Panggung Ekspresi Dekade Nglilir, Diapresiasi Seniman Batang

Rabu, 28 Desember 2022 Jumadi Dibaca 1.142 kali Seni dan Budaya
Panggung Ekspresi Dekade Nglilir, Diapresiasi Seniman Batang
Batang Dua tahun tak berekspresi, puluhan seniman Batang akhirnya dapat menuangkan karyanya dari berbagai bidang seni, setelah digelarnya even Batang Art Festival dengan tema “DEKADE NGLILIR”, yang digelar sejak 26-27 Desember 2022.

Batang Dua tahun tak berekspresi, puluhan seniman Batang akhirnya dapat menuangkan karyanya dari berbagai bidang seni, setelah digelarnya even Batang Art Festival dengan tema “DEKADE NGLILIR”, yang digelar sejak 26-27 Desember 2022.

Ketua Dewan Kesenian Daerah (DKD) Batang Achmad Suroso mengatakan, dua malam digelar, Batang Art Festival mendapat apresiasi dari para pelaku seni yang memeriahkan even tersebut.

“Para pelaku seni bergairah lagi dan menemukan jati dirinya, dengan mengekspresikan karyanya, baik seni rupa, musik, tari, teater di hadapan penikmatnya,” katanya, usai menyaksikan pagelaran musik Batang Art Festival, di Jalan Veteran, Kabupaten Batang, Selasa (27/12/2022) malam.

Beberapa pertunjukan mampu menyedot perhatian pengunjung sehingga fokus pada penampilan para seniman, mulai dari musik etnik Tata Naluri Ethnic Subah, pementasan teater Under Cover SMKN 1 Batang berjudul Pasar Kobar, pertunjukan seni tari serta partisipasi dari komunitas musik Rumah Kita.

Ia mengapresiasi kontribusi Komisi B DPRD Batang yang telah menggelontorkan anggaran sebesar Rp100 juta.

“Terima kasih atas dukungan dari pihak dewan bersama Pemkab sehingga even ini dapat terwujud. Setelah ini para pelaku seni dinanti karya-karya spektakulernya, karena dari segi pendanaan sudah mendapat dukungan penuh,” ungkapnya.

Ia memastikan, Batang Art Festival akan menjadi even tahunan. Untuk saat ini DKD akan fokus menyosialisasikan agar komunitas seni di Batang menunjukkan karya dengan maksimal.

“Tahun depan kami akan angkat seni tradisional, supaya para pelaku seninya bisa menunjukkan eksistensinya. Seperti sintren, kuntulan, akrobat dan kuda lumping,” tegasnya.

Komite Seni Tari, Suningsih mengutarakan, untuk memaksimalkan even, dari seni tari menampilkan beberapa tarian.

“Sebagai tari pembuka saat seremoni ada tari Putri mBatang. Malam ini sebagai penutup Dekade Nglilir, kami tampilkan beberapa tari dari anak-anak seperti tari Molek, Gembira dan sebagai unggulan Babalu,” jelasnya.

Ia mengharapkan, even sejenis akan terus ditingkatkan sehingga seni budaya Kabupaten Batang makin dikenal luas.

“Terima kasih kepada Pemkab bersama DPRD Batang yang mendukung terselenggaranya even ini. Semoga dukungan anggarannya semakin ditingkatkan, biar seniman kita makin semangat berkarya, melestarikan kebudayaan leluhur,” harapnya.

Salah satu pelaku seni, komunitas musik Tata Naluri Ethnic, Fahmi mengapresiasi digelarnya even Batang Art Festival.

“Sangat bagus Dekade Nglilir ini karena memberi ruang bagi musisi-musisi daerah seperti kami, untuk berekspresi. Even ini sudah ada sejak beberapa tahun lalu, jadi setelah pandemi mulai menurun, even sejenis ini bisa ditambah lagi,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya 1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
Batang - Ribuan pelajar mempersembahkan tarian khas Kabupaten Batang Tari Babalu dalam rangka memecahkan rekor 1.000 penari Babalu di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026). Tari Babalu mampu memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), dengan menghadirkan ribuan pelajar yang telah berlatih sejak lama, sekaligus bukti kecintaan terhadap budaya khas Kabupaten Batang.
10 Apr 2026 Jumadi 50
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 106
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 108
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 61
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 24
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 24