Tim Pora Batang Catat 201 WNA Bekerja di Batang

Rabu, 10 Agustus 2022 Jumadi Dibaca 694 kali Sosial
Tim Pora Batang Catat 201 WNA Bekerja di Batang
Batang - Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Batang Agung Wisnu Barata menyatakan, Warga Negara Asing (WNA) di Kabupaten Batang cukup banyak yang bekerja di beberapa perusahaan.

Batang - Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Batang Agung Wisnu Barata menyatakan, Warga Negara Asing (WNA) di Kabupaten Batang cukup banyak yang bekerja di beberapa perusahaan.

Keberadaan mereka selama ini belum ada pelaporan yang menggangu ketertiban masyarakat. 

“Keberadaan WNA di Wilayah Batang belum ada pelaporan mengganggu ketertiban masyarakat yang berpotensi mengganggu kestabilan politik,” katanya saat Rapat Tim Pengawasan Orang Asing di Hotel Sendang Sari, Kabupaten Batang, Rabu (10/8/2022).

Ia pun mengakui ada kelemahan data terkait orang asing. Oleh karena itu, pihaknya akan melakukan langkah secara konkrit untuk memperbaiki data.

“Kita membuat surat kepada perusahaan tentang tenaga kerja asing dan camat untuk melaporkan keberadaan orang asing di wilayahnya,” tegasnya.

Rapat Tim Pengawasan Orang Asing di buka oleh Kepala Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah Jawa Tengah, Wisnu Daru Fajar dan diikuti oleh Forkopimda.

Kepala Kejaksaan Negeri Batang Ali Nurudin menyatakan, kesediaan membantu pendampingan pidana keimigrasian ataupun gugatan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

“Saya harap instansi lainnya juga bersinergi dan berkolaborasi dalam Tim Pora Kabupaten Batang,” ungkapnya. 

Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Pemalang Arvin Gumilang mengatakan, Tim Pora merupakan gabungan antar instansi Forkominda Kabupaten Batang untuk melakukan pengawasan dan penindakan terhadap orang asing.

Ia menyebutkan berdasarkan data orang asing di Kabupaten Batang ada sebanyak 153 orang. Data orang asing ini pasti berbeda karena kami berdasarkan ijin tinggal/domisili.

“Oleh karena itu, penting sekali adanya komunikasi dan koordinasi terkait informasi keberadaan orang asing di lingkungan kabupaten untuk menjaga keamanan wilayah di Kabupaten Batang,” jelasnya.

Tim Pora dalam melakukan pengawsan dan penindakan orang asing harus mengedepankan upaya persuasif demi kondusivitas Kabupaten Batang.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Batang, Willopo menyebutkan jumlah tenaga kerja asing di wilayah Kabupaten Batang yang tercatat membuat KTP sebanyak 686 orang.

“Dari jumlah itu saat ini kami tidak tahu keberadaan tempat tinggalnya. Adapun Disnaker Kabupaten Batang berdasarkan laporan tembusan dari 10 perusahaan sebagai tenaga kerja asing per 8 Agustus ada sebanyak 201 WNA,” terangnya. 

Pasi Intel Kodim 0736 Batang diwakili Peltu Slamet Mardianto menyebutkan ada 177 orang asing yang bekerja di PT BPI, Primatex, Black and Veatch IC,Sumitomo Corporation.

“Data orang asing yang belum masuk yakni di PT Sengon Indah Mas dan PT.Batang Apparel Indonesia,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Batang - Pesta Rakyat Batang Bahagia dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang berlangsung meriah dengan penampilan NDX AKA di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026) malam.
10 Apr 2026 Jumadi 128
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 150
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 160
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 105
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 68
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 89