Tausyiah Kebangsaan Tumbuhkan Persatuan dan Kesatuan Untuk Lintas Agama di Batang

Minggu, 02 Oktober 2022 Jumadi Dibaca 1.447 kali Kegiatan Keagamaan
Tausyiah Kebangsaan Tumbuhkan Persatuan dan Kesatuan Untuk Lintas Agama di Batang
Batang - Hari Kesaktian Pancasila, Komunitas lintas agama Kabupaten Batang menggelar tausyiah kebangsaan di Taman Makam Pahlawan Kadilangu (TMP) Kadilangu, Kabupaten Batang, Sabtu (1/10/2022) malam.

Batang - Hari Kesaktian Pancasila, Komunitas lintas agama Kabupaten Batang menggelar tausyiah kebangsaan di Taman Makam Pahlawan Kadilangu (TMP) Kadilangu, Kabupaten Batang, Sabtu (1/10/2022) malam.

Ketua Penyelenggara Tausyiah Kebangsaan Muhammad Afif mengatakan, bahwa acara malam ini puncak rangkaian Hari Kesaktian Pancasila yang dimulai tadi pagi dengan mengarak bendera Merah Putih dari Wonobodro hingga TMP Kadilangu dan ditutup acara tausyiah kebangsaan.

“Kegiatan ini memang kami rutin lakukan dengan komunitas lintas agama setiap tahunnya. Tahun ini kita fokuskan bagaimana menjaga persatuan dan kesatuan anak bangsa ditengah gempuran semakin berbahaya dari sebagian dari kelompok-kelompok yang akan memecah belah,” jelasnya.

Tausyiah kebangsaan malam ini tidak hanya milik dari agama Islam saja, tetapi hadir juga jamaat Gereja Santo Yusup serta nanti menampilkan paduan suara untuk kita semua.

“Kami juga melibatkan organisasi masyarakat yang nasionalis dan beberapa komunitas penggiat sosial media, jadi tidak menutup sekat acara ini hanya untuk agama Islam saja,” ungkapnya.

Pemilihan lokasi di TMP Kadilangu ini merupakan permintaan langsung dari Habib Muhammad Lutfi bin Ali bin Yahya. Menurutnya, dengan dilakukan acara di makam pahlawan agar bisa mengenang jasa pahlawan dan memberitahukan generasi muda di Kabupaten Batang juga mempunyai pahlawan dulu yang melawan penjajah.

Ia berharap, setelah tausyiah kebangsaan berakhir dari generasi muda akan timbul menghargai jasa pahlawan yang disikapi dengan meningkatkan rasa nasionalisme dan patriotisme.

Sementara itu, Camat Batang Luksono Pramudito mengatakan, pemerintah daerah menyambut dengan rasa syukur serangkaian acara Hari Kesaktian Pancasila. Dengan diawali berdoa untuk para pahlawan yang sudah gugur mendahului kita.

“Adanya kegiatan yang baik ini semoga setiap tahunnya bisa diselenggarakan agar generasi muda bisa mengingat perjuangan pahlawan yang berjuang untuk kemerdekaan Republik Indonesia,” terangnya.

Pada hari ini juga sangat luar biasa lintas agama dan organisasi masyarakat nasionalis bisa bersatu berdampingan duduk pada tausyiah kebangsaan ini

Momentum ini yang membuat bangsa Indonesia menjadi bangsa persatuan dan kesatuan yang tidak bisa dipecah belah oleh pihak manapun.

“Semoga persatuan dan kesatuan yang terjalin tidak malam ini saja. Harapannya, bisa seterusnya terjalin untuk memajukan Kabupaten Batang bersama-sama menjadi lebih baik lagi,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya 1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
Batang - Ribuan pelajar mempersembahkan tarian khas Kabupaten Batang Tari Babalu dalam rangka memecahkan rekor 1.000 penari Babalu di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026). Tari Babalu mampu memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), dengan menghadirkan ribuan pelajar yang telah berlatih sejak lama, sekaligus bukti kecintaan terhadap budaya khas Kabupaten Batang.
10 Apr 2026 Jumadi 73
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 121
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 127
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 72
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 37
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 44