KORMI Agendakan Permainan Tradisional di Destinasi Wisata

Sabtu, 03 September 2022 Jumadi Dibaca 1.311 kali Pemuda dan Olahraga
KORMI Agendakan Permainan Tradisional di Destinasi Wisata
Batang Berolahraga bagi setiap individu merupakan sebuah kebutuhan, agar stamina tetap prima. Banyak cara untuk mendapatkan tubuh yang bugar, di antaranya berolahraga yang dikolaborasikan dengan permainan tradisional.

Batang Berolahraga bagi setiap individu merupakan sebuah kebutuhan, agar stamina tetap prima. Banyak cara untuk mendapatkan tubuh yang bugar, di antaranya berolahraga yang dikolaborasikan dengan permainan tradisional.

Program tersebut inisiasi dari Ketua Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Batang, Karyono yang baru dikukuhkan oleh Kepala Disparpora Yarsono, di Aula Bupati, Kabupaten Batang, Sabtu (3/9/2022).

Ketua KORMI Batang Karyono menyampaikan, potensi permainan tradisional di Batang sangat variatif, maka secara bertahap akan diagendakan untuk masuk dalam daftar program KORMI.

“Ada gobak sodor, ketapel, panahan tradisional dan permainan tradisional lainnya, yang berpotensi menimbulkan efek bahagia bagi pemainnya,” jelasnya.

Segmentasi tidak terbatas pada usia tertentu. Sebab olahraga rekreasi ini tujuan utamanya adalah menimbulkan efek bahagia dan tubuh yang bugar.

“Rencananya kami akan berkolaborasi dengan Disparpora untuk menggelar pertandingan olahraga tarik tambang dan gobak sodor,” katanya.

Kepala Disparpora Batang Yarsono mengatakan, program kerjanya akan disinergikan dengan destinasi wisata yang ada di Batang.

“Obyek wisata di Batang sudah mulai menggeliat dan bisa dijadikan media untuk menggelar olahraga rekreasi yang menyenangkan,” ungkapnya.

Ia menerangkan, obyek wisata yang bisa dimanfaatkan untuk mendukung program KORMI antara lain : sepanjang tepi Pantai Sigandu hingga Pantai Jodo.

“Di sebelah selatan bisa mengoptimalkan Deswita Pandansari, Taman Sailendra, THR Kramat dan lainnya, karena di sana banyak lokasi menarik untuk berwisata,” terangnya.

Untuk mendukung program KORMI, tentu tidak hanya perlu dukungan dari Pemda.

“Olahraga rekreasi ini tidak bisa didanai dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Maka kami berupaya menggandeng pihak swasta misalnya dengan program CSR dari perusahaan-perusahaan yang peduli terhadap kesehatan sekaligus kebahagiaan masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua KORMI Jateng Eko Suprayitno menerangkan, olahraga rekreasi lebih menitikberatkan agar masyarakat memiliki kebugaran dan kebahagiaan yang baik.

“Tiap daerah pasti punya potensi di olahraga rekreasi, sepanjang masyarakatnya senang berolahraga,” ujar dia.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Batang Soetadi menambahkan, apapun olahraganya, misi utamanya adalah membina karakter bangsa.

“Baik olahraga prestasi, masyarakat maupun rekreasi tetap menjunjung tinggi kejujuran, sportivitas dan kedisiplinan demi mewujudkan manusia yang berkarakter,” tandasnya. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya 1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
1.000 Penari Babalu Pecahkan Rekor MURI, Bukti Gen Z Cinta Budaya
Batang - Ribuan pelajar mempersembahkan tarian khas Kabupaten Batang Tari Babalu dalam rangka memecahkan rekor 1.000 penari Babalu di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026). Tari Babalu mampu memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), dengan menghadirkan ribuan pelajar yang telah berlatih sejak lama, sekaligus bukti kecintaan terhadap budaya khas Kabupaten Batang.
10 Apr 2026 Jumadi 17
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 91
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 97
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 50
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 14
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 16