Tiga Perangkat Desa di Batang Dapat Uang Puluhan Juta dari Program BPJS Ketenagakerjaan

Selasa, 02 Mei 2023 Jumadi Dibaca 2.306 kali Sosial
Tiga Perangkat Desa di Batang Dapat Uang Puluhan Juta dari Program BPJS Ketenagakerjaan
Batang - BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Batang mencairkan manfaat program Jaminan Hari Tua (JHT) bagi perangkat desa di daerah itu yang sudah berusia 56 tahun.

Batang - BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Batang mencairkan manfaat program Jaminan Hari Tua (JHT) bagi perangkat desa di daerah itu yang sudah berusia 56 tahun.

Penyerahan JHT dilakukan pada momen Halal Bi Halal keluarga besar Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Batang di GOR Indoor Abirawa Batang, Kabupaten Batang, Selasa (2/5/2023).

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batang Taufiq Nurrahman mengatakan, memang sudah menjadi kewajiban kami untuk memberikan tabungan JHT bagi peserta yang sudah berusia 56 tahun. Jadi di usia 56 tahun, mereka bisa menikmati tabungannya.

Dijelaskannya, peserta BPJS Ketenagakerjaan bisa mengambil tabungan JHT pada usia 56 tahun tanpa harus menonaktifkan kepesertaannya.

“Jadi mereka tetap bisa bekerja dan rutin membayarkan iuran setelah menerima pencairan JHT itu. Nantinya, peserta bisa mengambil tabungannya lagi, setelah peserta keluar dari pekerjaannya,” jelasnya.

Adapun dalam momen itu, Taufik menyerahkan JHT bagi tiga orang perangkat desa yang tergabung dalam keanggotaan PPDI Kabupaten Batang.

Yakni diantaranya, Kastawi perangkat Desa Sendang, Kecamatan Wonotunggal dengan besaran JHT Rp10.635.470,00. Kemudian, Sukartono perangkat Desa Sengon, Kecamatan Subah dengan besaran JHT Rp10.806.980,00.

“Lalu, Setyo Wicaksono perangkat Desa Kalisalak, Kecamatan Batang dengan besaran JHT Rp10.532.699,00,” tuturnya.

Selain menyerahkan manfaat tabungan JHT, pada momen itu juga diserahkan klaim Jaminan kematian (JKM), Jaminan Hari Tua, dan Jaminan Pensiun (JP) pada dua perangkat desa di Batang.

“Kami juga serahkan manfaat program JKM dan JHT pada ahli waris peserta Khuzaeni perangkat Desa Lebo, Kecamatan Warungasem sebesar Rp44.353.370,00,” terangnya.

Selain itu juga diserahkan manfaat program JKM, JHT dan JP pada ahli waris Sutrisno perangkat Desa Sariglagah, Kecamatan Warungasem sebesar Rp50.428.428,00.

"Kami apresiasi kepada PPDI Batang yang seluruh pengurus dan keanggotaannya berjumlah 2.300 orang ikut dalam kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Mungkin ini satu-satunya PPDI di Jateng, bahkan Indonesia yang seluruh anggotanya diikutkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan,” ujar dia.

Selain perangkat desa, lanjut dia, seluruh Kepala Desa yang tergabung dalam Sangpamomong Kabupaten Batang juga sudah ikut kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

“Kami juga mendorong pada seluruh Kades dan perangkat desa untuk bisa mengedukasi warganya dalam kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Karena program yang kami miliki tidak hanya berlaku bagi pekerja penerima upah saja, melainkan juga untuk pekerja bukan penerima upah, seperti petani misalnya,” pungkasnya. (MC Batang, Jateng/Jumadi)

 

