Batang Membiasakan anak untuk memiliki minat baca, di zaman serba digital, merupakan sebuah tantangan tersendiri. Sebagai Bunda Literasi yang baru saja dikukuhkan oleh Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki, maka Elis Parlina memiliki kewajiban untuk menumbuhkan minat baca pada anak, menggunakan pendekatan yang lebih intensif, salah satunya dengan membacakan dongeng.
Batang Membiasakan
anak untuk memiliki minat baca, di zaman serba digital, merupakan sebuah
tantangan tersendiri. Sebagai Bunda Literasi yang baru saja dikukuhkan oleh
Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki, maka Elis Parlina memiliki
kewajiban untuk menumbuhkan minat baca pada anak, menggunakan pendekatan yang
lebih intensif, salah satunya dengan membacakan dongeng.
Bunda Literasi, Elis
Parlina mengtarakan, pemanfaatan Perpustakaan Keliling sangat tepat, sehingga
bisa mengetahui sampai di mana minat membaca anak.
“Setelah kami
mengunjungi sekolah-sekolah dengan menyertakan Mobil Perpustakaan Keliling di
desa-desa, ternyata minat baca anak di desa masih tinggi. Antusias mereka
tinggi, di sekolah semua anak berkumpul dengan membaca dongeng,†katanya, saat
meninjau Pekan Raya Batang (PRB) di Jalan Veteran, Kabupaten Batang, Rabu
(31/8/2022) malam.
Ia mengakui, dengan
akses digitalisasi yang cepat, membuat tiap individu makin mudah membuka kran
informasi.
“Kami akan terus
berusaha untuk mengajak anak-anak agar mau datang ke Perpustakaan Daerah dan
membaca langsung koleksi-koleksi buku yang ada,†tegasnya.
Sementara itu, Pj
Bupati Batang Lani Dwi Rejeki mengatakan, keberadaan Bunda Literasi tidak hanya
sebagai simbol saja. Tetapi lebih memberikan manfaat bagi anak-anak.
“Bisa menyosialisasikan
pentingnya baca buku, di desa, sekolah dan masyarakat umum,†ujar dia. (MC
Batang, Jateng/Heri/Jumadi)