Tak Hanya Anggarkan Rp4 Miliar, Pj Bupati Batang Terbitkan SE untuk Kendalikan Inflasi

Kamis, 24 November 2022 Jumadi Dibaca 736 kali Pemerintahan
Tak Hanya Anggarkan Rp4 Miliar, Pj Bupati Batang Terbitkan SE untuk Kendalikan Inflasi
Pekalongan - Sebagai Upaya mengendalikan inflasi daerah, Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki menerbitkan Surat Edaran (SE) ke seluruh desa untuk melaksanakan menanam tanaman pangan cepat panen.

Pekalongan - Sebagai Upaya mengendalikan inflasi daerah, Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki menerbitkan Surat Edaran (SE) ke seluruh desa untuk melaksanakan menanam tanaman pangan cepat panen.

Selain itu, Pemkab Batang juga menyiapkan anggaran sebesar Rp4 miliar untuk mengendalikan harga pangan di Kabupaten Batang.

“Dalam penanganan inflasi pangan kita bekerja sama dengan Pak Kapolres Pak Dandim dan Stakeholder lainnya. Kita juga mengeluarakan Surat Edaran kepada seluruh desa untuk menanam tanaman cepat panen,” kata Lani Dwi Rejeki saat kegiatan High Level Meeting dan Rakor Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Hotel Nirwana, Kota Pekalongan,  Kamis (24/11/2022).

Dijelaskannya, SE menanam tanaman cepat panen bisa dilaksanakan di pekaranagan warga atau di polybag. Bagi warga yang tidak bisa beli bibit sendiri bisa dibantu dinas pertanian.

Ia pun menyebutkan dari segi harga pangan pokok masyarakat di pasar sudah relatif stabil. Pasukan makanan aman dan distribusi lancar.

“2 persen Dana Alokasi Umum (DAU) yang dipersiapakan untuk pengendalian inflasi sekitar Rp4 miliar digunakan untuk subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) sopir sopir angkot, bantuan sembako nelayan dan padat karya,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Tegal, Taufik Amrozy menyatakan, para kepala daerah tidak perlu takut menggunakan DAU dan Dana Tak Terduga (DTT) program pengendalian inflasi daerah, karena sudah ada instruksi dari presiden.

“Sesuai instruksi bapak presiden, agar bapak ibu (kepala daerah) semuanya bisa didampingi  menggunakan DAU dan DTT sebagai bagian dari upaya pengendalian inflasi,” terangnya.

Dana itu bisa untuk program-program pengendalian inflasi yang dikemas dalam 4 K yaitu Ketersediaan Pasokan, Keterjangkauan Harga, Kelancaran Distribusi dan Komunikasi yang Efektif.

Taufik menyatakan, selama ini program pengendalian inflasi daerah di wilayah Eks Karesidenan Pekalongan sudah meliputi 4 K. Namun, menurutnya perlu penguatan dan support dari Aparat Penegak Hukum.

“Sudah ada beberapa daerah yang mendapat pendampingan kepolisian untuk bisa meyakinkan bapak ibu kepala daerah untuk menggunakan DAU dan DTT dalam rangka operasi pasar atau kerjasama antar daerah,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya 1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
Batang - Ribuan pelajar mempersembahkan tarian khas Kabupaten Batang Tari Babalu dalam rangka memecahkan rekor 1.000 penari Babalu di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026). Tari Babalu mampu memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), dengan menghadirkan ribuan pelajar yang telah berlatih sejak lama, sekaligus bukti kecintaan terhadap budaya khas Kabupaten Batang.
10 Apr 2026 Jumadi 74
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 122
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 127
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 76
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 37
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 44