Seniman Batang Bergeliat, Dewan Suntikkan Anggaran

Selasa, 27 Desember 2022 Jumadi Dibaca 830 kali Pemerintahan
Seniman Batang Bergeliat, Dewan Suntikkan Anggaran
Batang Batang Art Festival (BAF) yang menjadi salah satu ladang berekspresi para seniman, akhirnya kembali “nglilir” atau siuman setelah tertidur dua tahun lamanya, akibat Pandemi COVID-19.

Batang Batang Art Festival (BAF) yang menjadi salah satu ladang berekspresi para seniman, akhirnya kembali “nglilir” atau siuman setelah tertidur dua tahun lamanya, akibat Pandemi COVID-19.

Dewan Kesenian Daerah (DKD) Batang mengemas even tersebut dalam tajuk DEKADE NGLILIR yang dikolaborasikan dengan pameran lukisan spesial karya dari almarhum Tri Bakdo S, Ketua DKD periode 2013-2022.

Sejumlah pagelaran seni ditampilkan dalam seremoni pembukaan even tersebut, mulai dari seni tari, musik hingga apresiasi terhadap karya-karya terbaik perupa almarhum Tri Bakdo S.

Warga Batang dan penikmat seni rupa, dapat menikmatinya hingga 28 Desember mendatang di Pendapa Kabupaten Batang.

Menyikapi semangat seniman yang mulai bangkit, Wakil Ketua Komisi B DPRD Batang, Nasikhin menyampaikan, dukungan dana memang sangat dibutuhkan bagi keberlangsungan kehidupan kesenian di Kabupaten Batang. 

“Artinya ketika DKD menggelar sebuah even, kami siap memberikan dukungan dana, sesuai kewenangan kami di bidang seni. Tahun ini kami menggelontorkan anggaran sebesar Rp100 juta,” katanya, usai mendampingi Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki saat menikmati pameran lukisan tunggal almarhum Tri Bakdo S, di Pendapa Kabupaten Batang, Senin (26/12/2022) malam.

Bukan tidak mungkin, apabila geliat perkembangan berkesenian para seniman Batang makin masif, dewan akan memberikan dukungan anggaran secara berkelanjutan, namun tetap memperhatikan kemampuan daerah.

“Sebelum berpikir menambah atau mengurangi jumlah anggaran, kami melihat semangat teman-teman seniman dulu. Ketika semangatnya besar, tentunya kami akan mengimbangi, jangan sampai setelah anggaran yang cukup besar itu digelontorkan, tidak diimbangi dengan even dan karya yang maksimal,” tegasnya.

Ia mengharapkan, anggaran itu digunakan untuk menghidupkan kesenian tradisional di Batang.

“Saya lebih mengapresiasi seni tradisional. Ada banyak seni tradisional di Batang yang harus dihidupkan, seperti kuntulan, sintren, kuda lumping dan lainnya,” jelasnya.

Sementara itu, Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki mengakui, selama dua tahun pagelaran seni di Batang sempat terhenti sejenak. Namun, melihat beragam pementasan malam ini, menunjukkan semangat berkarya para seniman Batang kembali muncul.

“Selama dua tahun ini ternyata para seniman Batang tidak benar-benar berhenti. Buktinya banyak karya yang dilahirkan, contohnya beberapa lukisan karya almarhum Mas Tri Bakdo yang ternyata tercipta selama pandemi,” terangnya.

Pemkab juga mendukung penuh terhadap rencana digelarnya sejumlah even kesenian di Batang mulai tahun 2023 mendatang, agar karya seni putra daerah bisa ditampilkan.

Dalam kesempatan yang sama, turut diserahkan pula penghargaan dan uang pembinaan dengan total Rp6 juta kepada tiga pemenang lomba film pendek.

Yakni juara 1 PSDKU Undip Batang judul Beda tapi Sama, juara 2 Kampung Sinema Tombo Bandar judul Membuka Putih dan juara 3 Ganesha Production Wonotunggal judul Goleki Wae Ning Kono Mas. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya 1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
Batang - Ribuan pelajar mempersembahkan tarian khas Kabupaten Batang Tari Babalu dalam rangka memecahkan rekor 1.000 penari Babalu di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026). Tari Babalu mampu memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), dengan menghadirkan ribuan pelajar yang telah berlatih sejak lama, sekaligus bukti kecintaan terhadap budaya khas Kabupaten Batang.
10 Apr 2026 Jumadi 63
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 114
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 115
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 65
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 28
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 34