Berita Lainnya

Keracunan MBG Berulang, Yoyok Riyo Sudibyo Harapkan SPPG Dapat Peringatan Keracunan MBG Berulang, Yoyok Riyo Sudibyo Harapkan SPPG Dapat Peringatan
Keracunan MBG Berulang, Yoyok Riyo Sudibyo Harapkan SPPG Dapat Peringatan
Batang - Peristiwa keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terjadi di Kecamatan Bawang, langsung membawa Anggota Komisi VIII DPR RI Yoyok Riyo Sudibyo untuk mengetahui kondisi terkini para korban. Bukan tanpa alasan, pasalnya peristiwa ini sudah terjadi untuk keduakalinya, maka sebagai langkah pencegahan, perlu diberikan peringatan keras dari Badan Gizi Nasional (BGN) terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Nasional (SPPG) yang tidak memenuhi standarisasi kualitas.
24 Sep 2026 Jumadi 411
Kondisi Semakin Membaik, Dinkes Batang Bantah Kabar Korban Keracunan MBG Meninggal Dunia Kondisi Semakin Membaik, Dinkes Batang Bantah Kabar Korban Keracunan MBG Meninggal Dunia
Kondisi Semakin Membaik, Dinkes Batang Bantah Kabar Korban Keracunan MBG Meninggal Dunia
Batang - Dinas Kesehatan Kabupaten Batang membantah kabar yang menyebut adanya korban meninggal dunia dalam kasus dugaan keracunan setelah mengonsumsi makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang.
24 Sep 2026 Jumadi 2211
Bupati Batang Pastikan Biaya Perawatan Korban Keracunan MBG Ditanggung Pemda Bupati Batang Pastikan Biaya Perawatan Korban Keracunan MBG Ditanggung Pemda
Bupati Batang Pastikan Biaya Perawatan Korban Keracunan MBG Ditanggung Pemda
Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan memastikan seluruh korban dugaan keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Bawang mendapatkan penanganan medis secara optimal. Hal itu disampaikan saat meninjau langsung korban yang masih menjalani rawat inap di RSUD Batang, Kabupaten Batang, Kamis (2492026).
24 Sep 2026 Jumadi 280
Pemkab Batang Temukan Pelanggaran SOP SPPG di Kecamatan Bawang Pemkab Batang Temukan Pelanggaran SOP SPPG di Kecamatan Bawang
Pemkab Batang Temukan Pelanggaran SOP SPPG di Kecamatan Bawang
Batang - Jumlah korban dugaan keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, mencapai 411 orang. Dari jumlah tersebut, sekitar 200 orang telah diperbolehkan kembali ke rumah setelah mendapatkan penanganan medis.
24 Sep 2026 Jumadi 487
Bupati Batang Pastikan Biaya Pengobatan Korban Keracunan MBG Ditanggung Pemda Bupati Batang Pastikan Biaya Pengobatan Korban Keracunan MBG Ditanggung Pemda
Bupati Batang Pastikan Biaya Pengobatan Korban Keracunan MBG Ditanggung Pemda
Batang - Usai ratusan pelajar mengalami keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG), Bupati M Faiz Kurniawan didampingi Direktur RSUD Batang dokter Any Rusydiani memantau kondisi terkini pelayanan korban. Melihat kejadian luar biasa tersebut, Bupati memastikan seluruh biaya pengobatan para korban, ditanggung sepenuhnya oleh Pemda, dengan tetap mencukupi kebutuhan obat maupun tempat tidur pasien.
24 Sep 2026 Jumadi 143
Tangani Intensif, Pasien Keracunan MBG Dirawat di Ruang Diklat RSUD Batang Tangani Intensif, Pasien Keracunan MBG Dirawat di Ruang Diklat RSUD Batang
Tangani Intensif, Pasien Keracunan MBG Dirawat di Ruang Diklat RSUD Batang
Batang - Sebanyak 276 pelajar dari jenjang TK hingga SMAMA di Wilayah Bawang mengalami dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG). Korban yang telah dirawat di sejumlah fasilitas kesehatan, Puskesmas, RSUD Limpung dan RSUD Batang mulai membaik, meski harus terus mendapat pengawasan dari tenaga medis hingga diizinkan kembali ke rumah.
24 Sep 2026 Jumadi 383