Terasi Oven Asli dari Kabupaten Batang

Minggu, 11 September 2022 Jumadi Dibaca 4.931 kali IKM UKM UMKM
Terasi Oven Asli dari Kabupaten Batang
Batang - Terasi merupakan bumbu masak yang berbahan baku ikan atau udang rebon. Terasi memiliki bau yang tajam. Di Indonesia terasi biasanya digunakan untuk membuat sambal terasi, tetapi terasi juga digunakan sebagai penyedap masakan dalam berbagai resep tradisional Indonesia.

Batang - Terasi merupakan bumbu masak yang berbahan baku ikan atau udang rebon. Terasi memiliki bau yang tajam. Di Indonesia terasi biasanya digunakan untuk membuat sambal terasi, tetapi terasi juga digunakan sebagai penyedap masakan dalam berbagai resep tradisional Indonesia.

Tetapi oleh Siti Yaenah (42) warga Desa Ujungnegoro Kecamatan Kandeman Kabupaten Batang terasi dibuat inovasi baru dengan dijadikan terasi oven.

“Pertama kali mempunyai ide itu oleh orang tuanya yang sejak dahulu memang sudah membuat terasi tradisional yang dibungkus dengan daun pisang,” katanya saat ditemui dirumahnya, Minggu (11/9/2022).

Tapi melihatnya kurang praktis ketika ada rombongan pembeli membeli terasi tradisional itu untuk dibagi-bagi. Karena menurut mereka terlalu kebanyakan jika satu orang membeli satu terasi yang minimal punya berat 1 kg dan juga habisnya lama serta rasanya pahit.

“Dengan itu, saya kembangkan terasi tradisional menjadi terasi oven yang praktis bisa dengan kemasan terkini dan rasanya tidak pahit serta tahan lama untuk dijadikan oleh-oleh,” jelasnya.

Proses membuat terasi oven, pertama udang rebon yang baru didapatkan dicuci terlebih dahulu baru dikeringkan selama 1 hari penuh dibawah terik matahari. Setelah itu, udang rebon dicampur garam dan air secukupnya baru ditumbuk sampai menjadi adonan.

“Selanjutnya, adonan dibuat kepingan-kepingan untuk dijemur kembali selama 3 hari hingga kering. Setelah itu, ditumbuk kembali dan diberikan air secukupnya sampai setengah halus baru dicetak menjadi kotak dibungkus daun pisang jadilah terasi tradisional,” terangnya.

Kemudian, lanjut dia, untuk menjadikan terasi oven mudah sekali tinggal kita menyiapkan terasi tradisional dipotong dengan ukuran ibu jari kita. Setelah itu, terasi dimasukkan oven selama 40 menit dengan suhu 135 derajat, agar tahan lama dan agar rasanya tidak pahit. Jika sudah tinggal ditimbang dan dikemasi siap dijual.

“Penjualannya sendiri pertama dipasarkan ke teman-teman dahulu, ternyata responnya bagus pada suka dan praktis. Baru saya posting di sosial media dan toko online sampai mendapatkan pembeli dari Hongkong yang sampai saat ini masih rutin memesan,” ungkapnya.

Pemasaran sendiri terasi oven sudah banyak peminatnya di luar kota yakni Papua, Kalimatan, Sulawesi dan Aceh. Bahkan sudah masuk ke luar negeri diantaranya Hongkong dan Malaysia.

Ia menjual terasi oven sesuai dengan kemasan untuk yang paling murah kemasan terasi oven 100 gram dijual dengan harga Rp14.000,00 dan untuk paling mahal kemasan terasi oven 500 gram dijual dengan harga Rp59.000,00.

“Perkembangan terasi oven ini tidak lepas dari dukungan Pemerintah Kabupaten Batang yang sudah mengawal perizinan produk, hingga mendapatkan izin nomor P-irt, cap halal dan ada dukungan juga dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang telah ikut mempromosikan produk terasi oven,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya 1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
Batang - Ribuan pelajar mempersembahkan tarian khas Kabupaten Batang Tari Babalu dalam rangka memecahkan rekor 1.000 penari Babalu di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026). Tari Babalu mampu memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), dengan menghadirkan ribuan pelajar yang telah berlatih sejak lama, sekaligus bukti kecintaan terhadap budaya khas Kabupaten Batang.
10 Apr 2026 Jumadi 50
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 106
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 108
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 61
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 24
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 24