Kodim Batang Pantau 6 Desa Rawan Kekeringan

Kamis, 21 Juli 2022 Jumadi Dibaca 1.159 kali Sosial
Kodim Batang Pantau 6 Desa Rawan Kekeringan
Batang Kodim 0736/Batang menggelar pemantauan terhadap 6 desa yang dinilai paling rawan mengalami kekeringan saat musim kemarau panjang. Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), puncak musim kemarau terjadi pada bulan Agustus 2022, sedangkan awal musim kemarau terjadi sejak April 2022.

Batang Kodim 0736/Batang menggelar pemantauan terhadap 6 desa yang dinilai paling rawan mengalami kekeringan saat musim kemarau panjang. Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), puncak musim kemarau terjadi pada bulan Agustus 2022, sedangkan awal musim kemarau terjadi sejak April 2022.

Beberapa desa yang memperoleh perhatian lebih yakni Desa Penundan Kecamatan Banyuputih, Desa Kemiri Barat dan Kemiri Timur Kecamatan Subah, Desa Batiombo, Wonomerto dan Wonodadi Kecamatan Bandar.

Batti Bakti TNI Staf Teritorial Kodim Batang Pelda Anthon mengutarakan, rencananya akan ada bantuan air bersih dari TNI AD bagi wilayah yang benar-benar membutuhkan.

“Bentuk bantuan pastinya belum tahu, tapi jika melihat beberapa Kodim di wilayah tetangga, dengan membuat bak tandon air dan pompa hidran,” katanya saat ditemui di Desa Kemiri Barat, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Rabu (20/7/2022).

Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk wilayah Batang yang dirasa perlu mendapat bantuan ada 6 desa. Selanjutnya diajukan ke Korem 071/Wijayakusuma dan Kodam IV/Diponegoro untuk ditentukan desa mana yang sangat membutuhkan bantuan air bersih.

Kepala Desa Penundan Ahmad Yusuf mengatakan, kebutuhan air sangat utama bagi masyarakat, namun ketika musim kemarau datang debit air sering kali berkurang. Meski telah dibangun Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS), sejak 2012, namun kebutuhan air 2.300 warga belum tercukupi sepenuhnya.

“Sempat membuat sumur bor, tapi waktu musim kemarau kondisinya mengering. Semoga ada perhatian dari pemerintah maupun pihak terkait lainnya, sehingga pasokan air warga kami terpenuhi,” jelasnya.

Kepala Desa Kemiri Barat Ali Muchidin menerangkan, selama musim hujan pasokan air tercukupi, namun ketika memasuki kemarau debit air mulai berkurang.

“Di sini ada 5 dukuh yaitu Kemiri Selatan, Kemloko, Kemiri Utara, Aboyong dan Jumbleng saat kemarau memang kekeringan walau tidak sampai fatal. Di sisi lain ada satu pondok pesantren yang menampung 1.200 santri yang juga membutuhkan sumber air bersih, jadi kendala mereka cuma pasokan air bersih saja karena belum maksimal,” ungkapnya.

Solusi sementara, pihak desa mengambil 10 sumber air dari Desa Kemiri Barat untuk mencukupi 1.023 kepala keluarga ditambah 1.200 santri.

“Untuk memenuhi kebutuhan santri, kami sudah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (PUDAM) Sendang Kamulyan Batang, dan sedang disurvei. Nanti kalau sudah ada bantuan pasokan air bersih insya Allah para santri tidak kesulitan untuk kesehariannya,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Desa Batiombo Slamet Sukardi mengatakan, saat kemarau sumur-sumur mengering, langkah yang diambil bahkan hingga mengambil air ke desa-desa tetangga.

“Sempat ada bantuan air dari tangki BPBD karena darurat kekurangan air,” ujar dia.

Salah satu warga, Wahyudi mengambil air setiap harinya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Biasanya setiap hari saya ambil 7 kali sehari, tapi kalau kemarau cuma 4 kali karena antrean warga yang mau ambil sudah berjubel,” tuturnya.

Sebelumnya ia pernah memiliki sumur bor. Namun karena kondisi pompa air rusak, akhirnya sejak tiga tahun lalu beralih ke PAMSIMAS untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Khitan Massal di Subah, 24 Anak dari Keluarga Kurang Mampu Dapat Layanan Gratis
Batang - Sebanyak 24 anak dari Kecamatan Subah dan sekitarnya mengikuti khitan massal gratis yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten  Batang dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Dinas Sosial, dan Kecamatan Subah.
25 Ags 2026 Jumadi 48
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
DPRD Batang Bahas 3 Raperda Prioritas, Atur Lingkungan hingga Tata Ruang
Batang - DPRD Kabupaten Batang bersama Pemerintah Kabupaten Batang mulai membahas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prioritas dalam rapat paripurna di Kantor DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 93
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Tanggapi Pesatnya Industri, Pemkab Batang Dorong Tiga Raperda Strategis ke DPRD
Batang - Geliat investasi dan pesatnya kawasan industri di Kabupaten Batang tak cuma menuntut ekspansi ekonomi, tetapi juga kepastian hukum dan perlindungan alam. Menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Batang resmi menyerahkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) krusial kepada DPRD dalam Rapat Paripurna di DPRD Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 147
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Demi Kemajuan Batang, Kajari Bangun Sinergi dengan DPRD
Batang - Sebagai pejabat baru di Kabupaten Batang, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batang Ratih Andrawina Suminar langsung tancap gas membangun komunikasi antarlembaga. Langkah awal ini ditandai dengan kunjungan silaturahmi ke Gedung DPRD Batang, Kabupaten Batang Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 70
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
FGD IAD Batang, Perkuat Pengelolaan Perhutanan Sosial dan KUPS Perempuan
Batang - Upaya memperkuat tata kelola Perhutanan Sosial yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Batang terus didorong melalui kolaborasi multipihak. Salah satunya melalui Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Integrated Area Development (IAD) yang mengusung tema Penyusunan Integrated Area Development (IAD) Kabupaten Batang dalam Mewujudkan Tata Kelola Perhutanan Sosial yang Inklusif bagi Pemberdayaan KUPS Perempuan", di Ruang Rapat Pagilaran Bapperida Batang, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 122
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Tanamkan Cinta Budaya, Gelar Karya Kokurikuler jadi Ajang Ekspresi Siswa
Batang - Pelajar SMA Negeri 1 Bandar memulai Gelar Karya Projek Kokurikuler untuk kelas 10, setelah beberapa pekan mengikuti kegiatan pembelajaran. Mengusung tema Bhineka Tunggal Ika, gelar karya tersebut, menjadi ajang bagi siswa untuk mengekspresikan diri, melalui pertunjukan tari tradisional, lagu daerah, bazar makanan tradisional daerah, dan pop-up book budaya di halaman SMAN 1 Bandar, Kabupaten Batang, Senin (2482026).
24 Ags 2026 Jumadi 112