Tanaman Cabai Sebagai Solusi Dalam Membentuk Ketahanan Pangan di Batang

Senin, 26 September 2022 Jumadi Dibaca 2.666 kali Pemerintahan
Tanaman Cabai Sebagai Solusi Dalam Membentuk Ketahanan Pangan di Batang
Batang - Dalam rangka pengendalian inflasi di Kabupaten Batang, para petani cabai membuat gerakan tanam pangan cepat panen.

Batang - Dalam rangka pengendalian inflasi di Kabupaten Batang, para petani cabai membuat gerakan tanam pangan cepat panen.

Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki mengatakan, hari ini menanam tanaman cepat panen salah satunya tanaman cabai yang sekarang akan dipanen.

“Hari ini untuk sampling panen cabai yang sudah ditanam 60 hari lalu. Hari ini dipanen sekaligus juga menyiapkan lahan yang akan ditanami pohon cabai juga,” katanya saat ditemui usai panen raya cabai di Desa Beji, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Senin (26/9/2022).

Melihat hasilnya sudah memuaskan, meskipun masih ada kekurangan hasil cabainya. Lahan tanam cabai sekitar 2 Ha dari luasan yang tersedia 4 Ha.

“Sekarang dipanen seluas 1 Ha yang ditanam 20.000 tanaman cabai, produktivitas mencapai setengah ton per hektar. Hasilnya ini bagus, seperti yang kita lihat sama-sama. Satu pohonnya minimal 6,5 ons, dan semuanya bagus-bagus, tidak ada yang busuk,” jelasnya.

Dengan cara memilih menanam tanaman cepat panen ini, menjadi solusi untuk ketahanan pangan di Kabupaten Batang. Karena kebutuhan konsumsi masyarakat di Kabupaten Batang masih sangatlah tinggi, agar tidak adanya ketimpangan inflasi yang tinggi.

Ia berharap, masyarakat Kabupaten Batang yang mempunyai lahan sisa di rumahnya bisa untuk ditananami tanaman cepat panen.

Sementara itu, Kepala Dispaperta Batang Heru Susilo mengatakan, kegiatan ini menindaklanjuti tugas dari Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki agar ada gerakan tanam pangan cepat panen.

“Salah satunya panen cabai hari ini, untuk meningkatkan ketahanan pangan di Kabupaten Batang dalam bentuk langkah awal mengatasi inflasi,” terangnya.

Kemudian, satgas ketahanan pangan di Kabupaten Batang harus bekerja lebih keras karena komoditas yang terdampak adalah tanaman padi. Apalagi lahannya sudah banyak berkurang sekitar 100 Ha.

Selain itu, lanjut dia, saat ini juga masih dalam bulan panen raya bawang putih khusus Kabupaten Batang yang kualitasnya berhasil mengalahkan standar biasanya.

“Perlu diketahui juga Kabupaten Batang satu-satunya daerah yang sudah 100 persen memakai kartu tani meskipun disini bukan pilot project di Indonesia,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Batang - Pesta Rakyat Batang Bahagia dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang berlangsung meriah dengan penampilan NDX AKA di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026) malam.
10 Apr 2026 Jumadi 101
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 138
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 150
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 93
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 56
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 69