Pertahankan Ciri Khas, Batik Rifaiyah Perlu Regenerasi

Selasa, 11 Oktober 2022 Jumadi Dibaca 2.169 kali Seni dan Budaya
Pertahankan Ciri Khas, Batik Rifaiyah Perlu Regenerasi
Batang Batik Rifaiyah yang telah ada sejak pemerintahan Kerajaan Mataram Islam, di masa industrialisasi ini terus digencarkan agar keberadaannya tidak hilang ditelan zaman.

Batang Batik Rifaiyah yang telah ada sejak pemerintahan Kerajaan Mataram Islam, di masa industrialisasi ini terus digencarkan agar keberadaannya tidak hilang ditelan zaman.

Pelestarian terus dilakukan dengan mengenalkannya kepada generasi muda, sehingga ada ketertarikan untuk ikut menjadi pelestari seni membatik yang dibawa oleh Kyai Ahmad Rifa’i sebagai media perjuangan melawan penjajah Belanda.

Direktur Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Mataram Sejahtera, Saiful Rohman mengatakan, salah satu upaya untuk menunjukkan kepada generasi muda, bahwa Batik Rifaiyah masih ada adalah dengan menggelar agenda “Perayaan  Batik Rifaiyah”.

“Kami intensif mengenalkan ciri khas Batik Rifaiyah yang masih ada di Desa Kalipucang Wetan,” katanya, saat ditemui, di Galeri Batik Rifaiyah, Desa Kalipucang Wetan, Kabupaten Batang, Senin (10/10/2022).

Dalam memeriahkan agenda tersebut, digelar pula banyak kegiatan. Antara lain : Art & Dialog Indonesia bersama Portland Textile Month tentang Batik Rifaiyah secara virtual, seni mural, pameran Batik Rifaiyah dan puncak acara menampilkan Rebana Klasik Rifaiyah, pembacaan Syair Tarajumah serta diskusi budaya.

Ia mengakui, masalah terbesar di Kampung Batik Rifaiyah adalah regenerasi pembatik muda.

“Anak-anak muda warga Rifaiyah melestarikan budaya leluhur yang sudah mendunia ini dengan ikut belajar dan meneruskan tradisi,” harapnya.

Salah satu pembatik Rifaiyah, Miftakhutin mengapresiasi digelarnya agenda tersebut, agar di masa depan ada generasi penerus yang melanggengkan adat istiadat dan budaya khas Rifaiyah.

“Tradisi ini luar biasa yang harus dilestarikan. Anak-anak juga mau belajar sejak dini,” kata perempuan yang juga berprofesi sebagai pendidik di MI Al Islam Watesalit.

Di era industrialisasi para pembatik Rifaiyah memang dilanda kecemasan, karena banyak generasi muda yang lebih memilih pekerjaan di bidang industri.

“Kalau zaman saya dulu semua perempuan harus bisa membatik, tapi sekarang, mereka bisa memilih profesi apa saja yang cepat mendatangkan uang,” jelasnya.

Untuk menghafal kitab yang berisi puji-pujian terhadap Allah SWT tidak begitu. Namun untuk proses membatik justru perlu pembelajaran khusus.

“Untuk pembelajaran intensif diberikan kepada siswa-siswi sejak Sekolah Dasar dalam bentuk ekstrakurikuler. Tapi sejak pandemi kemarin belum dimulai lagi, semoga tahun depan sudah mulai lagi,” ungkapnya.

Sementara itu, Pemerhati batik Nia Ismoyo menambahkan, kegiatan ini perlu dilestarikan agar generasi muda Desa Kalipucang Wetan memiliki kebanggaan terhadap budaya leluhurnya.

