Dewan Siap Jembatani INASBA Masuk PPPK

Minggu, 20 November 2022 Jumadi Dibaca 739 kali Sosial
Dewan Siap Jembatani INASBA Masuk PPPK
Batang Komisi A DPRD Jawa Tengah membuka kesempatan audiensi sejumlah perwakilan Ikatan Non ASN Kabupaten Batang (INASBA), agar ada kejelasan kesejahteraan dengan menjadi bagian dari Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Batang Komisi A DPRD Jawa Tengah membuka kesempatan audiensi sejumlah perwakilan Ikatan Non ASN Kabupaten Batang (INASBA), agar ada kejelasan kesejahteraan dengan menjadi bagian dari Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Audiensi bersama Ketua Komisi A DPRD Jawa Tengah Mohammad Saleh, diikuti 75 perwakilan tenaga non ASN Kabupaten Batang, baik dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga kelurahan atau desa.

Mohammad Saleh menyampaikan, kebutuhan PPPK tidak hanya dari unsur pendidikan dan kesehatan saja, namun juga dari lingkup instansi pemerintah daerah.

“PPPK ini tidak hanya diisi para tenaga pendidik dan kesehatan, tetapi para tenaga teknis. Nyatanya banyak teman-teman non ASN yang mengabdikan dirinya sebagai tenaga teknologi informasi di seluruh OPD,” katanya, usai menjadi narasumber utama, dalam audiensi bersama perwakilan INASBA, di kafe Pura-Pura Ngopi, Rowobelang, Kabupaten Batang, Sabtu (19/11/2022) malam.

Ia menegaskan, teknologi informasi merupakan sektor potensial, maka kejelasan nasib dan kesejahteraan dengan diangkat sebagai PPPK patut diutamakan. Dari hasil diskusi, ternyata banyak ditemukan kendala teknis. Salah satunya proses pendataan tenaga non ASN, yang masih menyisakan masalah.

“Ada yang datanya hilang karena sistem, ada juga mereka yang tidak terdata karena Surat Keputusan (SK) tidak masuk sebagai tenaga kontrak dan lainnya,” jelasnya.

Ia memastikan, sebagai langkah nyata, akan berkoordinasi dengan rekan-rekan anggota Komisi II DPR RI.

“Kami upayakan agar INASBA ini bisa menyampaikan aspirasinya langsung atau diberi akses berdialog saat teman-teman DPR RI melaksanakan kunjungan kerja ke daerah,” ungkapnya.

Di sisi lain, kesejahteraan para tenaga non ASN juga masih menjadi permasalahan utama.

“Untuk menyikapi penyetaraan gaji, kami akan mengirim surat. Bisa berbentuk surat dari gubernur kepada bupati/walikota untuk membuat kebijakan agar ada penyetaraan gaji dengan standar minimum yang mendekati Upah Minimum Kabupaten (UMK),” tegasnya.

Ketua INASBA Sukoningsih mengatakan, para tenaga non ASN tetap mengharapkan agar dapat dimasukkan sebagai PPPK.

“Rata-rata sudah mengabdi belasan tahun, yakni 17 tahun bahkan lebih dan yang termuda dua tahun,” terangnya.

Ia mengharapkan, PPPK diutamakan bagi tenaga non ASN yang telah lama mengabdi, bukan kepada mereka yang belum pernah mengabdi atau pelamar baru.

Dalam sistem penggajian pun, para tenaga non ASN, diharapkan dapat disamakan dengan Upah Minimum Provinsi (UMP).

