Wartawan dan PNS BNN Kabupaten Batang secara mendadak dilakukan tes urine.
BATANG - Sebanyak 15 wartawan media cetak/elektronik dan 21 PNS Badan Narkotika Nasional Kabupaten Batang, melakukan tes urine di kantor BNN setempat, Senin siang (16/1).
Kepala BNN Kabupaten Batang, Teguh Budi Santosa, mengatakan bahwa kegiatan tes urine ini sebagai upaya untuk mengetahui kondisi wartawan maupun pegawai BNN apakah bebas dari narkoba atau tidak. "Memang kita lakukan tes ini secara mendadak setelah setelai kegiatan coffe morning bersama teman - teman wartawan dan hasilnya alhamdulillah dari kegiatan tes urine ini tidak ada satu pun wartawan maupun pegawai yang mengonsumsi narkoba," katanya.
Ia mengatakan kegiatan tes urine pada wartawan bersama BNN ini akan dilakukan secara berkelanjutan agar mereka tidak terkontaminasi terhadap penggunaan atau penyalahgunaan narkoba.
BNN akan menindak tegas terhadap pegawainya yang terbukti menggunakan narkoba sedang bagi wartawan akan dilakukan rehabilitasi. “Karena tes urin ini kita tidak bisa mengatakan bebas dari narkoba, karena hanya saat itu, untuk itu kita akan melakukan secaraa berkala”. Katanya.Disampaikan juga bagi Pegawai BNN apabila di ketahui menggunakan narkoba, kami tidak akan segan melakukan tindakan tegas, karena tidak etis jika ada pegawai BNN terlibat ataupun menggunakan narkoba.
"Bagi pegawai BNN yang terbukti menggunakan narkoba akan kami tindak tegas sesuai tingkat kesalahannya, bahkan diusulkan pemberhentian bekerja. Kami menilai sangat ironis jika ada pegawai BNN yang terlibat penggunaan narkoba sehingga perlu adanya penindakan tegas terhadap mereka," katanya.
Wartawan media elektronik, Kutnadi mengatakan media menyambut baik terhadap kegiatan program BNN untuk melakukan tes urine terhadap wartawan dan pegawainnya. "Kami menyambut positif program BNN ini. Hanya saja, kegiatan ini tidak hanya sekali dilakukan melainkan kami berharap BNN secara periodik melakukan tes urine," katanya.
Batang Badai efisiensi anggaran yang sedang melanda keuangan daerah dipastikan tidak akan menjadi penghalang bagi apresiasi para pahlawan olahraga Kabupaten Batang. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang memasang badan dan menegaskan bahwa bonus bagi atlet serta pelatih yang sukses menyumbang medali pada Porprov 2026 Semarang Raya adalah hal yang tidak bisa ditawar lagi.
Batang - SMA Negeri 1 Wonotunggal terus berupaya menyosialisasikan proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 20262027, agar sesuai dengan prinsip yang dianut, No Titip, No Jastip. Pihak sekolah bersama komite dan perwakilan desa, telah menggelar sosialisasi agar masyarakat memiliki pemahaman yang tepat.
Batang Pemerintah Kabupaten Batang memasang target ambisius dalam gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII 2026 di Semarang Raya. Tidak main-main, kontingen Batang dibidik untuk menembus jajaran 10 besar. Demi membakar semangat para pejuang olahraga tersebut, suntikan motivasi berupa bonus bagi atlet dan pelatih kini tengah dimatangkan.
Batang Langkah Kabupaten Batang untuk menembus jajaran 10 besar pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII 2026 di Semarang Raya dipastikan tidak akan mudah. Lompatan jauh dari peringkat ke-19 pada Porprov 2023 lalu menuju sepuluh besar diprediksi bakal menemui jalan berliku dan penuh tantangan berat. Tantangan nyata ini diulas secara mendalam dalam Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di Aula Bupati Batang, Kabupaten Batang, Sabtu (1362026).
Batang - Bagi Bupati Batang M. Faiz Kurniawan, sekadar tumbuh saja tidak pernah cukup. Di tengah ketatnya persaingan antar daerah di Jawa Tengah, ia menyadari bahwa Kabupaten Batang harus berani mengambil langkah ekstrem.
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Batang mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 melalui Apel Siaga di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Jumat (1262026). Kegiatan tersebut ditandai dengan penyematan rompi dan tanda pengenal petugas sensus oleh Bupati Batang M. Faiz Kurniawan.