melalui program TMMD Reguler Kodim 0736 Batang telah mencapai progres 530 meter dari target 987 meter atau sekitar 54 persen berdasarkan perhitungan panjang jalan. Pembangunan ditargetkan selesai awal November 2026 untuk memangkas waktu tempuh dari satu jam menjadi sekitar 10 menit, sekaligus meningkatkan akses pekerja, distribusi hasil pertanian, dan perekonomian masyarakat setempat.
25 Okt 2026 Jumadi 196