Batang - Dalam mengembangkan kemampuan para santri dari segi olahraga dan seni, Dewan Pengurus Cabang Forum Kerjasama Diniyah Takmiliyah (DPC FKDT) Batang menggelar Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) di Desa Tanjungsari, Kecamatan Tersono, Kabupaten Batang, Minggu (30/10/2022).
Batang - Dalam
mengembangkan kemampuan para santri dari segi olahraga dan seni, Dewan Pengurus
Cabang Forum Kerjasama Diniyah Takmiliyah (DPC FKDT) Batang menggelar Pekan
Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) di Desa Tanjungsari, Kecamatan
Tersono, Kabupaten Batang, Minggu (30/10/2022).
Peserta yang mengikuti
PORSADIN ini adalah santri 15 kecamatan di Kabupaten Batang yang mempunyai
prestasi pada olahraga.
Penjabat (Pj) Bupati
Batang Lani Dwi Rejeki mengatakan, kegiatan ini sangat bermanfaat sebagai sarana
untuk mengembangkan kemampuan para santri dalam olahraga dan seni.
“Terselenggaranya lomba
ini juga mampu mengembangkan keterampilan hidup dan rasa cinta seni yang
Islami, sebagai wahana yang efektif dalam memberikan pemahaman dan penghayatan
ajaran agama kepada generasi muda kita,†jelasnya.
Dengan PORSADIN ini
bisa menambah rasa cinta terhadap agama Islam, sehingga akan mampu memupuk
anak-anak kita untuk selalu rindu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,
dan menjadi anak yang shalih serta shalihah.
“Demikian pula dengan
dunia olahraga yang didalamnya kental dengan nuansa kompetisi dan sportivitas,
yang hendaknya mampu membawa para santri untuk menanamkan sifat-sifat
kejujuran, keadilan dan cinta pada kebenaran dalam kehidupan sehari-hari,â€
terangnya.
Termasuk membawa semangat
berlomba-lomba dalam kebaikan atau Fastabiqul khoirot, yang jika dilakukan
secara berkesinambungan akan membawa dampak perubahan yang besar dalam
masyarakat.
Lombanya sendiri sangat
beragam, dari yang nuansa Islami sampai olahraga yang sesungguhnya antara lain
Lomba Lari, Catur, Tafhid, kaligrafi, sepak bola, badminton dan masih banyak
lagi.
“Prinsip-prinsip inilah
yang hendaknya mampu diserap secara optimal oleh para santri, sehingga sejak
usia dini para santri telah terbiasa melakukan kebaikan sesuai perintah agama,â€
ujar dia. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)