Pj Bupati Batang Optimis Dapat Turunkan Angka Stunting

Rabu, 20 Juli 2022 Jumadi Dibaca 915 kali Pemerintahan
Pj Bupati Batang Optimis Dapat Turunkan Angka Stunting
Batang - Dalam mendukung percepatan penurunan Stunting di Kabupaten Batang. Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki mengukuhkan Sebanyak 100 Tim Percepatan Penurunan Stunting yang terdiri dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), organisasi lintas sektor, organisasi kemasyarakatan, usaha dan akademisi di Aula Bupati, Kabupaten Batang, Rabu (20/7/2022).

Batang - Dalam mendukung percepatan penurunan Stunting di Kabupaten Batang. Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki mengukuhkan Sebanyak 100 Tim Percepatan Penurunan Stunting yang terdiri dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), organisasi lintas sektor, organisasi kemasyarakatan, usaha dan akademisi di Aula Bupati, Kabupaten Batang, Rabu (20/7/2022).

Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki mengatakan, bahwa kegiatan ini menjadi komitmen bersama untuk penurunan Stunting di Kabupaten Batang yang nantinya dapat direalisasikan dengan baik.

Dijelaskannya, stunting merupakan permasalahan kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama dan infeksi berulang, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan pada anak yakni tinggi badan anak lebih rendah atau pendek dari standar yang telah ditetapkan oleh menteri kesehatan.

“Stunting tidak sekedar anak yang terhambat pertumbuhannya namun juga terhambat perkembangan otaknya sehingga kemampuan untuk berfikir menjadi sangat kurang dan pada akhirnya menjadi kurang produktif, pendek, dan mudah sakit,” jelasnya.

Angka stunting di Kabupaten Batang masih cukup tinggi untuk itu, kegiatan ini diadakan dalam rangka membentuk tim percepatan penurunan stunting di Kabupaten Batang. Salah satu fokus pemerintah saat ini adalah pencegahan stunting, upaya ini bertujuan agar anak-anak Indonesia dapat tumbuh dan berkembang secara optimal dan maksimal. Disertai dengan kemampuan emosional, sosial, dan fisik yang siap untuk belajar serta mampu berkompetisi di tingkat global.

“Stunting sendiri menjadi agenda pembangunan nasional dan Kabupaten Batang menjadi kabupaten prioritas dalam intervensi penurunan stunting, berdasarkan hasil studi gizi Indonesia tahun 2021 yang dilaksanakan oleh kementerian kesehatan angka prevalensi stunting di Indonesia tahun 2021 sebesar 24,4%,” terangnya.

kemudian pada tahun yang sama di Kabupaten Batang mencapai 21,7% sedangkan privalensi di Jawa Tengah sebesar 20,9% artinya angka stunting di Kabupaten Batang lebih rendah secara nasional namun lebih tinggi dari Jawa Tengah ini yang perlu bersama-sama untuk bersinergi melaksanakan percepatan penurunan stunting di Kabupaten Batang.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Batang Supriyono menambahkan, Kabupaten Batang menempati peringkat 21,1 % berada di tengah-tengah Provinsi Jawa Tengah. Jawa sendiri secara nasional dibawah angka 24 %.

“Progres penurunan stunting di Jawa Tengah selama dua tahun cukup bagus di angka 6,7% sedangkan rata-rata nasional diturunkan hanya 3,4%. Ada dua kabupaten yang mempunyai perhatian lebih, karena stunting mereka yang terbanyak yaitu Kabupaten Wonosobo, dan Kabupaten Brebes,” ungkapnya.

Untuk kabupaten di Jawa Tengah yang mempunyai perkembangan luar biasa adalah Kabupaten Grobogan yang awalnya peringkat terbawah 29% stuntingnya, tetapi sekarang bisa teratas dengan 9% stuntingnya.

Maka dari itu, lanjut da, kita sedang belajar dari sana ternyata yang digarap peningkatan jambanisasi jadi disana tidak ada masyarakat yang buang air di sungai, sehingga setiap rumah harus sudah mempunyai jamban sendiri.

