Batang Pemerintah Pusat mulai membagikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Bahan Bakar Minyak (BBM) melalui Kantor Pos Batang kepada 39.043 masyarakat Kabupaten Batang yang berhak menerima.
Batang Pemerintah
Pusat mulai membagikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Bahan Bakar Minyak (BBM) melalui
Kantor Pos Batang kepada 39.043 masyarakat Kabupaten Batang yang berhak
menerima.
Momentum ini ternyata
dimanfaatkan oleh Camat Batang Luksono Pramudito untuk menyukseskan program
vaksin Covid-19, kepada warga yang belum mendapat Booster.
Selain memfasilitasi
PT. Pos untuk penyaluran BLT BBM, tapi di sisi lain program vaksinasi juga diupayakan
tetap berjalan bersamaan program lainnya.
“Kami sudah
berkoordinasi dengan Muspika dan Puskesmas setempat supaya memfasilitasi
kegiatan vaksin,†katanya, saat memantau proses pembagian BLT BBM, di Pendapa
Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Rabu (14/9/2022).
Ia memastikan,
vaksinasi bukan merupakan syarat utama untuk menerima BLT BBM.
“Kami menganjurkan
sebelum menerima BLT, warga diarahkan untuk divaksin, terutama bagi yang belum.
Vaksin diberikan kepada lansia dan masyarakat umum untuk dosis 2 dan Booster,†jelasnya.
Selain di Pendapa
Kecamatan Batang, kegiatan serupa juga digelar di Kantor Dinas Sosial, agar
tidak terjadi kerumunan.
Kepala Kantor Pos
Batang, Nuari Puji Aswati menyampaikan, pembagian BLT BBM sebelumnya telah
dilakukan sejak pekan lalu di kantor Pos Batang.
“Pembagian selanjutnya
dilakukan di masing-masing kecamatan. Khusus di Kecamatan Batang ada 2.726
penerima,†ungkapnya.
Ia menerangkan, bantuan
yang dibagikan berupa BLT BBM Rp300.000,00 untuk bulan September-Oktober dan
ditambah Bantuan Sosial Sembako Rp200.000,00.
BLT BBM bulan
November-Desember segera akan diberikan namun belum dipastikan kapan waktunya.
“Tapi belum ada
kepastian apakah akan ditambah dengan Bantuan Sosial Sembako atau tidak,†ujar
dia.
Salah satu penerima BLT
BBM, Budiyati, ibu rumah tangga dari Kalisalak menuturkan, pemberian bantuan
sangat bermanfaat bagi masyarakat kalangan bawah karena dapat membantu
perekonomian di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok.
“Alhamdulillah dapat
BLT BBM Rp300.000,00 sama Bantuan Sosial Sembako Rp200.000,00. Ini bisa buat
beli beras minyak goreng sama telur dan ayam, tapi ya tetap tidak cukup karena
semua harga naik,†ungkapnya.
Ia tetap mengharapkan,
harga BBM kembali diturunkan, supaya harga kebutuhan pokok kembali normal. (MC
Batang, Jateng/Heri/Jumadi)