Peringati World Hearing Day, RSUD Batang Berikan Pelayanan Konsultasi Gratis

Kamis, 02 Maret 2023 Jumadi Dibaca 963 kali Kesehatan
Peringati World Hearing Day, RSUD Batang Berikan Pelayanan Konsultasi Gratis
Batang - Memperingati Hari Pendengaran Dunia (World Hearing Day) jatuh pada Jumat, 3 Maret 2023. Sebagai bentuk pengabdian dan memberikan pelayanan terbaik terhadap masyarakat Kabupaten Batang. RSUD Kalisari Batang memberikan pelayanan konsultasi dan pemeriksaan kesehatan telinga dan pendengaran di Ruangan Klinik RSUD Kabupaten Batang, Kamis (2/3/2023).

Batang - Memperingati Hari Pendengaran Dunia (World Hearing Day) jatuh pada Jumat, 3 Maret 2023. Sebagai bentuk pengabdian dan memberikan pelayanan terbaik terhadap masyarakat Kabupaten Batang. RSUD Kalisari Batang memberikan pelayanan konsultasi dan pemeriksaan kesehatan telinga dan pendengaran di Ruangan Klinik RSUD Kabupaten Batang, Kamis (2/3/2023).

Direktur RSUD Batang Muhammad Ali Balki mengatakan, bahwa hari ini kami mengadakan pelayanan konsultasi dan pemeriksaan kesehatan telinga dan pendengaran gratis.

“Dengan kegiatan ini, kita diingatkan akan pentingnya perawatan telinga dan pendengaran. Penyebab gangguan pendengaran adalah multi faktorial pada periode yang berbeda sepanjang rentang hidup,” jelasnya.

Adanya konsultasi gratis THT antusias masyarakat Kabupaten Batang sangat luar biasa yang tadinya kuota hanya untuk 75 orang ternyata tambah menjadi 100 orang.

“Pendukung pelayanan ini kami mempunyai Endoscopy THT yaitu teknik pemeriksaan telinga secara visual dengan cara melihat langsung ke monitor,” tuturnya.

Ia juga menyampaikan bahwa, kendala saat ini, RSUD Kabupaten Batang masih mempunyai satu dokter THT. Makanya, khusus hari ini kami meminta bantuan tiga dokter THT dari Pekalongan.

Sementara itu, Dokter THT RSUD Batang Muyassaroh mengatakan, perawatan kesehatan telinga merupakan hal yang harus kita perhatikan, karena jika sudah akut akan berbahaya hingga tidak dapat mendengar.

“Selama pemeriksaan tadi kebanyakan yang konsultasi adalah kurang dengar yang disebabkan kotoran padat dan dalam. Adanya kotoran padat dan dalam pada telinga efek dari pasien yang setiap hari selalu mengorek-orek telinga itu harus diperiksakan,” terangnya.

Sebetulnya mengorek telinga tidak dianjurkan, karena dibiarkan saja secara alami telinga akan membersihkan kotoran keluar dengan sendiri.

Kurangnya pendengaran akan menimbulkan dampak yang besar terutama bagi pelajar akan mengganggu belajarnya. Apalagi pelajar saat ini banyak menggunakan headset dengan durasi lama karena main game atau nonton youtube.

“Aturan yang benar penggunaan headset pada telinga durasi maksimal 60 menit dan volume suara hanya 60 persen saja. Kalau sudah lebih dari itu harus berhenti, karena berbahaya bisa menyebabkan kurang pendengaran,” ujar dia.

