BPS Batang Rekrut Ribuan Petugas Lapangan Regsosek

Senin, 12 September 2022 Jumadi Dibaca 7.439 kali Sosial
BPS Batang Rekrut Ribuan Petugas Lapangan Regsosek
Batang Badan Pusat Statistik (BPS) Batang saat ini sedang membuka seleksi bagi calon Petugas Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) Tahun 2022.

Batang Badan Pusat Statistik (BPS) Batang saat ini sedang membuka seleksi bagi calon Petugas Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) Tahun 2022.

Proses seleksi dilakukan sebanyak dua kali, yakni seleksi administrasi dan wawancara. Seleksi wawancara dilaksanakan mulai 12, 13 dan 15 September.

“Total 1.807 pendaftar, dari hasil seleksi lolos sebanyak 1.799. Syarat awal yang harus dipenuhi minimal berijazah SMA, jadi bagi yang tidak lolos seleksi tahap awal dikarenakan berijazah SD, SMP dan ada perangkat desa yang ikut mendaftar,” kata Statistik Pertama BPS Batang, Ahmad Tohirin, saat ditemui usai mewawancarai calon Petugas Registrasi Ekonomi, di Gedung Pramuka, Kabupaten Batang, Senin (12/9/2022).

Dalam tes wawancara akan dibagi menjadi dua kelompok, yakni pendaftar yang sudah berpengalaman dan yang belum berpengalaman.

“Untuk yang sudah pernah menjadi petugas sensus, seperti Sakernas, Susenas dan lainnya, akan bertugas sebagai pengawas lapangan, sedangkan yang belum pernah menjadi petugas sensus, akan ditugaskan sebagai Petugas Pendataan Lapangan (PPL),” jelasnya.

Ia menerangkan, PPL bertugas untuk mendata profil, kondisi sosial ekonomi dan tingkat kesejahteraan.

“Tiap PPL ditargetkan 250 300 Kepala Keluarga (KK) dan diutamakan berasal dari desa setempat, untuk mempermudah pendataan karena lebih memahami seluk beluk wilayah tempat tinggalnya,” terangnya.

Secara keseluruhan BPS Batang membutuhkan Petugas Pengawas Lapangan sebanyak 257 orang dan Petugas Pendataan Lapangan sebanyak 1.014 orang.

“Pelaksanaan Regsosek digelar mulai 15 Oktober -14 November 2022 dan akan ada kegiatan serupa pada bulan April 2023, namun lebih fokus pada forum diskusi grup di tiap desa, untuk mengetahui kategori ekonomi wilayah itu,” tegasnya.

Ia menambahkan, hasil dari pendataan dapat digunakan instansi terkait seperti Kementerian Sosial, untuk memverifikasi Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Salah satu calon PPL, Ulfi warga Blado yang saat ini masih menjadi mahasiswi jurusan Akuntansi di Unikal, itu mengatakan, alasan terbesar mendaftar menjadi PPL karena ingin menambah pengalaman di lapangan.

“Kuliah saya hampir selesai jadi tidak masalah kalau ikut membantu pendataan Regsosek,” ungkapnya.

Tugas secara spesifik memang belum memahami. Namun nantinya akan ada pelatihan khusus selama beberapa hari.