“Jangan cuma bermain video game online saja, tapi yang terpenting adik-adik ini mau belajar untuk meneruskan budaya leluhurnya, karena di dalamnya ada nilai-nilai ajaran dari Kyai Ahmad Rifa’i dalam kehidupan masa depan,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Dua Hektare Lahan Pantai Sigandu Batang Terendam Rob, Pemkab Siapkan Pembenahan Dua Hektare Lahan Pantai Sigandu Batang Terendam Rob, Pemkab Siapkan Pembenahan
Dua Hektare Lahan Pantai Sigandu Batang Terendam Rob, Pemkab Siapkan Pembenahan
Batang - Banjir rob yang melanda pesisir Pantura Jawa Tengah kian mengancam sektor pariwisata. Di Kabupaten Batang, lebih dari dua hektare lahan milik pemerintah daerah di kawasan wisata Pantai Sigandu kini dilaporkan terendam air laut dan mengalami abrasi parah.
29 Jun 2026 Jumadi 66
Harganas Ke-33, Bupati Batang Ajak Orang Tua Perkuat Peran Ayah dan Bangun Keluarga Berkualitas Harganas Ke-33, Bupati Batang Ajak Orang Tua Perkuat Peran Ayah dan Bangun Keluarga Berkualitas
Harganas Ke-33, Bupati Batang Ajak Orang Tua Perkuat Peran Ayah dan Bangun Keluarga Berkualitas
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-33 dengan menggelar upacara di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Senin (2962026). Seluruh peserta tampil mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia sebagai simbol keberagaman sekaligus penguatan nilai-nilai keluarga dalam bingkai persatuan.
29 Jun 2026 Jumadi 131
TK Ibunda Raih Penghargaan Jateng, Bupati Batang Dorong Replikasi Program Taman Asuh Sayang Anak TK Ibunda Raih Penghargaan Jateng, Bupati Batang Dorong Replikasi Program Taman Asuh Sayang Anak
TK Ibunda Raih Penghargaan Jateng, Bupati Batang Dorong Replikasi Program Taman Asuh Sayang Anak
Batang - Keberhasilan TK Ibunda Kabupaten Batang meraih penghargaan tingkat Jawa Tengah menjadi bukti bahwa layanan pengasuhan anak yang terintegrasi dengan pendidikan usia dini mampu memberikan manfaat nyata bagi keluarga sekaligus mendukung produktivitas masyarakat. Prestasi tersebut disampaikan usai Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) Ke-33 di halaman Pendopo Kabupaten Batang, Senin (2962026).
29 Jun 2026 Jumadi 72
Sampaikan Kritik Membangun, Muralis Batang Goreskan Prestasi di Mata Nasional Sampaikan Kritik Membangun, Muralis Batang Goreskan Prestasi di Mata Nasional
Sampaikan Kritik Membangun, Muralis Batang Goreskan Prestasi di Mata Nasional
Batang - Regenerasi seniman mural di Kabupaten Batang terus dioptimalkan dengan lahirnya muralis yang berhasil mempersembahkan prestasi terbaiknya di beberapa ajang mural tingkat nasional. Kemampuan dan konsistensi dalam menggoreskan kuas di atas tembok yang disertai kritik membangun, membawa namanya kian dikenal di tengah-tengah nama muralis kenamaan lainnya.
28 Jun 2026 Jumadi 50
Balai PJPH Jateng Dorong UMKM di CFD Batang Bersertifikat Halal Balai PJPH Jateng Dorong UMKM di CFD Batang Bersertifikat Halal
Balai PJPH Jateng Dorong UMKM di CFD Batang Bersertifikat Halal
Batang - Balai Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) secara aktif memanfaatkan momentum Car Free Day (CFD) untuk menggelar layanan jemput bola dan sosialisasi sertifikasi halal Manfaatkan Momentum CFD.
28 Jun 2026 Jumadi 77
Gelaran BAF "Babad Alas Roban", Gambarkan Semangat Pembangunan Batang Gelaran BAF "Babad Alas Roban", Gambarkan Semangat Pembangunan Batang
Gelaran BAF "Babad Alas Roban", Gambarkan Semangat Pembangunan Batang
Batang - Batang Art Festival (BAF) yang telah menjadi even spektakuler Dewan Kesenian Daerah (DKD) tiap dua tahunan, menarik perhatian ribuan pasang mata. Tampilan estetik bertema "Babad Alas Roban", menjadi media bagi seniman menggambarkan semangat pemimpin bersama warganya membersihkan anasir dalam proses pembangunan.
28 Jun 2026 Jumadi 131