PMK Merebak, Penjualan Kambing Turun

Rabu, 06 Juli 2022 Jumadi Dibaca 1.164 kali Ekonomi
PMK Merebak, Penjualan Kambing Turun
Batang Merebaknya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), yang menyerang hewan berkuku belah seperti kambing, ternyata berpengaruh pada penjualan yang menurun. Salah satunya sentra penjualan kambing di sepanjang jalan Gajah Mada Bogoran, terdapat puluhan kambing yang terpajang dan siap dibeli.

Batang Merebaknya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), yang menyerang hewan berkuku belah seperti kambing, ternyata berpengaruh pada penjualan yang menurun. Salah satunya sentra penjualan kambing di sepanjang jalan Gajah Mada Bogoran, terdapat puluhan kambing yang terpajang dan siap dibeli.

Salah satu pedagang kambing kurban, Heri menyampaikan, penjualan tahun ini sedikit mengalami penurunan dibanding tahun lalu. Omset berpengaruh karena turun sampai 70 persen. Tahun ini ia hanya menyiapkan 18 ekor, dibandingkan tahun lalu yang sampai 70 ekor.

“Dari 18 ekor baru laku terjual 5 ekor dan mayoritas pembelinya warga Batang dan sekitarnya,” katanya, saat mendampingi pembeli memilih hewan kurban, di tepi Jalan Gajah Mada, Bogoran Kabupaten Batang, Rabu (6/7/2022).

Ia menjelaskan, meski di masa PMK, namun harga jual rata-rata mengalami kenaikan hingga Rp500 ribu.

“Yang jantan ukuran besar sekarang harga jualnya Rp4 juta dan ukuran sedang Rp3 juta,” jelasnya.

Meski PMK sedang mengancam hewan ternak, tak terkecuali kambing, namun ia bersama belasan pedagang hewan kurban Bogoran lainnya tetap berpikir optimis.

“Kami sudah tahu ada PMK, yang penting semuanya berhati-hati, jangan asal memilih hewan kurban. Beli di peternak atau kandang, yang sudah pasti tidak terpapar PMK,” tegasnya.

Ia mengaku perawatan untuk kambing tak serepot sapi. Cukup diberi makan dan minum tanpa jamu.

Salah satu pembeli, Sumari mengatakan, tiap tahun selalu membeli hewan kurban, namun di tahun ini lebih selektif lagi dalam memilih.

“Kita ini sekarang dilanda musibah PMK, tapi saya lebih mempercayakan sama pedagang yang sudah jadi langganan,” ungkapnya.

Ia sekeluarga tetap berkurban satu ekor sapi dan satu ekor kambing.

“Karena sudah jadi langganan ya harganya tidak terlalu tinggi. Harga sapi kurban Rp19 juta sama satu ekor kambing ukuran sedang Rp3 juta,” terangnya.

Ia menyarankan bagi konsumen lain yang ingin membeli hewan kurban agar lebih teliti.

“Lihat gerakannya tetap gesit, tidak lemas dan seluruh badannya bersih,” tuturnya.

Ditemui secara terpisah, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dislutkanak Batang, Syam Manohara menyarankan, agar bagi warga yang ingin berkurban membeli langsung di kandang atau peternak.

“Ya sebenarnya pedagang boleh buka lapak di pinggir jalan, tapi khusus untuk kambing,” imbaunya.

Pihaknya tetap akan melakukan pemantauan ke kandang penyedia hewan kurban pada tiga hari sebelum Idul Adha.

