Strategi Pentahelix Upaya BNPT Turunkan Potensi Terorisme

Sabtu, 25 Februari 2023 Jumadi Dibaca 2.777 kali Hankam
Strategi Pentahelix Upaya BNPT Turunkan Potensi Terorisme
Batang - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) memberikan perhatian ekstra terhadap bahaya munculnya tindak pidana terorisme. Namun selama kurun waktu beberapa tahun, bersama seluruh elemen masyarakat berupaya melakukan langkah pencegahan dengan menerapkan strategi pentahelix.

Batang - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) memberikan perhatian ekstra terhadap bahaya munculnya tindak pidana terorisme. Namun selama kurun waktu beberapa tahun, bersama seluruh elemen masyarakat berupaya melakukan langkah pencegahan dengan menerapkan strategi pentahelix.

Indeks Risiko Terorisme di Indonesia antara tahun 2021 hingga 2022 mengalami penurunan hingga 51 persen. Target itu melebihi Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMN). Demikian pula dengan Indeks Potensi Radikalisme yang mengalami penurunan menjadi 10 persen dari sebelumnya 12 persen bahkan 38 persen.

Penurunan tersebut dapat terjadi berkat adanya sinergi yang baik dengan seluruh elemen masyarakat, mulai dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), yang menerapkan strategi pentahelix, dengan melibatkan kementerian/lembaga, Pemda, akademisi, masyarakat bersama media yang berperan meresonansi nilai-nilai nasionalisme dan moderasi beragama.

Direktur Deradikalisasi BNPT Brigjen Pol Ahmad Nur Wahid menyampaikan, semua tindakan terorisme dapat dipastikan memiliki paham radikal. Namun tidak serta merta, mereka yang terpapar paham radikal, otomatis menjadi teroris.

“Seperti yang sudah dibubarkan (Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), meskipun radikal, tapi tidak termasuk teroris. Seseorang dikatakan teroris jika setelah berpaham radikal masuk ke dalam jaringan teror, yang tergabung dalam Daftar Terduga Terorisme dan Organisasi Terorisme (DTTOT) di antaranya Jamaah Islamiyah (JI), Jamaah Ansharud Daulah (JAD) dan lainnya,” katanya, saat menjadi nara sumber utama dalam Sarasehan Kebangsaan Bersama Forkopimda Batang di Pendopo, Kabupaten Batang, Sabtu (25/2/2023).

Masyarakat harus memahami bahwa tindakan teroris diawali dengan adanya beberapa unsur yang telah terpenuhi. Yakni apabila ada kelompok yang terpapar paham radikal dengan indikasi anti-Pancasila, pro ideologi transnasionalisme, anti pemerintah yang sah, intoleransi dan mengkafirkan orang lain dan anti kearifan lokal yang didukung dengan bergabung dengan jaringan terorisme.

“Sikap mereka ditandai dengan mengucapkan baiat atau ikrar sumpah kepada pemimpin mereka, lewat media pengajian mulai mengatur strategi-strategi, latihan perang hingga merakit bahan peledak hingga penggalangan dana, maka oleh Densus 88 perlu dilakukan tindakan pencegahan,” jelasnya.

Masyarakat harus mewaspadai juga dengan adanya residivis teroris, yakni ketika dia masuk sebagai napi terorisme karena tidak mengikuti program deradikalisasi, maka dimungkinkan akan bergabung dengan jaringan teror. Adapula napi teroris yang telah bebas, tapi melakukan aksi teror kembali.

“Tapi ada juga residivis yang berasal dari tahanan yang masuk ke Lapas karena tindak kriminal, lalu terpapar oleh oknum napi teroris dan begitu keluar bergabung dengan jaringan teroris,” terangnya.

BNPT selalu memberikan perhatian ekstra di setiap wilayah karena mereka menanamkan paham Radikalisme di seluruh daerah.

