Tekuni Pekerjaan Berisiko, Relawan Kebencanaan Perlu Diproteksi

Jumat, 01 Juli 2022 Jumadi Dibaca 1.236 kali Sosial
Tekuni Pekerjaan Berisiko, Relawan Kebencanaan Perlu Diproteksi
Batang Kabupaten Batang yang merupakan daerah rawan munculnya bencana, mengharuskan seluruh warganya memiliki sikap kewaspadaan setiap saat. Terlebih para relawan kebencanaan yang diminta selalu sigap dalam memberikan pertolongan, ketika terjadi bencana.

Batang Kabupaten Batang yang merupakan daerah rawan munculnya bencana, mengharuskan seluruh warganya memiliki sikap kewaspadaan setiap saat. Terlebih para relawan kebencanaan yang diminta selalu sigap dalam memberikan pertolongan, ketika terjadi bencana.

Dengan memiliki pekerjaan berisiko tinggi, bahkan terkadang menantang maut, maka para relawan perlu memperoleh perlindungan dan kepastian jaminan keselamatan kerja.

Maka BPJS Ketenagakerjaan atau BPJamsostek bekerja sama dengan BPBD bersama Diskominfo Batang berupaya untuk memberikan kepastian perlindungan bagi para relawan kebencanaan, dengan menggelar dialog interaktif “Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) Menjadi Jembatan Membangun Kesadaran Masyarakat Dalam Pengurangan Risiko Bencana Melalui Kepesertaan Aktif BPJS Ketenagakerjaan”, di Gedung Serbaguna Kalipucang Kulon, Kabupaten Batang, Kamis (30/6/2022).

Kepala BPBD Batang Ulul Azmi selaku nara sumber mengatakan, upaya proteksi terhadap para relawan sudah dimulai sejak tahun 2019 lalu.

“Sejak mewabahnya Covid-19, sebenarnya sudah memulai kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan, dalam memberikan perlindungan saat para relawan bertugas memakamkan jenazah Covid,” jelasnya.

Ia mengapresiasi rencana BPJS Ketenagakerjaan yang akan membentuk organisasi yang dapat melindungi para relawan.

Account Representative Manager BPJS Ketenagakerjaan Cabang Batang Muhammad Zainudin mengatakan, para relawan perlu mendapatkan proteksi karena hampir setiap saat pekerjaan yang ditekuni selalu menantang maut.

“Pekerjaannya itu taruhannya nyawa, jadi BPJS Ketenagakerjaan berupaya memberikan perlindungan, apabila mengalami risiko kecelakaan kerja dan kematian,” terangnya.

Ia menerangkan, tidak semua relawan itu memiliki perjanjian kerja dengan forum tempatnya bernaung. Maka BPJS Ketenagakerjaan secara intensif mengedukasi, supaya ke depan ada kepastian proteksi, setiap kali melaksanakan tugasnya.

“Kami tanamkan kepada mereka, yang dikeluarkan itu bukan biaya, melainkan investasi,” tuturnya.

Bagi relawan, ada yang dapat dikategorikan sebagai Penerima Upah (PU) dengan besaran iuran Rp11.500,00 dan Bukan Penerima Upah (BPU) dengan besaran iuran Rp16.800,00.

Berdasarkan data dari BPBD, terdapat 400 relawan yang aktif membantu dalam penanganan bencana.

“Biasanya mereka hanya akan terkover saat ada kegiatan penanganan bencana alam saja. Tapi ke depan akan terkover seluruhnya oleh BPJS Ketenagakerjaan,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Diskominfo Batang Akhmad Zaini memastikan, Diskominfo siap mengawal program-program yang diinisiasi oleh pemerintah dalam meminimalkan maupun mencegah terjadinya risiko kebencanaan.

Dalam kesempatan yang sama, Relawan ACT-MRI Batang Ridwan Subarkah mengungkapkan, perlindungan asuransi dari BPJS Ketenagakerjaan secara penuh memang belum diperoleh, namun rekan-rekan relawan sudah pernah mendapat jaminan asuransi secara gratis dari BPJS Ketenagakerjaan, ketika menjadi tim pemakaman Covid-19.

“Bentuknya asuransi selama tiga bulan, suatu ketika kami terpapar virus, saat memakamkan jenazah akibat Covid-19, maka secara otomatis akan terlindungi oleh BPJS Kesehatan. Alhamdulillah kami sehat dan tidak menggunakan fasilitas itu,” ungkapnya.

Ia memastikan, sesegera mungkin informasi ini akan disosialisasikan kepada rekan-rekan relawan, karena risiko pekerjaan yang besar dan tidak ditanggung oleh siapa pun.

“Mudah-mudahan relawan bisa ikut jadi peserta yang bisa menjamin dirinya sendiri, apabila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan ketika melakukan penyelamatan korban bencana alam,” ujar dia.

