Forki Batang Tingkatkan Prestasi Kohai dengan Ujian Kenaikan Sabuk dan Latihan Bersama

Senin, 19 September 2022 Jumadi Dibaca 1.278 kali Pemuda dan Olahraga
Forki Batang Tingkatkan Prestasi Kohai dengan Ujian Kenaikan Sabuk dan Latihan Bersama
Batang - Pengurus Federasi Olahraga Karate Indonesia (Forki) Batang lewat Cabang Karatedo Gabdika Haya Shi Ha Shitoryu-Kai Kabupaten Batang terus menunjukkan eksistensi dan kualitasnya.

Batang - Pengurus Federasi Olahraga Karate Indonesia (Forki) Batang lewat Cabang Karatedo Gabdika Haya Shi Ha Shitoryu-Kai Kabupaten Batang terus menunjukkan eksistensi dan kualitasnya.

Salah satunya adalah dengan rutin menggelar berbagai aktivitas pembinaan prestasi kohai, dengan menyelenggarakan Ujian Kenaikan Sabuk yang dilakukan secara berkala sebagai tanda gerak roda organisasi yang dinamis.

“Diikuti 94 Peserta ujian kenaikan sabuk dari dojo SDN Subah 1, SD Kebumen 1, MI Subah 1, SMP PMS Batang, SMA PMS Batang, SMAN 1 Subah, dan SMK BINTARA Batang,” kata Ketua Pengcab Gabdika Haya Shi-Ha Batang Tri Mulyo saat ditemui di SMK Ma’arif 1 Limpung, Kabupaten Batang, Senin (19/9/2022).

Ia mengatakan, kegiatan merupakan gerak organisasi masih terus berjalan, walau banyak tantangan yang dihadapi serta meningkatkan kualitas karateka dan menjalankan aturan yg sesuai kebijakan organisasi bahwa setiap 1 tahun  wajib di lakukan minimal 1 kali ujian kenaikan tingkat dan maksimal 3 kali

“Untuk saat ini, karate Gabdika Haya Shi Ha Shitoryu-Kai Kabupaten Batang mengalami perkembangan dan pertumbuhan yang lumayan bagus. Banyak atlet yang yang telah berprestasi. Tetapi mereka cenderung lebih suka ke bidang Kumite dari pada bidang atau teknik KATA,” jelasnya.

Hal tersebut bisa terjadi karena adanya perbedaan Culture atau budaya didaerah tersebut serta peran para pelatih.

Ia juga menjelaskan, Perguruan Gabdika Haya Shi Ha Shitoryu-Kai terkenal dibidang KATA sudah seharusnya para karateka untuk memperdalam pengetahuan dibidang KATA.

“Setiap Dojo harus bisa menguasai KATA dan Kumite, agar prestasi yang ditorehkan itu seimbang. Bukan hanya Kumite yang di unggulkan, tetapi KATA jangan ditinggalkan. Karena Aliran Shito-ryu itu terkenal dalam bidang KATA, dimana jenis KATA lebih banyak dari aliran lainnya.” terangnya.

Untuk itu PengCab Gabdika Haya Shi Ha Shitoryu-Kai Kabupaten Batang agar selalu solid dan konsisten dalam hal apapun.

“Setiap bulannya Gabdika Haya Shi Ha Shitoryu-Kai Kabupaten Batang harus mengadakan latihan bersama. Jika perlu, kami siap mengirimkan tim untuk ikut serta melatih dalam hal Teknik, agar para karateka Gabdika Haya Shi Ha Shitoryu-Kai Kabupaten Batang menciptakan banyak kader yang berprestasi dimanapun dan kapanpun,” ungkapnya.

Adapun tim pengujinya adalah Sensei Iman Setiawan dari PengDa Jawa tengah, Senpai Tri Mulyo, S.Pd., Senpai Lody M. Ridwan, Senpai M. Subekhi dari PengCab Gabdika Haya Shi Ha Shitoryu-Kai Kabupaten Batang. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya 1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
Batang - Ribuan pelajar mempersembahkan tarian khas Kabupaten Batang Tari Babalu dalam rangka memecahkan rekor 1.000 penari Babalu di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026). Tari Babalu mampu memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), dengan menghadirkan ribuan pelajar yang telah berlatih sejak lama, sekaligus bukti kecintaan terhadap budaya khas Kabupaten Batang.
10 Apr 2026 Jumadi 17
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 91
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 97
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 50
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 14
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 16