“BNPT harus berkoordinasi terlebih dahulu dengan Dirjen Lapas, tentang diizinkannya atau tidak napi Teroris masuk ke Lapas atau Rutan di daerah,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Bupati Batang Resmikan Mesin Pirolisis UNDIP, Sampah Plastik Bisa Diolah Jadi Bahan Bakar Bupati Batang Resmikan Mesin Pirolisis UNDIP, Sampah Plastik Bisa Diolah Jadi Bahan Bakar
Bupati Batang Resmikan Mesin Pirolisis UNDIP, Sampah Plastik Bisa Diolah Jadi Bahan Bakar
Pemkab Batang bersama UNDIP mengembangkan teknologi pirolisis untuk mengolah sampah plastik menjadi bahan bakar sebagai alternatif solusi penanganan sampah, mengurangi ketergantungan pada TPA, serta mendorong pengelolaan sampah yang berkelanjutan dengan tetap memperhatikan keselamatan dan dampak lingkungan.
26 Okt 2026 Jumadi 80
Perkuat Ekonomi Daerah, Pemkab Batang Prioritaskan Kontraktor Lokal untuk Proyek di Bawah Rp2 Miliar Perkuat Ekonomi Daerah, Pemkab Batang Prioritaskan Kontraktor Lokal untuk Proyek di Bawah Rp2 Miliar
Perkuat Ekonomi Daerah, Pemkab Batang Prioritaskan Kontraktor Lokal untuk Proyek di Bawah Rp2 Miliar
Pemkab Batang melalui DPUPR memprioritaskan kontraktor lokal berdomisili di Batang untuk proyek pemerintah daerah dengan nilai di bawah Rp2 miliar. Kebijakan ini bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, membuka lapangan kerja bagi warga setempat, serta memberdayakan pemasok material lokal. DPUPR juga berencana mempercepat pengadaan proyek melalui lelang dini untuk tahun anggaran 2027.
26 Okt 2026 Jumadi 64
Aksi Solidaritas Kontingen Batang, Kirim Doa dan Pita Hitam untuk Atlet Selam Aksi Solidaritas Kontingen Batang, Kirim Doa dan Pita Hitam untuk Atlet Selam
Aksi Solidaritas Kontingen Batang, Kirim Doa dan Pita Hitam untuk Atlet Selam
Kontingen Kabupaten Batang menunjukkan solidaritas dan belasungkawa atas meninggalnya atlet selam asal Jepara, Syabilla Rizkia Putri Raharja, dalam Porprov XVII Jawa Tengah 2026 melalui pemakaian pita hitam dan pembentangan spanduk. Kontingen Batang juga memperketat pengawasan kesehatan atlet dengan menyiagakan ambulans dan tenaga medis, sekaligus terus berjuang meraih prestasi di ajang Porprov.
26 Okt 2026 Jumadi 158
Pulihkan Ekosistem Laut, BPI bersama UNDIP Luncurkan AFA dan APR Sebagai Produk Hilirisasi Pulihkan Ekosistem Laut, BPI bersama UNDIP Luncurkan AFA dan APR Sebagai Produk Hilirisasi
Pulihkan Ekosistem Laut, BPI bersama UNDIP Luncurkan AFA dan APR Sebagai Produk Hilirisasi
Pemkab Batang, UNDIP, dan PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) memperkuat kolaborasi pemulihan ekosistem laut melalui pengembangan Artificial Fish Apartment (AFA) dan Artificial Patch Reef (APR) berbahan Fly Ash and Bottom Ash (FABA). Program ini diharapkan menjadi habitat biota laut, mendukung pelestarian keanekaragaman hayati, serta dikembangkan sebagai destinasi edukasi wisata pesisir. Kolaborasi tersebut juga disertai pemberdayaan nelayan dan pemantauan lingkungan secara berkelanjutan.
26 Okt 2026 Jumadi 51
Dipantau Tim Wasgiat, Jalan Tembus ke KITB Capai 50 Persen Dipantau Tim Wasgiat, Jalan Tembus ke KITB Capai 50 Persen
Dipantau Tim Wasgiat, Jalan Tembus ke KITB Capai 50 Persen
Pembangunan jalan tembus dari Desa Sembung menuju Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) melalui program TMMD Reguler ke-130 Kodim 0736Batang telah mencapai progres lebih dari 50 persen, dengan target penyelesaian pada 5 November 2026. Jalan sepanjang 1.400 meter ini diharapkan mempermudah akses pekerja menuju kawasan industri, memperlancar pengangkutan hasil pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.
26 Okt 2026 Jumadi 78
Kejar Target Infrastruktur, Jalan Tembus KITB Bakal Selesai Awal November Kejar Target Infrastruktur, Jalan Tembus KITB Bakal Selesai Awal November
Kejar Target Infrastruktur, Jalan Tembus KITB Bakal Selesai Awal November
Pembangunan jalan penghubung Desa Sembung menuju Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) melalui program TMMD Reguler Kodim 0736 Batang telah mencapai progres 530 meter dari target 987 meter atau sekitar 54 persen berdasarkan perhitungan panjang jalan. Pembangunan ditargetkan selesai awal November 2026 untuk memangkas waktu tempuh dari satu jam menjadi sekitar 10 menit, sekaligus meningkatkan akses pekerja, distribusi hasil pertanian, dan perekonomian masyarakat setempat.
25 Okt 2026 Jumadi 196