“Walaupun akan dibeli konsumen lokal perlu juga menyertakan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) untuk memberi kepastian konsumen, bahwa ternak yang akan dibeli benar-benar terbebas dari PMK. Bagi pedagang yang membuka lapak, segera lapor ke Dislutkannak, jadi hewan yang dijual itu pasti sehat,” ujar dia. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

Jalan Kaki dari Jakarta ke Bali, Novrizal Singgah di Batang Bawa Pesan Patriotisme Jalan Kaki dari Jakarta ke Bali, Novrizal Singgah di Batang Bawa Pesan Patriotisme
Jalan Kaki dari Jakarta ke Bali, Novrizal Singgah di Batang Bawa Pesan Patriotisme
Batang - Ribuan kilometer perjalanan ditempuh Novrizal Eka Fadillah, warga Bogor, Jawa Barat, dengan berjalan kaki dalam aksi Long March Merah Putih Mandiri 2026. Perjalanan tersebut kini memasuki Kabupaten Batang. Novrizal beristirahat sekaligus melakukan wawancara di Kantor Pemerintah Kabupaten Batang, Senin (2192026).
21 Sep 2026 Jumadi 44
Tahan Dampak Rob dan Restorasi Ekosistem, DLH Batang Perkuat Pesisir Pantai Kuripan Tahan Dampak Rob dan Restorasi Ekosistem, DLH Batang Perkuat Pesisir Pantai Kuripan
Tahan Dampak Rob dan Restorasi Ekosistem, DLH Batang Perkuat Pesisir Pantai Kuripan
Batang - Kawasan pesisir Pantai Kuripan di Kabupaten Batang kini tengah berpacu dengan waktu. Di balik gulungan ombaknya, ada ancaman nyata yang perlahan mengintai: garis pantai yang makin menyusut dari tahun ke tahun akibat erosi dan bahaya banjir rob.
21 Sep 2026 Jumadi 33
Cukup Baca Buku di Graha Pustaloka, Es Krim Gratis Menantimu Cukup Baca Buku di Graha Pustaloka, Es Krim Gratis Menantimu
Cukup Baca Buku di Graha Pustaloka, Es Krim Gratis Menantimu
Batang - Beragam cara untuk menarik minat anak mencintai buku dan segala serba serbi kegiatan bernuansa literasi, mulai dari sarana prasarana yang memadai, hingga memberikan penghargaan. Salah satu strategi yang dimanfaatkan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpuska) Batang yakni dengan memberikan hadiah berupa satu es krim secara cuma-cuma, bagi pengunjung yang melakukan aktivitas literasi, sebagai upaya untuk meningkatkan minat baca anak.
21 Sep 2026 Jumadi 30
Satpol PP Batang Berupaya Menjaga Ketertiban Umum dan Gelar Operasi Pekat Satpol PP Batang Berupaya Menjaga Ketertiban Umum dan Gelar Operasi Pekat
Satpol PP Batang Berupaya Menjaga Ketertiban Umum dan Gelar Operasi Pekat
Batang - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Batang menggelar operasi penyakit masyarakat (pekat) menyusul banyaknya laporan warga terkait dugaan peredaran minuman beralkohol hingga praktik prostitusi dan permesuman. Operasi penegakan Peraturan daerah (Perda) melibatkan Satpol PP, Disparpora, Disperindagkop, Polresta Batang dan Kodim 0736Batang.
20 Sep 2026 Jumadi 35
WCD Batang Gelar Aksi Bersih, Dorong Kepedulian Masyarakat Jaga Lingkungan WCD Batang Gelar Aksi Bersih, Dorong Kepedulian Masyarakat Jaga Lingkungan
WCD Batang Gelar Aksi Bersih, Dorong Kepedulian Masyarakat Jaga Lingkungan
Batang World Cleanup Day (WCD) Kabupaten Batang menggelar aksi bersih bersama melalui kegiatan bertema Gerakan Bersih Sungai, Lingkungan dan Jalan di Desa Kedawung, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang, Minggu (2092026).
20 Sep 2026 Jumadi 283
Pemkab Batang Ajak Warga Terapkan Bersih-Bersih Sampah Pemkab Batang Ajak Warga Terapkan Bersih-Bersih Sampah
Pemkab Batang Ajak Warga Terapkan Bersih-Bersih Sampah
Batang - Pertumbuhan aktivitas di sekitar Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) turut berdampak pada meningkatnya volume sampah di Desa Kedawung, Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang.
20 Sep 2026 Jumadi 143