Deklarasikan Lapas Bersinar, Petugas Dituntut Berkomitmen Lawan Narkoba

Selasa, 11 April 2023 Jumadi Dibaca 5.656 kali Hankam
Deklarasikan Lapas Bersinar, Petugas Dituntut Berkomitmen Lawan Narkoba
Batang - Lapas Kelas IIB Batang mencanangkan sebagai Lapas yang Bersih dari Narkoba atau Bersinar, setelah melalui sejumlah tahapan hingga dipastikan layak untuk mendapatkan predikat tersebut yang diperkuat dengan pengucapan Deklarasi Lapas Bersinar oleh perwakilan petugas dan penandatanganan kerja sama dengan lintas sektor serta diimbangi komitmen kuat menjaga lingkungan Lapas dari peredaran maupun penyalahgunaan Narkoba.

Batang - Lapas Kelas IIB Batang mencanangkan sebagai Lapas yang Bersih dari Narkoba atau Bersinar, setelah melalui sejumlah tahapan hingga dipastikan layak untuk mendapatkan predikat tersebut yang diperkuat dengan pengucapan Deklarasi Lapas Bersinar oleh perwakilan petugas dan penandatanganan kerja sama dengan lintas sektor serta diimbangi komitmen kuat menjaga lingkungan Lapas dari peredaran maupun penyalahgunaan Narkoba.

Kepala BNNP Jawa Tengah, Brigjen Pol Heru Pranoto menyampaikan, pasca pendeklarasian tentunya harus diimbangi dengan komitmen kuat dari Kalapas bersama anggotanya, agar di dalam Lapas jangan sampai ada peredaran maupun penyalahgunaan Narkoba. Sejumlah tahapan harus dilalui terlebih dahulu,untuk mendapatkan kepercayaan bahwa suatu Lapas benar-benar bersih dari Narkoba.

“Mulai dari pengecekan di dalam Lapas yang dilakukan langsung oleh Kalapas bersama BNNK setempat, mengecek jumlah WBP yang tersangkut kasus Narkoba, dipastikan ada peredaran Narkoba atau tidak dan diperkuat dengan penandatanganan kerja sama antar instansi pemerintah maupun lintas sektor serta kalangan tokoh masyarakat setempat,” katanya, usai melakukan penandatanganan kerja sama dalam rangkaian Deklarasi Lapas Bersinar di Aula Lapas Kelas IIB Batang, Kabupaten Batang, Senin (10/4/2023).

Ia memastikan, selama menjabat tidak ada kasus peredaran maupun penyalahgunaan Narkoba di dalam Lapas atau Rutan. Pendeklarasian Bersinar tidak hanya dilakukan di Lapas atau Rutan saja, namun di seluruh institusi dan instansi, contohnya adalah di lingkup perguruan tinggi, demi mewujudkan generasi emas 2045.

“Untuk persentase Napi Narkoba hampir 100 persen atau 60 persen di antaranya adalah karena kasus Narkoba, dengan spesifikasi tidak semuanya pengedar, melainkan penyalahguna atau pecandu. Maka stakeholder terkait sekarang sedang meminimalisir penyalahguna masuk ke Lapas melalui program restorative justice,” jelasnya.

Kepala Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah, A. Yuspahrudin menegaskan, dibutuhkan komitmen kuat dari Kalapas untuk menjaga agar lingkungan Lapas benar-benar bersih dari pengendalian, peredaran dan penyalahgunaan.

“Semua harus dukung, termasuk peran media, supaya Lapas ini bersih dari Narkoba. Utamakan konfirmasi dengan Kalapas apabila ditemukan suatu kasus penyalahgunaan, jangan langsung ekspos,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIB Batang, Rindra Wardhana sebelumnya telah berupaya keras agar lingkungan Lapas bersih dari peredaran dan penyalahgunaan Narkoba. Dan tujuan deklarasi ini untuk menunjukkan ke publik, bahwa Lapas Batang bersih dari peredaran Narkoba.

“Alhamdulillah selama saya menjabat di sini belum ada kasus peredaran Narkoba di dalam Lapas. Nantinya setelah deklarasi justru pemeriksaan akan semakin rutin termasuk internal petugas karena sebagai ujung tombak,” ujar dia.