“Manfaat Regsosek tentu bisa diketahui pendapatan rata-rata warga di desa saya. Apabila ke depan ada bantuan sosial dari Pemerintah diharapkan akan lebih tepat sasaran,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Langkah Batang Menuju Pasar Global, Ketika Produk Lokal Dilirik UKM IKM Nusantara Langkah Batang Menuju Pasar Global, Ketika Produk Lokal Dilirik UKM IKM Nusantara
Langkah Batang Menuju Pasar Global, Ketika Produk Lokal Dilirik UKM IKM Nusantara
Batang - Potensi ekonomi Kabupaten Batang tampaknya kian seksi di mata para pelaku usaha nasional. Deretan produk unggulan, pesona wisata yang apik, hingga grafik pertumbuhan ekonomi yang terus mendaki, sukses mencuri perhatian organisasi UKM IKM Nusantara. Mereka kini bersiap pasang badan untuk menjembatani produk-produk asli Batang agar bisa melenggang ke pasar yang jauh lebih luas.
18 Jun 2026 Jumadi 11
Bupati Batang: Ruang Publik untuk Masyarakat, Bukan Tempat Berjualan Bupati Batang: Ruang Publik untuk Masyarakat, Bukan Tempat Berjualan
Bupati Batang: Ruang Publik untuk Masyarakat, Bukan Tempat Berjualan
Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menegaskan bahwa seluruh ruang terbuka publik, fasilitas umum (fasum), dan fasilitas sosial (fasos) di Kabupaten Batang tidak boleh digunakan sebagai lokasi berjualan maupun diperjualbelikan sebagai lapak usaha. Penegasan tersebut disampaikan usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) pembangunan trotoar dan penataan kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Alun-Alun Bandar, Kabupaten Batang, Kamis (1862026).
18 Jun 2026 Jumadi 15
Pemkab Batang Salurkan BLT DBHCHT 2026, Bantu Ringankan Beban Masyarakat Pemkab Batang Salurkan BLT DBHCHT 2026, Bantu Ringankan Beban Masyarakat
Pemkab Batang Salurkan BLT DBHCHT 2026, Bantu Ringankan Beban Masyarakat
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Sosial (Dinsos), mulai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2026 kepada masyarakat penerima manfaat di sejumlah kecamatan. Penyaluran bantuan secara simbolis dilakukan di Aula Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, Kamis (1862026).
18 Jun 2026 Jumadi 12
Wacana Mubeng Benteng jadi Destinasi Wisata Kembali Mengemuka di Batang Wacana Mubeng Benteng jadi Destinasi Wisata Kembali Mengemuka di Batang
Wacana Mubeng Benteng jadi Destinasi Wisata Kembali Mengemuka di Batang
Batang - Tradisi "Mubeng Benteng" atau mengelilingi tembok luar area Kantor Bupati Batang kembali mengemuka, setelah beberapa tahun menggelar kirab Malam Satu Suro hanya di dalam komplek. Hal ini menjadi wacana dari keluarga besar ahli waris Kyai Tombak Abirawa, sebagai upaya mengembalikan tradisi leluhur sekaligus menjadikan ikon destinasi wisata budaya Kabupaten Batang.
17 Jun 2026 Jumadi 261
Dies Natalis Ke-34, SMPN 2 Tersono Ajak Warga Sekolah Biasakan Olahraga Dies Natalis Ke-34, SMPN 2 Tersono Ajak Warga Sekolah Biasakan Olahraga
Dies Natalis Ke-34, SMPN 2 Tersono Ajak Warga Sekolah Biasakan Olahraga
Batang - SMPN 2 Tersono, mengadakan dies natalis yang Ke-34, dengan kegiatan fun run, sebagai motivasi warga sekolah untuk membiasakan diri berolahraga, agar tetap prima selama proses belajar mengajar. Kegiatan tersebut diikuti siswa-siswi SD dan MI sebagai ajang olahraga sekaligus sarana untuk menanamkan pola hidup sehat sejak dini.
17 Jun 2026 Jumadi 113
Pertamax Naik, Harga Buah Impor ikut Meroket Pertamax Naik, Harga Buah Impor ikut Meroket
Pertamax Naik, Harga Buah Impor ikut Meroket
Batang - Kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamax pun ternyata berdampak terhadap harga buah impor. Terbukti dengan naiknya jenis buah-buahan impor yang turut mengalami kenaikan hingga lima persen. Kenaikan tersebut dikarenakan biaya angkut yang turut mengalami kenaikan, sehingga berdampak pada penurunan jumlah pembelian buah impor.
17 Jun 2026 Jumadi 102