Ia berharap, adanya pelayanan konsultasi, pemeriksaan kesehatan telinga dan pendengaran secara gratis bisa membantu sedikit masyarakat Kabupaten Batang yang mengalami gangguan pendengaran. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

 

Berita Lainnya

Kejari Pasang Badan Kawal ABPEDNAS Batang, Dari Pengawasan Desa hingga Mandiri Pakan Kejari Pasang Badan Kawal ABPEDNAS Batang, Dari Pengawasan Desa hingga Mandiri Pakan
Kejari Pasang Badan Kawal ABPEDNAS Batang, Dari Pengawasan Desa hingga Mandiri Pakan
Batang Angin perubahan dalam tata kelola pemerintahan desa mulai berembus kencang dari Kabupaten Batang. Lewat nakhoda Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS), fungsi pengawasan di tingkat akar rumput kini kembali dibangkitkan. Menariknya, geliat perubahan ini tidak berjalan sendirian, melainkan mendapat kawalan ketat langsung dari Korps Adhyaksa.
04 Jun 2026 Jumadi 26
Disdikbud Batang Evaluasi Hasil TKA, Siapkan Bank Soal Dan Perkuat Numerasi Siswa Disdikbud Batang Evaluasi Hasil TKA, Siapkan Bank Soal Dan Perkuat Numerasi Siswa
Disdikbud Batang Evaluasi Hasil TKA, Siapkan Bank Soal Dan Perkuat Numerasi Siswa
Batang - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026 sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan, khususnya pada penguatan kemampuan numerasi, literasi, dan pembelajaran berbasis berpikir kritis peserta didik.
04 Jun 2026 Jumadi 88
SMPN 2 Bandar Siapkan PMB 2026, Targetkan 144 Siswa Baru SMPN 2 Bandar Siapkan PMB 2026, Targetkan 144 Siswa Baru
SMPN 2 Bandar Siapkan PMB 2026, Targetkan 144 Siswa Baru
Batang - SMP Negeri 2 Bandar mulai mempersiapkan pelaksanaan Penerimaan Murid Baru (PMB) tahun ajaran 2026 dengan target penerimaan sebanyak 144 siswa. Pada tahun ini, sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) resmi berganti istilah menjadi PMB.
04 Jun 2026 Jumadi 28
Hindari Kepadatan Pendaftar, SMAN 1 Batang Terapkan Sistem Antrean Hindari Kepadatan Pendaftar, SMAN 1 Batang Terapkan Sistem Antrean
Hindari Kepadatan Pendaftar, SMAN 1 Batang Terapkan Sistem Antrean
Batang - Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) dimulai, ratusan calon siswa mulai memadati SMA Negeri 1 Batang, yang menjadi salah satu tujuan melanjutkan jenjang pendidikan. Panitia SPMB menerapkan sistem nomor antrean, untuk menghindari penumpukan pendaftar yang terlalu panjang.
04 Jun 2026 Jumadi 97
Dies Natalis Ke-35, SMPN 2 Bandar Maksimalkan Pembentukan Karakter Dies Natalis Ke-35, SMPN 2 Bandar Maksimalkan Pembentukan Karakter
Dies Natalis Ke-35, SMPN 2 Bandar Maksimalkan Pembentukan Karakter
Batang - Peningkatan kualitas pendidikan masih menjadi fokus utama Pemerintah Kabupaten Batang dengan upaya meningkatkan mutu pendidik maupun pembentukan karakter anak didiknya. Dalam membentuk karakter positif anak didik, tentu harus diawali dari pola pembinaan yang tepat para pendidik.
03 Jun 2026 Jumadi 62
Wakil Bupati Batang Tekankan Monitoring dan Deteksi Dini Cegah Kekerasan Seksual di Sekolah Wakil Bupati Batang Tekankan Monitoring dan Deteksi Dini Cegah Kekerasan Seksual di Sekolah
Wakil Bupati Batang Tekankan Monitoring dan Deteksi Dini Cegah Kekerasan Seksual di Sekolah
Batang - Wakil Bupati Batang Suyono menegaskan pentingnya langkah antisipasi melalui monitoring dan deteksi dini guna mencegah terjadinya kekerasan seksual di lingkungan pendidikan. Hal tersebut disampaikan saat menanggapi maraknya kasus kekerasan seksual di institusi pendidikan, usai menghadiri Dies Natalis Ke-35 SMP Negeri 2 Bandar, di halaman SMPN 2 Bandar, Kabupaten Batang, Rabu (362026).
03 Jun 2026 Jumadi 91