Komisi E DPRD Provinsi Jateng Siap Gelontorkan Dana Bencana Rob di Batang

Jumat, 05 Agustus 2022 Jumadi Dibaca 916 kali Pemerintahan
Komisi E DPRD Provinsi Jateng Siap Gelontorkan Dana Bencana Rob di Batang
Batang - Kondisi geografis wilayah pantai, daratan dan pegunungan di Kabupaten Batang berpotensi sekaligus rawan bencana seperti letusan gunung berapi, gempa bumi, tsunami, banjir dan tanah longsor.

Batang - Kondisi geografis wilayah pantai, daratan dan pegunungan di Kabupaten Batang berpotensi sekaligus rawan bencana seperti letusan gunung berapi, gempa bumi, tsunami, banjir dan tanah longsor.

Beberapa minggu lalu pun masyarakat pesisir pantai dihadapi dengan bencana air rob yang masuk kepemukiman dan sawah pertanian warga. 

Hal itu disampaikan Penjabat (Pj) Sekda Batang Ari Yudianto saat menerima kunjungan anggota Komisi E DPRD Jawa Tengah di Aula Bupati, Kabupaten Batang, Jumat (5/8/2022). 

Dengan kondisi Batang yang berpotensi sekaligus rawan bencana, Pj Sekda Batang pun berharap adanya dukungan budgeting dari anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah. 

“Kita harap dukungan DPRD Jateng untuk meminimalkan bencana rob yang kini terus meluas di kecamatan kota Batang. Hal itu akibat dampak pembangunan tanggul laut Pekalongan,” jelasnya. 

Dijelaskannya, wilayah Kecamatan Batang dilalui beberapa sungai yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jateng seperti Sungai Sambong, Gabus dan saluran irigasi yang jarang sekali tersentuh perbaikan. 

“Sungai itu jarang sekali tersentuh, kami mau masuk takut ada temuan. Kami juga sering usulkan di Musrenbang. Kondisi sungai sudah sedimentasi dan penyempitan yang berpotensi bencana banjir dan rob tiap tahunnya,” ungkapnya. 

Tidak hanya itu, garis pantai di Batang sudah mundur 200 meter. Dulu pantai ada 200 meter sekarang sudah berbatasan dengan air laut. 

Sekretaris Komisi E DPRD Jawa Tengah Sri Ruwiyati mengatakan, kebencanaan menjadi pokok permasalahan di Jawa Tengah seperti bencana rob, dan bencana exstrim lain karena cuaca tidak menentu. 

“Kita hadir di Batang ingin mengetahui upaya mitigasi bencana. Kita juga menginginkan data dan masukan tentang penanganan kebencanaan,” terangnya. 

Dengan mengetahui data kebencanaan, para anggota Komisi E DPRD Jawa Tengah bisa menggelontorkan anggaran aspirasinya untuk mengatasi persolaan kebencanaan. 

“Hampir semua anggota komisi E dapil dari Batang, jadi peluangnya anggaran aspirasinya cukup besar digelontorkan di Batang. Sehingga permasalahan kebencanaan pelan - pelan dapat terurai,” tegasnya.

Sementara itu, anggota Komisi E DPRD Jawa Tengah, M Ridwan mengatakan, permasalahan rob tidak bisa diatasi oleh Pemkab Batang dan Provinsi Jateng saja. 

“Permasalahan bencana di Batang harus kita kroyok. Tidak bisa dari satu sisi saja dari Pemkab saja, karena anggaran terbatas. Pemerintah provinsi saja tidak bisa,” ujar dia. 

Terkait upaya mitigasi banjir rob yang melanda di Batang akan ada pembangunan sabuk pantai. 

“Dana itu memang sangat besar, dan yang punya dana itu pemerintah pusat dan saat ini sudah mulai pembangunan di Pekalongan dan Batang, tapi di Batang baru beberapa kilometer saja,” pungkasnya.

Oleh karena itu, kita akan dorong pemerintah pusat agar sabuk pantai bisa sampai ke wilayah timur. Kalau tidak, air akan mencari tempat yang rendah. Nanti pantai Sigandu bisa hilang. (MC Batang, Jateng/Edo/Jumadi)

Berita Lainnya

Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Pesta Rakyat Batang Bahagia, NDX AKA Meriahkan Pesta Rakyat Batang Bahagia
Batang - Pesta Rakyat Batang Bahagia dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang berlangsung meriah dengan penampilan NDX AKA di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026) malam.
10 Apr 2026 Jumadi 144
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 156
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 165
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 110
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 76
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Rekor MURI Minyak Jelantah yang Sejalan dengan Program Presiden Prabowo
Batang Siapa sangka, limbah dapur yang biasanya berakhir di saluran air kini menjelma menjadi pundi-pundi rupiah di Kabupaten Batang. Hanya dalam waktu delapan bulan, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Batang berhasil membuktikan bahwa minyak goreng bekas alias jelantah memiliki potensi ekonomi yang menggiurkan dengan omzet mencapai Rp63 juta.
10 Apr 2026 Jumadi 94