Tanaman Cabai Sebagai Solusi Dalam Membentuk Ketahanan Pangan di Batang

Senin, 26 September 2022 Jumadi Dibaca 2.697 kali Pemerintahan
Tanaman Cabai Sebagai Solusi Dalam Membentuk Ketahanan Pangan di Batang
Batang - Dalam rangka pengendalian inflasi di Kabupaten Batang, para petani cabai membuat gerakan tanam pangan cepat panen.

Batang - Dalam rangka pengendalian inflasi di Kabupaten Batang, para petani cabai membuat gerakan tanam pangan cepat panen.

Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki mengatakan, hari ini menanam tanaman cepat panen salah satunya tanaman cabai yang sekarang akan dipanen.

“Hari ini untuk sampling panen cabai yang sudah ditanam 60 hari lalu. Hari ini dipanen sekaligus juga menyiapkan lahan yang akan ditanami pohon cabai juga,” katanya saat ditemui usai panen raya cabai di Desa Beji, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang, Senin (26/9/2022).

Melihat hasilnya sudah memuaskan, meskipun masih ada kekurangan hasil cabainya. Lahan tanam cabai sekitar 2 Ha dari luasan yang tersedia 4 Ha.

“Sekarang dipanen seluas 1 Ha yang ditanam 20.000 tanaman cabai, produktivitas mencapai setengah ton per hektar. Hasilnya ini bagus, seperti yang kita lihat sama-sama. Satu pohonnya minimal 6,5 ons, dan semuanya bagus-bagus, tidak ada yang busuk,” jelasnya.

Dengan cara memilih menanam tanaman cepat panen ini, menjadi solusi untuk ketahanan pangan di Kabupaten Batang. Karena kebutuhan konsumsi masyarakat di Kabupaten Batang masih sangatlah tinggi, agar tidak adanya ketimpangan inflasi yang tinggi.

Ia berharap, masyarakat Kabupaten Batang yang mempunyai lahan sisa di rumahnya bisa untuk ditananami tanaman cepat panen.

Sementara itu, Kepala Dispaperta Batang Heru Susilo mengatakan, kegiatan ini menindaklanjuti tugas dari Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki agar ada gerakan tanam pangan cepat panen.

“Salah satunya panen cabai hari ini, untuk meningkatkan ketahanan pangan di Kabupaten Batang dalam bentuk langkah awal mengatasi inflasi,” terangnya.

Kemudian, satgas ketahanan pangan di Kabupaten Batang harus bekerja lebih keras karena komoditas yang terdampak adalah tanaman padi. Apalagi lahannya sudah banyak berkurang sekitar 100 Ha.

Selain itu, lanjut dia, saat ini juga masih dalam bulan panen raya bawang putih khusus Kabupaten Batang yang kualitasnya berhasil mengalahkan standar biasanya.

“Perlu diketahui juga Kabupaten Batang satu-satunya daerah yang sudah 100 persen memakai kartu tani meskipun disini bukan pilot project di Indonesia,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Batang - Sebanyak 24 anak dari Kecamatan Subah dan sekitarnya mengikuti khitan massal gratis yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten  Batang dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dinas Sosial, dan Kecamatan Subah.
25 Ags 2026 Jumadi 16
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
Batang - DPRD Kabupaten Batang bersama Pemerintah Kabupaten Batang mulai membahas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prioritas dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 87
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Batang - Geliat investasi dan pesatnya kawasan industri di Kabupaten Batang tak cuma menuntut ekspansi ekonomi, tetapi juga kepastian hukum dan perlindungan alam. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang resmi menyerahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) krusial kepada DPRD dalam Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 140
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Batang - Sebagai pejabat baru di Kabupaten Batang, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batang Ratih Andrawina Suminar langsung tancap gas membangun komunikasi antarlembaga. Langkah awal ini ditandai dengan kunjungan silaturahmi ke Gedung DPRD Batang, Kabupaten Batang Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 62
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
Batang - Upaya memperkuat tata kelola Perhutanan Sosial yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Batang terus didorong melalui kolaborasi multipihak. Salah satunya melalui Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Integrated Area Development (IAD) yang mengusung tema Penyusunan Integrated Area Development (IAD) Kabupaten Batang dalam Mewujudkan Tata Kelola Perhutanan Sosial yang Inklusif bagi Pemberdayaan KUPS Perempuan", di Ruang Rapat Pagilaran Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 85
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Batang - Pelajar SMA Negeri 1 Bandar memulai Gelar Karya Projek Kokurikuler untuk kelas 10, setelah beberapa pekan mengikuti kegiatan pembelajaran. Mengusung tema Bhineka Tunggal Ika, gelar karya tersebut, menjadi ajang bagi siswa untuk mengekspresikan diri, melalui pertunjukan tari tradisional, lagu daerah, bazar makanan tradisional daerah, dan pop-up book budaya di halaman SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 23