Ia menambahkan, jumlah lembaga yang tergabung dalam forum relawan penanggulangan bencana mencapai 30 lembaga. (MC Batang, Jateng/Heri/Jumadi)

Berita Lainnya

BKPSDM Batang Sebut Metode Non-Klasikal Batang Corpu Bisa Hemat Anggaran Hingga 4 Kali Lipat BKPSDM Batang Sebut Metode Non-Klasikal Batang Corpu Bisa Hemat Anggaran Hingga 4 Kali Lipat
BKPSDM Batang Sebut Metode Non-Klasikal Batang Corpu Bisa Hemat Anggaran Hingga 4 Kali Lipat
Batang - Penerapan metode non-klasikal dalam program Batang Corporate University (Batang Corpu) diklaim mampu memangkas anggaran pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batang hingga empat kali lipat dibandingkan metode konvensional. Langkah ini diambil sebagai solusi atas terbatasnya anggaran daerah yang selama ini membuat mayoritas ASN belum mendapatkan hak pengembangan kompetensi mereka secara maksimal.
19 Jun 2026 Jumadi 22
5.000 Rumah di Kawasan Penyangga KITB Bakal Nikmati Air Bersih pada 2028 5.000 Rumah di Kawasan Penyangga KITB Bakal Nikmati Air Bersih pada 2028
5.000 Rumah di Kawasan Penyangga KITB Bakal Nikmati Air Bersih pada 2028
Batang - Perumda Air Minum Sendang Kamulyan Kabupaten Batang tengah bersiap mengambil peran besar dalam mendukung operasional Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB). Melalui usulan panjang yang akhirnya diakomodasi oleh pemerintah pusat, pasokan air bersih bagi masyarakat di wilayah penyangga kawasan industri tersebut kini mulai menemui titik terang.
19 Jun 2026 Jumadi 21
Langkah Batang Menuju Pasar Global, Ketika Produk Lokal Dilirik UKM IKM Nusantara Langkah Batang Menuju Pasar Global, Ketika Produk Lokal Dilirik UKM IKM Nusantara
Langkah Batang Menuju Pasar Global, Ketika Produk Lokal Dilirik UKM IKM Nusantara
Batang - Potensi ekonomi Kabupaten Batang tampaknya kian seksi di mata para pelaku usaha nasional. Deretan produk unggulan, pesona wisata yang apik, hingga grafik pertumbuhan ekonomi yang terus mendaki, sukses mencuri perhatian organisasi UKM IKM Nusantara. Mereka kini bersiap pasang badan untuk menjembatani produk-produk asli Batang agar bisa melenggang ke pasar yang jauh lebih luas.
18 Jun 2026 Jumadi 96
Bupati Batang: Ruang Publik untuk Masyarakat, Bukan Tempat Berjualan Bupati Batang: Ruang Publik untuk Masyarakat, Bukan Tempat Berjualan
Bupati Batang: Ruang Publik untuk Masyarakat, Bukan Tempat Berjualan
Batang - Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menegaskan bahwa seluruh ruang terbuka publik, fasilitas umum (fasum), dan fasilitas sosial (fasos) di Kabupaten Batang tidak boleh digunakan sebagai lokasi berjualan maupun diperjualbelikan sebagai lapak usaha. Penegasan tersebut disampaikan usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) pembangunan trotoar dan penataan kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Alun-Alun Bandar, Kabupaten Batang, Kamis (1862026).
18 Jun 2026 Jumadi 76
Pemkab Batang Salurkan BLT DBHCHT 2026, Bantu Ringankan Beban Masyarakat Pemkab Batang Salurkan BLT DBHCHT 2026, Bantu Ringankan Beban Masyarakat
Pemkab Batang Salurkan BLT DBHCHT 2026, Bantu Ringankan Beban Masyarakat
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang melalui Dinas Sosial (Dinsos), mulai menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun 2026 kepada masyarakat penerima manfaat di sejumlah kecamatan. Penyaluran bantuan secara simbolis dilakukan di Aula Kecamatan Reban, Kabupaten Batang, Kamis (1862026).
18 Jun 2026 Jumadi 102
Pantau Kemanfaatan MBG, BPJS Kesehatan Cek Kesehatan Pelajar Batang Pantau Kemanfaatan MBG, BPJS Kesehatan Cek Kesehatan Pelajar Batang
Pantau Kemanfaatan MBG, BPJS Kesehatan Cek Kesehatan Pelajar Batang
Batang - BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan bekerja sama dengan Puskesmas Batang 3 menggelar cek kesehatan gratis sekaligus pemantauan gizi bagi penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG), di SMA Negeri 2 Batang, Kabupaten Batang, Kamis (1862026). Pantauan dilakukan untuk mengetahui sejauh mana nilai kemanfaatan program tersebut bagi penerima, dengan memperhatikan Indeks Masa Tubuh (IMT).
18 Jun 2026 Jumadi 125