“Jumlah kami ada 5 ribu orang dan tersebar di seluruh OPD bahkan kelurahan,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Disdukcapil Batang Jemput Bola, Permudah Warga Urus Dokumen Kependudukan Disdukcapil Batang Jemput Bola, Permudah Warga Urus Dokumen Kependudukan
Disdukcapil Batang Jemput Bola, Permudah Warga Urus Dokumen Kependudukan
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) kembali menghadirkan layanan jemput bola administrasi kependudukan (adminduk) bagi Masyarakat, sebagai upaya mendekatkan akses layanan sekaligus memastikan seluruh warga dapat memperoleh dokumen kependudukan secara mudah, cepat, dan gratis. Kali ini pelayanan digelar di Kantor Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Rabu (1762026).
17 Jun 2026 Jumadi 32
Wacana Mubeng Benteng jadi Destinasi Wisata Kembali Mengemuka di Batang Wacana Mubeng Benteng jadi Destinasi Wisata Kembali Mengemuka di Batang
Wacana Mubeng Benteng jadi Destinasi Wisata Kembali Mengemuka di Batang
Batang - Tradisi "Mubeng Benteng" atau mengelilingi tembok luar area Kantor Bupati Batang kembali mengemuka, setelah beberapa tahun menggelar kirab Malam Satu Suro hanya di dalam komplek. Hal ini menjadi wacana dari keluarga besar ahli waris Kyai Tombak Abirawa, sebagai upaya mengembalikan tradisi leluhur sekaligus menjadikan ikon destinasi wisata budaya Kabupaten Batang.
17 Jun 2026 Jumadi 168
Pertamax Naik, Harga Buah Impor ikut Meroket Pertamax Naik, Harga Buah Impor ikut Meroket
Pertamax Naik, Harga Buah Impor ikut Meroket
Batang - Kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax pun ternyata berdampak terhadap harga buah impor. Terbukti dengan naiknya jenis buah-buahan impor yang turut mengalami kenaikan hingga lima persen. Kenaikan tersebut dikarenakan biaya angkut yang turut mengalami kenaikan, sehingga berdampak pada penurunan jumlah pembelian buah impor.
17 Jun 2026 Jumadi 47
Dies Natalis Ke-34, SMPN 2 Tersono Ajak Warga Sekolah Biasakan Olahraga Dies Natalis Ke-34, SMPN 2 Tersono Ajak Warga Sekolah Biasakan Olahraga
Dies Natalis Ke-34, SMPN 2 Tersono Ajak Warga Sekolah Biasakan Olahraga
Batang - SMPN 2 Tersono, mengadakan dies natalis yang Ke-34, dengan kegiatan fun run, sebagai motivasi warga sekolah untuk membiasakan diri berolahraga, agar tetap prima selama proses belajar mengajar. Kegiatan tersebut diikuti siswa-siswi SD dan MI sebagai ajang olahraga sekaligus sarana untuk menanamkan pola hidup sehat sejak dini.
17 Jun 2026 Jumadi 38
Disdukcapil Batang Jemput Warga Lewat Program "Bulan Lintang" Disdukcapil Batang Jemput Warga Lewat Program "Bulan Lintang"
Disdukcapil Batang Jemput Warga Lewat Program "Bulan Lintang"
Batang - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Batang kembali menggelar aksi jemput bola melalui inovasi "Bulan Lintang" (Bus Layanan Adminduk Keliling Batang). Kali ini, layanan keliling tersebut hadir di Kecamatan Bandar untuk mempermudah warga mengurus berbagai dokumen kependudukan secara cepat dan gratis.
17 Jun 2026 Jumadi 25
Ketan Budaya, Jurus Disdikbud Batang Lestarikan Budaya Lokal Dolanan Anak Ketan Budaya, Jurus Disdikbud Batang Lestarikan Budaya Lokal Dolanan Anak
Ketan Budaya, Jurus Disdikbud Batang Lestarikan Budaya Lokal Dolanan Anak
Batang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang, menggagas program inovatif berjudul KETAN BUDAYA (Kolaborasi Pelestarian Budaya) sebagai upaya mengintegrasikan budaya lokal ke dalam pembelajaran Sekolah Dasar (SD).
17 Jun 2026 Jumadi 43