Edukasi Moderasi Beragama, Bentengi Pelajar dari Paham Radikal

Selasa, 06 September 2022 Jumadi Dibaca 1.985 kali Kegiatan Keagamaan
Edukasi Moderasi Beragama, Bentengi Pelajar dari Paham Radikal
Batang Paham radikalisme dapat menyerang pada berbagai kalangan, tak terkecuali para pelajar.

Batang Paham radikalisme dapat menyerang pada berbagai kalangan, tak terkecuali para pelajar.

Untuk membentengi agar mereka tidak mudah terdoktrin paham radikalisme, yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila, maka Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) bekerja sama dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) dan Penyuluh Agama Islam Kantor Kemenag Batang menggelar Talkshow Penguatan Moderasi Beragama Bagi Pelajar.

Ketua FKUB Batang Subkhi mengatakan, sosialisasi tentang moderasi beragama terus digencarkan ke seluruh kalangan, termasuk pelajar.

“Mereka inilah yang di masa depan akan menjadi penerus bangsa. Jangan sampai putus pemahaman moderasi beragama yang sudah baik ini,” katanya, usai menjadi narasumber dalam Talkshow Penguatan Moderasi Beragama Bagi Pelajar, di Aula SMKN 1 Kandeman, Kabupaten Batang, Selasa (6/9/2022).

Para pelajar diharapkan menjadi agen yang ikut menyampaikan kepada sebayanya, tentang moderasi beragama.

“Tidak hanya teori pemahaman saja, tapi ke depan akan ada tindak lanjut berupa implementasi di lapangan agar lebih mengena pada sasaran,” jelasnya.

Saat ini fokusnya pada pelajar SMK dengan menggandeng Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) di jenjang SMK. Dalam waktu dekat, FKUB juga kembali akan menggelar kegiatan serupa, hanya lebih memfokuskan pada pelajar SMA.

“Rencananya 15 September mendatang bertempat di SMAN 1 Subah dengan tetap menggandeng Kesbangpol dalam rangka menciptakan situasi yang kondusif di Kabupaten Batang,” bebernya.

Ia mengapresiasi, situasi di Batang tetap kondusif. Jika di daerah lain ada tawuran pelajar, alhamdulillah di sini tidak ada.

Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Batang Agung Wisnu Barata mengutarakan, dengan melakukan gerakan edukasi moderasi beragama secara serentak, tentu akan membawa dampak yang lebih baik.

“Dipilihnya kalangan pelajar tentu melihat karakter mereka yang sangat lekat dengan teknologi digital. Sering kali mereka menganggap apa yang diterima dari teknologi digital sebagai suatu kebenaran dari teknologi digital, kalau tidak ada penyaringnya, tentu berbahaya bagi pribadinya dan negara,” tegasnya.

Penting sekali pemahaman moderasi beragama yang menitikberatkan pada nilai-nilai toleransi yang menghargai semua keyakinan di Indonesia.

“Tujuannya supaya generasi muda tidak mudah tergiring pada ideologi tertentu yang dibawa kelompok-kelompok tertentu, yang bertentangan dengan Pancasila,” terangnya.

Ia mengapresiasi pemahaman pelajar tentang moderasi beragama yang sudah cukup baik.

“Penekanan selanjutnya hanya difokuskan pada pemahaman prinsip dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya 1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
Batang - Ribuan pelajar mempersembahkan tarian khas Kabupaten Batang Tari Babalu dalam rangka memecahkan rekor 1.000 penari Babalu di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026). Tari Babalu mampu memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), dengan menghadirkan ribuan pelajar yang telah berlatih sejak lama, sekaligus bukti kecintaan terhadap budaya khas Kabupaten Batang.
10 Apr 2026 Jumadi 73
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 121
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 126
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 72
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 37
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 44