Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar Rapat koordinasi (Rakor) Pengendalian Operasional Kegiatan (POK) di Aula Bupati, Kabupaten Batang, Rabu (22/6/2022).
Batang - Pemerintah Kabupaten Batang menggelar Rapat koordinasi (Rakor) Pengendalian Operasional Kegiatan (POK) di Aula Bupati, Kabupaten Batang, Rabu (22/6/2022).
Penjabat (Pj) Bupati
Batang Lani Dwi Rejeki mengatakan, bahwa Rakor
pemantauan pelaksanaan administrasi program pembangunan dalam rangka
pengendalian agar pelaksanaan dapat mencapai target tepat waktu, tepat mutu,
tertib administrasi, tepat sasaran dan manfaat.
“Tujuannya dapat
memantau pelaksanaan kegiatan setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Jika
ada kendala yang terjadi, bisa mencari solusi atas masalah supaya pencapaian
tepat sasaran sesuai kegiatan,†jelasnya.
Perencanaan mengacu
pada evaluasi Rencana kerja (Renja) Perangkat Daerah TW 1 dan TW 2 tahun
anggaran 2022 sebagai masukan dalam penyusunan perubahan Rencana Kerja
Pemerintah Daerah (RKPD) 2023.
“Realisasi pendapatan
Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebesar Rp1.767.525.315.259,00
yang sudah terealisasi sebesar Rp709.812.800.558,90 dan untuk realisasi belanja
APBD sebesar Rp1.827.503.192.259,00 yang sudah terealisasi sebesar Rp607.860.327.624,80,â€
terangnya.
Pemkab Batang juga,
lanjut dia, menggunakan Belanja Langsung toko Online Jawa Tengah (Blangkon
Jateng) untuk pelaksanaan barang dan jasa yang merupakan internalisasi
perubahan budaya kerja menuju digitalisasi pengadaan barang dan jasa.
“Manfaatnya bisa
memberikan kemudahan dan perluasan usaha kepada usaha kecil mikro dan koperasi
untuk mendorong UMK Go Global seperti yang pernah disampaikan Gubernur Jateng
Ganjar Pranowo,†ungkapnya.
Pemkab Batang sudah
memberikan kebijakan setiap OPD harus ada pengadaan barang dan jasa melalui
Blangkon Jateng.
Bisa dilihat dari data
pengadaan barang dan jasa lewat Blangkon Jateng sampai saat ini sudah ada
transaksi sebesar Rp1.471.965.566,00 dari 284 jumlah transaksi OPD.
“Semoga adanya Rakor
ini kedepan pelaksanaan administrasi program pembangunan bisa tepat waktu,
menjaga mutu dan terutama tertib administrasi,†ujar dia. (MC Batang,
Jateng/Roza/Jumadi)