Hilangkan Sejenak Rasa Sakit, Belasan Anak Penyintas Thalasemia diajak Outbond Bareng

Senin, 19 September 2022 Jumadi Dibaca 1.349 kali Sosial
Hilangkan Sejenak Rasa Sakit, Belasan Anak Penyintas Thalasemia diajak Outbond Bareng
Batang - Belasan anak penderita penyakit langka dari kelainan genetik yaitu Thalasemia, mengikuti Outbond. Mereka tergabung dalam forum Pejuang Thalasemia. Totalnya ada 18 anak di Kabupaten Batang sebagai penyintas.

Batang - Belasan anak penderita penyakit langka dari kelainan genetik yaitu Thalasemia, mengikuti Outbond. Mereka tergabung dalam forum Pejuang Thalasemia. Totalnya ada 18 anak di Kabupaten Batang sebagai penyintas.

Keceraiaan pun tampak di wajah anak penyitas Thalasemia yang diajak untuk bernyanyi dan berjoget. kegiatan itu sebagai bentuk peringatan Hari Thalasemia yang baru bisa dilaksanakan. Hari Thalasemia jatuh setiap 8 Mei.

“Misinya, kita memberikan semangat dan refreshing bagi penderita Thalasemia. Karena kasihan, mereka sendiri rutinitas sehari-hari transfusi,” kata dokter spesialis anak RSUD Kalisari Batang, Tan Evi Susanti, saat ditemui di Kebun Teh Pagilaran, Kecamatan Blado, Kabupaten Batang, Minggu (18/9/2022).

Para penyintas Thalasemia harus menjalani transfusi darah setiap dua minggu hingga sebulan sekali. Transfusi itu akan berlangsung sepanjang hidup.

Kegiatan Outbond juga diisi dengan pemberian semangat dan pengetahuan untuk para penyintas serta orangtua. Para penyintas harus tetap rutin mengonsumsi obat klasi besi.

“Pada kegiatan ini, mereka diedukasi untuk mencari pasangan yang nantinya sehat dan tidak ada Thalasemia. Anak Thalasemia juga bisa berprestasi, bahkan di Batang ada yang menjadi dokter,” jelasnya.

Evi mengatakan keberadaan komunitas bisa membantu merangkul anak-anak yang kurang percaya diri. Lalu, para orangtua juga bisa saling sharing dalam komunitas sehingga tidak merasa sendiri.

“Thalasemia adalah kelainan darah bawaan yang ditandai oleh kurangnya protein pembawa oksigen (hemoglobin) dan jumlah sel darah merah dalam tubuh yang kurang dari normal,” terangnya.

Salah satu orangtua penyintas, Dian Widyastuti mengatakan, Thalasemia bukan penyakit tapi kelainan genetik. Harapannya sebagai orangtua, ada penelitian lebih lanjut tentang obat atau hal baru terkait pengobatan Thalasemia. 

Selain itu, Dian juga berharap ada sosialisasi tentang Thalasemia untuk masyarakat. Misal, perlu screening khusus pada pasangan yang akan menikah, terkait ada tidaknya bibit genetik pembawa Thalasemia dan lain sebagainya.

“Forum pejuang Thalasemia ini sangat membantu, kita sebagai orangtua penyitas bisa berbagi informasi suka duka dan tidak merasa sendiri,” ujar dia.  (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Disdukcapil Batang Jemput Bola, Permudah Warga Urus Dokumen Kependudukan Disdukcapil Batang Jemput Bola, Permudah Warga Urus Dokumen Kependudukan
Disdukcapil Batang Jemput Bola, Permudah Warga Urus Dokumen Kependudukan
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) kembali menghadirkan layanan jemput bola administrasi kependudukan (adminduk) bagi Masyarakat, sebagai upaya mendekatkan akses layanan sekaligus memastikan seluruh warga dapat memperoleh dokumen kependudukan secara mudah, cepat, dan gratis. Kali ini pelayanan digelar di Kantor Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang, Rabu (1762026).
17 Jun 2026 Jumadi 59
Wacana Mubeng Benteng jadi Destinasi Wisata Kembali Mengemuka di Batang Wacana Mubeng Benteng jadi Destinasi Wisata Kembali Mengemuka di Batang
Wacana Mubeng Benteng jadi Destinasi Wisata Kembali Mengemuka di Batang
Batang - Tradisi "Mubeng Benteng" atau mengelilingi tembok luar area Kantor Bupati Batang kembali mengemuka, setelah beberapa tahun menggelar kirab Malam Satu Suro hanya di dalam komplek. Hal ini menjadi wacana dari keluarga besar ahli waris Kyai Tombak Abirawa, sebagai upaya mengembalikan tradisi leluhur sekaligus menjadikan ikon destinasi wisata budaya Kabupaten Batang.
17 Jun 2026 Jumadi 251
Pertamax Naik, Harga Buah Impor ikut Meroket Pertamax Naik, Harga Buah Impor ikut Meroket
Pertamax Naik, Harga Buah Impor ikut Meroket
Batang - Kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax pun ternyata berdampak terhadap harga buah impor. Terbukti dengan naiknya jenis buah-buahan impor yang turut mengalami kenaikan hingga lima persen. Kenaikan tersebut dikarenakan biaya angkut yang turut mengalami kenaikan, sehingga berdampak pada penurunan jumlah pembelian buah impor.
17 Jun 2026 Jumadi 95
Dies Natalis Ke-34, SMPN 2 Tersono Ajak Warga Sekolah Biasakan Olahraga Dies Natalis Ke-34, SMPN 2 Tersono Ajak Warga Sekolah Biasakan Olahraga
Dies Natalis Ke-34, SMPN 2 Tersono Ajak Warga Sekolah Biasakan Olahraga
Batang - SMPN 2 Tersono, mengadakan dies natalis yang Ke-34, dengan kegiatan fun run, sebagai motivasi warga sekolah untuk membiasakan diri berolahraga, agar tetap prima selama proses belajar mengajar. Kegiatan tersebut diikuti siswa-siswi SD dan MI sebagai ajang olahraga sekaligus sarana untuk menanamkan pola hidup sehat sejak dini.
17 Jun 2026 Jumadi 103
Disdukcapil Batang Jemput Warga Lewat Program "Bulan Lintang" Disdukcapil Batang Jemput Warga Lewat Program "Bulan Lintang"
Disdukcapil Batang Jemput Warga Lewat Program "Bulan Lintang"
Batang - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Batang kembali menggelar aksi jemput bola melalui inovasi "Bulan Lintang" (Bus Layanan Adminduk Keliling Batang). Kali ini, layanan keliling tersebut hadir di Kecamatan Bandar untuk mempermudah warga mengurus berbagai dokumen kependudukan secara cepat dan gratis.
17 Jun 2026 Jumadi 55
Ketan Budaya, Jurus Disdikbud Batang Lestarikan Budaya Lokal Dolanan Anak Ketan Budaya, Jurus Disdikbud Batang Lestarikan Budaya Lokal Dolanan Anak
Ketan Budaya, Jurus Disdikbud Batang Lestarikan Budaya Lokal Dolanan Anak
Batang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang, menggagas program inovatif berjudul KETAN BUDAYA (Kolaborasi Pelestarian Budaya) sebagai upaya mengintegrasikan budaya lokal ke dalam pembelajaran Sekolah Dasar (SD).
17 Jun 2026 Jumadi 89