Ia menambahkan, hingga kini jumlah WBP seluruhnya mencapai 401 orang dan 60 persen di antaranya adalah karena kasus Narkoba. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Bupati Batang Resmikan Mesin Pirolisis UNDIP, Sampah Plastik Bisa Diolah Jadi Bahan Bakar Bupati Batang Resmikan Mesin Pirolisis UNDIP, Sampah Plastik Bisa Diolah Jadi Bahan Bakar
Bupati Batang Resmikan Mesin Pirolisis UNDIP, Sampah Plastik Bisa Diolah Jadi Bahan Bakar
Pemkab Batang bersama UNDIP mengembangkan teknologi pirolisis untuk mengolah sampah plastik menjadi bahan bakar sebagai alternatif solusi penanganan sampah, mengurangi ketergantungan pada TPA, serta mendorong pengelolaan sampah yang berkelanjutan dengan tetap memperhatikan keselamatan dan dampak lingkungan.
26 Okt 2026 Jumadi 79
Perkuat Ekonomi Daerah, Pemkab Batang Prioritaskan Kontraktor Lokal untuk Proyek di Bawah Rp2 Miliar Perkuat Ekonomi Daerah, Pemkab Batang Prioritaskan Kontraktor Lokal untuk Proyek di Bawah Rp2 Miliar
Perkuat Ekonomi Daerah, Pemkab Batang Prioritaskan Kontraktor Lokal untuk Proyek di Bawah Rp2 Miliar
Pemkab Batang melalui DPUPR memprioritaskan kontraktor lokal berdomisili di Batang untuk proyek pemerintah daerah dengan nilai di bawah Rp2 miliar. Kebijakan ini bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, membuka lapangan kerja bagi warga setempat, serta memberdayakan pemasok material lokal. DPUPR juga berencana mempercepat pengadaan proyek melalui lelang dini untuk tahun anggaran 2027.
26 Okt 2026 Jumadi 64
Aksi Solidaritas Kontingen Batang, Kirim Doa dan Pita Hitam untuk Atlet Selam Aksi Solidaritas Kontingen Batang, Kirim Doa dan Pita Hitam untuk Atlet Selam
Aksi Solidaritas Kontingen Batang, Kirim Doa dan Pita Hitam untuk Atlet Selam
Kontingen Kabupaten Batang menunjukkan solidaritas dan belasungkawa atas meninggalnya atlet selam asal Jepara, Syabilla Rizkia Putri Raharja, dalam Porprov XVII Jawa Tengah 2026 melalui pemakaian pita hitam dan pembentangan spanduk. Kontingen Batang juga memperketat pengawasan kesehatan atlet dengan menyiagakan ambulans dan tenaga medis, sekaligus terus berjuang meraih prestasi di ajang Porprov.
26 Okt 2026 Jumadi 158
Pulihkan Ekosistem Laut, BPI bersama UNDIP Luncurkan AFA dan APR Sebagai Produk Hilirisasi Pulihkan Ekosistem Laut, BPI bersama UNDIP Luncurkan AFA dan APR Sebagai Produk Hilirisasi
Pulihkan Ekosistem Laut, BPI bersama UNDIP Luncurkan AFA dan APR Sebagai Produk Hilirisasi
Pemkab Batang, UNDIP, dan PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) memperkuat kolaborasi pemulihan ekosistem laut melalui pengembangan Artificial Fish Apartment (AFA) dan Artificial Patch Reef (APR) berbahan Fly Ash and Bottom Ash (FABA). Program ini diharapkan menjadi habitat biota laut, mendukung pelestarian keanekaragaman hayati, serta dikembangkan sebagai destinasi edukasi wisata pesisir. Kolaborasi tersebut juga disertai pemberdayaan nelayan dan pemantauan lingkungan secara berkelanjutan.
26 Okt 2026 Jumadi 51
Dipantau Tim Wasgiat, Jalan Tembus ke KITB Capai 50 Persen Dipantau Tim Wasgiat, Jalan Tembus ke KITB Capai 50 Persen
Dipantau Tim Wasgiat, Jalan Tembus ke KITB Capai 50 Persen
Pembangunan jalan tembus dari Desa Sembung menuju Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) melalui program TMMD Reguler ke-130 Kodim 0736Batang telah mencapai progres lebih dari 50 persen, dengan target penyelesaian pada 5 November 2026. Jalan sepanjang 1.400 meter ini diharapkan mempermudah akses pekerja menuju kawasan industri, memperlancar pengangkutan hasil pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
26 Okt 2026 Jumadi 78
Kejar Target Infrastruktur, Jalan Tembus KITB Bakal Selesai Awal November Kejar Target Infrastruktur, Jalan Tembus KITB Bakal Selesai Awal November
Kejar Target Infrastruktur, Jalan Tembus KITB Bakal Selesai Awal November
Pembangunan jalan penghubung Desa Sembung menuju Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) melalui program TMMD Reguler Kodim 0736 Batang telah mencapai progres 530 meter dari target 987 meter atau sekitar 54 persen berdasarkan perhitungan panjang jalan. Pembangunan ditargetkan selesai awal November 2026 untuk memangkas waktu tempuh dari satu jam menjadi sekitar 10 menit, sekaligus meningkatkan akses pekerja, distribusi hasil pertanian, dan perekonomian masyarakat setempat.
25 Okt 2026 Jumadi 196