“Kabupaten Batang sendiri sebetulnya sudah ada desa yang berhasil menurunkan angka stunting sampai nol di wilayahnya yaitu Desa Depok. Pemerintah Daerah telah melaksanakan studi banding terkait stunting disana,” ujar dia.

Fokus saat ini yang akan dilakukan mensosialisasikan terhadap pencegahan dan penanganan status stunting dengan para remaja, calon pengantin, calon ibu, dan pasangan usia muda. Selain itu, Pemkab Batang dapat bekerjasama dengan TNI dan POLRI secara khususnya.

Ia berharap, kepada masyarakat Kabupaten Batang bisa bersama-sama menangani stunting sesuai program Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yakni “Nginceng Wong Meteng”. Jadi kita harus siap melakukan pemantauan dari kesiapan pengantin sampai bayi melahirkan. (MC Batang, Jateng/Roza/Jumadi)

Berita Lainnya

Gubernur Jateng Dorong PPRT Batang Jadi Percontohan, Tekankan Peran Strategis RT Gubernur Jateng Dorong PPRT Batang Jadi Percontohan, Tekankan Peran Strategis RT
Gubernur Jateng Dorong PPRT Batang Jadi Percontohan, Tekankan Peran Strategis RT
Batang - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi melakukan kunjungan dalam rangka Ziarah Kebangsaan sekaligus pembinaan Paguyuban Ketua Rukun Tetangga (PPRT) di Desa Gringgingsari, Kecamatan Wonotunggal, Kabupaten Batang, Minggu (1242026).
12 Apr 2026 Jumadi 64
PBSI Batang Dikukuhkan, Targetkan Atlet Lolos 10 Besar Porprov PBSI Batang Dikukuhkan, Targetkan Atlet Lolos 10 Besar Porprov
PBSI Batang Dikukuhkan, Targetkan Atlet Lolos 10 Besar Porprov
Batang - Pengurus Provinsi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Jateng telah mengkuhkan, Suudi sebagai Ketua PBSI Batang untuk masa bakti 2025 - 2029. Pasca dikukuhkan, seluruh Pengkab PBSI Batang segera menggelar rapat kerja untuk menentukan target dan even yang dapat membawa atlet bulutangkis daerah menembus ke kancah provinsi maupun nasional.
11 Apr 2026 Jumadi 56
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Kado Terindah HUT Ke-60, Batang Guncang Dunia lewat Tari Babalu dan Rekor Lingkungan
Batang Kabupaten Batang baru saja mengukir tinta emas tepat di hari jadinya yang Ke-60. Tidak tanggung-tanggung, dua rekor dunia sekaligus berhasil disabet dalam sehari, mengubah momentum perayaan menjadi panggung apresiasi nasional yang luar biasa.
10 Apr 2026 Jumadi 116
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Membenteng Masa Depan, Batang Siap Batasi Media Sosial demi Lindungi Anak
Batang Arus digitalisasi yang tak terbendung kini menemui titik balik di Kabupaten Batang. Menyusul berlakunya sisi operasional PP Nomor 17 Tahun 2025 pada Maret 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) secara tegas mengambil ancang-ancang untuk memperketat penggunaan media sosial dan gadget bagi anak-anak.
10 Apr 2026 Jumadi 82
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Pemkab Batang Ukir Rekor MURI, Tari Babalu 1.000 Penari dan 10.000 Liter Minyak Jelantah
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang mencatatkan dua rekor sekaligus di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 173
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang 8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
8.000 Warga Meriahkan Fun Walk HUT Ke-60 Kabupaten Batang
Batang - Ribuan warga memadati Lapangan Kampus Dracik, Kabupaten Batang, dalam kegiatan Fun Walk yang digelar untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun Ke-60 Kabupaten Batang, di Lapangan Dracik Kampus, Kabupaten Batang, Jumat (1042026).
10 Apr 2026 Jumadi 164