Batang - Situasi arus balik di jalur Pantura Batang terpantau ramai lancar dengan dominasi kendaraan bermotor menuju arah Jakarta. Jumlah kendaraan bermotor yang melintas tidak terlalu padat karena puncak arus balik terjadi pada Minggu (6/4/2025).
Batang - Pemudik yang melintas di area Jalur Pantura Batang kini makin mudah. Pasalnya, pemudik yang mengendarai mobil listrik akan mendapatkan layanan pengisian daya di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik (SPKL) yang disiapkan Dinas Perhubungan Batang.
Batang - Menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriyah, ratusan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIB Batang mendapatkan Remisi Khusus Hari Raya, oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI Agus Andrianto secara daring. Dari jumlah keseluruhan 358 WBP, 230 di antaranya mendapat remisi khusus hari raya.
Batang - Musim mudik lebaran 2025, jalur Pantura ternyata masih menjadi pilihan bagi pemudik kembali ke kampung halamannya untuk merayakan Idulfitri bersama keluarga. Salah satu tempat singgah melepas lelah favorit, Rest Area Terpadu Dinas Perhubungan, karena kelengkapan sarana prasarana, sehingga menjadi pilihan pemudik.
Batang - Satlantas Polres Batang segera memberlakukan sistem rekayasa lalulintas, seperti One Way dan Ganjil Genap di Tol Jawa Tengah. Rencananya sistem tersebut akan dimulai 27 Maret hingga 29 Maret 2025, pukul 14.00 - 24.00 WIB.
Batang - Menjelang Idulfitri 1446 Hijriah, Perpustakaan Desa (Perpusdes) Candiareng menggelar kegiatan "Ngelapak Buku" di kawasan Jalan Veteran. Tujuannya untuk mengajak anak-anak mengisi waktu liburan mereka dengan kegiatan produktif, seperti membaca dan berdiskusi.
Batang - Lapas Kelas IIB Batang menggelar buka puasa bersama antara petugas dan warga binaan. Kegiatan tersebut bertujuan untuk mempererat silaturrahmi antara warga binaan dengan petugas, sebagai bagian dari upaya pembinaan yang lebih humanis, kesetaraan dan menjalin kebersamaan.
Batang - Selama Ramadan ternyata sejumlah Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) mengisi waktu dengan menghasilkan karya miniatur kapal pinisi berbahan dasar limbah kayu. Ide tersebut muncul karena melihat potensi limbah kayu yang melimpah serta Batang yang identik sebagai produsen kapal kayu terbesar nasional.